Belajar dari Viralnya Sales Mobil Tipu Puluhan Pelanggan, Begini Cara Jadi Pembeli Cerdas

Oleh Nazarudin Ray pada 21 Jan 2023, 09:00 WIB
Diperbarui 21 Jan 2023, 09:00 WIB
Tips Hindari Penipuan Sales Diler, Banyak Kasus Viral
Ilustrasi sales showroom mobil dan calon konsumen (caranddriver.com)

Otosia.com, Jakarta Belakangan ini tengah viral kasus-kasus penipuan oleh oknum sales kendaraan bermotor khususnya mobil. Dengan aneka janji manis yang ditawarkan, konsumen alih-alih malah tertipu bahkan hingga ratusan juta.

Penipuan ini terbilang sulit disadari di awal karena menurut sejumlah laporan, oknum sales justru terkesan selayaknya penjual kendaraan sebuah diler.

Namun ada beberapa hal yang bisa diantisipasi, seperti dituturkan oleh Andi Setiawan, Manager Marketing Tunas Toyota.

Video Paling Dicari saat Ini

 

 

 

1. Datang ke Dealer dan Hindari Uang Tunai

Di era serba online, pembelian kendaraan pun bisa dilakukan melalui komunikasi secara online. Namun di sisi lain, perlu kepastian dari pihak konsumen bahwa transaksi dilakukan secara benar bukan akal-akalan oknum sales.

"Kalau (pembelian) online siapa pun bisa masuk dan taruh (flyer penjualan) di FB atau lainnya. Padahal jangan-jangan dia hanya mediator. Cek langsung atau datang ke cabang kita. Kita juga punya medsos ada IG, bisa kontak juga," ujarnya.

Salah satu problem terjadinya penipuan adalah tidak adanya pencatatan bukti transfer karena konsumen memberikan uang secara tunai.

Ini terutama untuk pembayaran semacam tanda jadi atau booking fee. Andi Setiawan untuk ikut mengimbau agar segala transaksi dilakukan secara transfer.

2. Transfer ke Rekening Pribadi

Langkah ini juga merupakan kesalahan sebab seharusnya, seperti ditekankan Andi, bukti pembayaran haruslah dengan tujuan perusahaan.

"Intinya kami tidak bolehkan transfer pribadi, bolehnya ke perusahaan. Kita konfirmasi saja," ujarnya.

Kepastian bukti bayar juga ditekankan. Dalam hal ini, pembayaran pun harus disertai dengan bon perusahaan.

"Bon pembayaran harus resmi, baru bisa transfer. Tinggal konfirmasi aja dulu (ke diler) agar tidak terjadi penipuan," ujar Andi.

3. Bersabar

Salah satu penyebab terjadinya penipuan hingga konsumen berani membayar tanpa kejelasan adalah karena tidak sabar.

Sering kali, sales menawarkan janji bahwa inden mobil bahkan bisa lebih cepat dari kondisi umumnya.

"Tidak sabaran. Iya. Jangan lakukan transaksi dengan nama tidak dikenal. Soal inden, kalau Tunas Toyota, biasanya seragam soal waktu. Namun, inden tiap diler bisa beda," ujarnya seraya menginformasikan bahwa mobil ready stock saat ini di Tunas adalah Veloz, Avanza, Rush, dan Raize.

 
Lanjutkan Membaca ↓

Tag Terkait

Berita Terkini Selengkapnya