Biar Makin Paham, Ini Cara Merawat dan Jenis-jenis Suspensi Upside Down

Oleh Nazarudin Ray pada 10 Sep 2022, 20:00 WIB
Diperbarui 10 Sep 2022, 20:00 WIB
Suspensi Upside Down
Honda CB150X menggunakan Inverted Telescopic Front Suspension Type SFF-BP (Otosia.com/Nazar Ray)

Otosia.com, Jakarta Saat ini beberapa motor yang dipasarkan di Indonesia sudah menganut suspensi model Upside Down (USD). Suspensi jenis USD ini memiliki tingkat kestabilan yang sangat baik saat berkendara, terutama saat melalui kondisi jalan rusak atau berbatu.

Ade Rohman, Sub Department Head Technical Service PT Daya Adicipta Motora (DAM), mengatakan bahwa suspensi USD ini memberikan kestabilan dan membuat handling semakin lincah sehingga dapat menjawab kebutuhan masyarakat khususnya para pecinta motor petualang.

Namun demikian Ade Rohman menyarakankan agar suspensi jenis ini tetap mendapatkan perawatan.

Video Terpopuler saat Ini

Membersihkan Secara Berkala dan Cover Pelindung

Ade pun menyarankan beberapa hal dalam merawat suspens USD. Misalnya membersihkan suspensi dari adanya debu dan kotoran yang menempel secara berkala, cara pembersihannya cukup menggunakan air bersih dan sabun atau shampo motor dan jangan lupa langsung dikeringkan agar tidak menimbulkan karat.

Menggunakan cover pelindung atau spakbor yang menutupi area as shockbreaker. Dengan menggunakan cover pelindung atau spakbor yang menutupi bagian as shock breaker, hal ini diharapkan mampu mengurangi potensi kerusakan as shock breaker dari adanya benturan kerikil kerikil yang terlempar oleh ban ketika berkendara.

Dengan memperhatikan kebersihan suspensi secara berkala dan adanya penambahan cover pelindung pada bagian as shock breaker, maka shock breaker tidak akan mudah bocor sehingga bisa memperpanjang umur pakai suspensi tersebut.

Jenis Suspensi Inverted Telescopic Front Suspension Type Catridge

Selain perawatan di atas tadi, ada beberapa jenis suspensi USD, terutama pada sepeda motor Honda.

Misalnya Inverted Telescopic Front Suspension Type Catridge. Suspensi jenis ini diklaim mempunyai keunggulan stabilitas yang tinggi saat cornering tetapi nyaman juga saat digunakan di jalanan yang kurang baik.

Suspensi jenis ini sementara diterapkan di unit motor Honda CBR250RR dan Honda CRF250 Rally.

Sementara suspense Inverted Telescopic Front Suspension Type SFF menurut Ade mampu memberikan kinerja yang sangat baik dan cukup kuat tetapi minim gesekan dengan menerapkan teknologi satu spring/pegas dan juga biasanya diterapkan pada motor sport adventure suspensi jenis ini sementara diterapkan di motor Honda CRF150L.

Inverted Telescopic Front Suspension Type SFF-BP

Sedangkan untuk suspensi jenis ini kelebihannya adalah lebih responsif dan stabilitas breakingnya lebih bagus, biasanya jenis suspensi ini diterapkan pada motor city sport.

Suspensi jenis ini sampai kini sudah diterapkan pada beberapa motor sport terbaru Honda, diantaranya Honda CBR150R, Honda CB150X, dan Honda CB150R Streetfire.

Ade menjelaskan, suspensi tipe USD memang saat ini sangat digemari para pengguna sepeda motor terutama pecinta motor sport, tetapi karena konstruksi dan cara kerjanya berbeda lantas banyak juga yang bertanya bagaimana cara perawatannya dan apakah perlu perawatan secara khusus.

“Suspensi jenis inverted telescopic ini sebenarnya mirip dengan jenis telescopic biasa, hanya saja posisi tabungnya berada diatas sementara as shock breaker atau front fork pipenya berada dibawah. Pada bagian as shockbreaker ini rentan terkena kotoran maupun benturan dari kerikil-kerikil yang terlempar saat berkendara,” tutup Ade.

Lanjutkan Membaca ↓
Berita Terkini Selengkapnya