Motor Injeksi Mogok Susah Dihidupkan Lagi, Cek Bagian Ini

Oleh Nazarudin Ray pada 03 Okt 2022, 08:00 WIB
Diperbarui 03 Okt 2022, 08:00 WIB
Perhatikan Hal ini Jika Motor Injeksi Tiba-tiba Mogok
Ilustrasi pengecekan motor injeksi di bengkel AHASS (Istimewa)

Otosia.com, Jakarta Ada sebagian orang yang beranggapan bahwa merawat motor bermesin injeksi lebih sulit dan tidak semua bengkel memahaminya. Penilaian tersebut tidak sepenuhnya salah. Sebab, pada mesin injeksi banyak perubahan sistem mekanikal,

Selain itu, terdapat sensor–sensor elektronik pintar di beberapa bagian mesin khususnya ruang bakar. Inilah yang menyebaban teknologi injeksi tidak sesederhana mesin dengan pengabutan karburator.

Ketika seluruh produk Honda mulai beralih ke mesin injeksi,  sempat terjadi ‘kecemasan’ konsumen terutama saat bagaimana motor mogok di jalan.

Video Terpopuler saat Ini

Mesin Injeksi Honda

Perhatikan Hal ini Jika Motor Injeksi Tiba-tiba Mogok
Kedipan mil saat motor distart on adalah penanda terjadi malfungsi sistem dalam mesin (Istimewa)

Honda sendiri sudah mengembangkan teknologi Injeksi  sejak tahun 1981 melalui produk CX500Turbo. Lalu pada tahun 2005 PT Astra Honda Motor (AHM) pertama kali mengaplikasikan injeksi pada Supra X 125 PGM-Fi.

Kehadiran Supra X125 sekaligus menjadi jawaban Honda terhadap keraguan akan rumitnya merawat mesin injeksi. Ini juga menjawab tuntutan motor ramah lingkungan, mudah di rawat, serta lebih efisien dan bertenaga.

“Teknologi pembakaran konvensional karburator menjadi injeksi yaitu PGM-FI milik Honda adalah teknologi yang diberikan untuk kemudahan serta kenyamanan untuk konsumen dan lingkungan secara umumnya,“ ujar Dwi Supriatno, Manager Technical PT Wahana Makmur Sejati (WMS), main dealer sepeda motor Honda Jakarta-Tangerang.

Dijelaskannya lebih lanjut, tidak usah risau konsumen terkait teknologi ramah lingkungan ini selain jaminan Honda untuk menyediakan layanan bengkel resmi yang tersebar namun juga mudah untuk dilakukan perawatan secara individu.

Teknologi PGM FI

Mengutip situs AHM, PGM FI memiliki kepajangan Programme Fuel Injection, yakni sistem suplai bahan bakar yang dikontrol secara elektonik sehingga memasok bahan bakar dan oksigen lebih optiamal untuk kebutuhan mesin dalam setiap keadaan.

Teknologi PGM-FI di dukung untuk hasil optimal seperti ECM (Engine Control Modul), injector, fuel pump, Throttle Position Sensor (TPS), Intake Air Temperature (IAT), Manifold Air Pressure (MAP), Engine Oil Temperature (EOT) dan Sensor O2.

Saat kunci kontak diputar ke posisi On, fuel pump langsung bekerja sekitar 2 detik untuk memberi tekanan melalui selang bahan bakar. Lalu ketika saklar electric starter ditekan, sensor-sensor sebut akan memberi input ke ECM.

Secara keseluruhan, sistem kerja injeksi dikontrol oleh ECM berdasarkan input dari sensor sehingga membuat motor mempunyai performa lebih baik, efisien bahan bakar dan ramah lingkungan.

Motor Injeksi Tiba-tiba Mogok 

Saat mengalami motor injeksi tiba-tiba mogok di jalan, apa yang harus dilakukan? Perhatikan dan pastikan bahwa penyebab mesin mati bukan karena over heat atau panas berlebih karena oli mesin habis.

Panas berlebih adalah salah satu penyebab mesin mendadak mati atau hilang tenaga alias ngempos. Segera cek tinggi oli, ketersediaan coolant, atau bisa juga terjadi karena adanya kesalahan penyetelan klep yang terlalu rapat.

Instruktur Training WMS, Wahyu Budhi menjelaskan bahwa saat mati mendadak atau hilang tenaga juga bisa disebabkan terjadinya pembakaran bahan bakar yang kurang sempurna.

“Kalau motor ngempos atau mati mendadak tapi kadang mudah dihidupkan bisa jadi dari bahan bakar yang terbakar kurang sempurna, sehingga banyak kerak dan kerak tersebut terkadang mengganggu kerja dari valve atau klep” jelasnya.

Memastikan Kerak Hilang

Kondisi di atas memang kerap terjadi dan biasanya hanya perlu menunggu beberapa waktu untuk memastikan kerak tersebut hilang. Untuk perawatan dapat dilakukan personal dengan cara membuka busi dan semprotkan sedikit penetran ke lubang busi dan lakukan kick starter beberapa kali untuk mengilangkan endapan kerak tersebut.

Lainnya adalah, pastikan oli mesin selalu dalam kondisi normal baik jumlah ataupun kualitasnya. Bagi motor dengan berpendingin cair, kontrol rutin bak cadangan coolant yang tersedia.

“Kedipan mil saat motor distart on adalah penanda mudah terjadinya malfungsi sistem dalam mesin motor,” tutup Wahyu Budhi.

https://www.newshub.id/interactive2/3791

 

Lanjutkan Membaca ↓
Berita Terkini Selengkapnya