Risiko Kerusakan Mobil saat Musim Hujan, Begini Cara Mengatasinya

Oleh Nazarudin Ray pada 23 Okt 2022, 11:10 WIB
Diperbarui 23 Okt 2022, 11:10 WIB
Lindungi Mobil Kesayangan di Saat Musim Penghujan
Ilustrasi deretan mobil terkena guyuran hujan di lokasi parkir terbuka (battisonhonda.com)

Otosia.com, Jakarta Saat ini Indonesia sudah memasuki musim penghujan. Musim hujan menjadi pekerjaan rumah tambahan bagi masyarakat, khususnya para pemilik mobil.

Air hujan sendiri mengandung zat asam dan garam yang tinggi sehingga bersifat korosif dan dapat menyebabkan warna cat mobil menjadi kusam dan tumbuh jamur.

Bahkan, hujan dapat menimbulkan karat di beberapa bagian. Parahnya, air hujan juga dapat berpotensi membuat  korsleting listrik pada mobil.

Beberapa tips ini dapat dilakukan untuk melindungi mobil dari air hujan. Berikut tipsnya: 

 

 

Video Terpopuler dan Paling Dicari saat Ini

Cuci dan Cek Bagian Tertentu

Lindungi Mobil Kesayangan di Saat Musim Penghujan
Cover mobil dapat melindungi mobil kesayangan dari hujan (Istimewa)

Hindari meninggalkan mobil selama lebih dari 3 hari setelah kehujanan. Anda dapat langsung mencuci mobil menggunakan shampo khusus dengan PH rendah. Setelahnya, kamu bisa langsung mengelap mobil agar cepat kering dan tidak menimbulkan bercak noda.

Periksa bagian-bagian tertentu. Ini merupakan hal krusial yang harus dilakukan. Periksalah seluruh sistem komponen seperti pembakaran dan pengapian.

“Pemeriksaan ini diperlukan untuk mengantisipasi adanya kebocoran pada berbagai saluran. Selain itu, cek juga bagian kelistrikan agar selalu dalam keadaan baik untuk menghindari hubungan arus pendek dan sebagainya,” imbuh Ari Wibowo selaku CEO dari CoverSuper Indonesia.

 

Coating

Coating mobil dapat membuat body mobil menjadi lebih tahan terhadap bercak air dan jamur akibat water repellent effect. Permukaan bodi mobil yang terkena percikan air tidak akan menempel sehingga dapat meminimalisir tumbuhnya jamur.

Selain itu gunakan pelindung mobil. Hal yang paling mudah dilakukan yakni menggunakan pelindung atau cover mobil. Pemakaian cover mobil menjadi semakin penting jika Anda tidak mempunyai kanopi rumah.

Cover mobil dapat melindungi mobil kesayanganmu dari hujan dan badai sekalipun. “Cover mobil menjadi solusi terbaik karena mudah diaplikasikan. Agar mobil selalu aman dari hujan lebat dan panas,” ucap Ari.

Mengganti Cover Pelindung

Cover kendaraan juga memiliki masa pemakaian yang efektif. Jika Anda menggunakan cover kendaraan yang sama selama bertahun-tahun, tentu saja kondisi cover sudah tidak prima. Selain perlindungannya semakin tidak maksimum, cover yang sudah terlalu lama dipakai akan pudar dan berisiko luntur. Lama masa pemakaian tergantung dari penggunaannya.

Cover indoor dan outdoor kan berbeda. Jika cover indoor dipakai di luar ruangan, tentunya masa pemakaiannya jadi lebih pendek, dan potensi warna cover memudar jadi lebih tinggi.

Cover yang baik umumnya bertahan sampai 2 tahun untuk pemakaian outdoor. Karena itu disarankan untuk mengganti cover yang dirasa sudah tidak layak pakai. Jangan sampai cover kendaraan justru merusak bodi mobil yang susah payah Anda rawat.

 

Pilih yang Memiliki Beberapa Lapisan

Kemudian, usahakan untuk memilih cover mobil yang memiliki beberapa lapisan, paling tidak ada tiga. Lapisan pertama terbuat dari bahan yang tak tembus air dan bisa melindungi dari sinar matahari.

Lapisan kedua, yakni bahan yang memiliki rongga. Sehingga akan ada sirkulasi udara dan itu bisa menghindari penguapan air yang dapat hasilkan embun.

Terakhir atau lapisan ketiga adalah memiliki bahan yang lembut. Karena merupakan bagian yang bersentuhan dengan bodi mobil, bahan lembut untuk meminimalisir baretan halus saat cover mobil mau dilepas.

 
Lanjutkan Membaca ↓

Tag Terkait

Berita Terkini Selengkapnya