Jangan Diabaikan, Ini Cara Bikin Pelek Motor Awet dan Enak Bermanuver

Oleh Nazarudin Ray pada 27 Agu 2022, 17:19 WIB
Diperbarui 27 Agu 2022, 17:19 WIB
Pelek Sepeda Motor
Pelek motor sport (Istimewa)

Otosia.com, Jakarta Sama seperti bagian lain, pelek pada sepeda motor adalah salah satu komponen yang penting. Pelek juga berkaitan dengan kenyamanan saat berkendara sepeda motor.

Namun tidak sedikit pemilik motor mengabaikan komponen yang satu ini, terutama saat menghajar lubang atau terkena benda keras.

Terdapat dua jenis pelek yang sering digunakan pada sepeda motor yakni Casting Wheel atau biasa disebut pelek racing dan model Spoke Wheel atau jari-jari.

”Konsumen perlu memperhatikan perawatan pelek agar tetap berfungsi dengan baik sehingga mendukung aktivitas berkendara. Untuk itu kami memberikan beberapa tips yang dapat diikuti oleh konsumen dan kami harapkan dapat membantu dalam menjalani kegiatan berkendara mereka,” buka Muslian, Manager After Sales Main Dealer Yamaha PT Thamrin Brothers (Sumatera Selatan & Bengkulu).

Video Terpopuler saat Ini
Pelek Sepeda Motor
Pelek motor matic (Istimewa)

Kebersihan Pelek dan Tekanan Udara Ban

Biasakan membersihkan pelek secara menyeluruh, terutama ketika terkena air hujan atau saat melewati genangan air. Jangan biarkan kotoran dalam waktu lama menempel di pelek.

“Karena semakin bersih, pelek semakin terhindar dari karat yang dapat mempercepat kerusakan,” imbuh Muslian.

Tekanan udara ban cukup berpengaruh pada fungsi dan juga keawetan pelek. Jika tekanan udara pada ban semakin kecil, maka semakin besar peluang kerusakan velg akibat seringnya terkena benturan dengan batu atau lubang di jalan.

Ukuran Ban dan Pelek yang Sesuai

Seperti yang kita ketahui banyak pecinta sepeda motor yang memodifikasi motornya termasuk bagian ban dan pelek. Namun tetap perhatikan juga kenyamanan saat berkendara di jalan.

Contohnya tidak menggunakan ban yang melebihi diameter pelek. Karena dapat mempengaruhi manuver ban dan mengurangi keseimbangan roda. Pilihlah pelek yang asli keluaran pabrik serta merek ternama atau berkualitas baik.

Hindari jalan yang rusak atau berlubang. Semakin sering berbenturan dengan logam, bukan hanya tekanan udara saja yang berkurang tapi juga dapat merusak keutuhan pelek dan ban luar.

Jangan Berpatokan Pada Model

Mengganti pelek standar motor dengan racing jangan selalu berpatokan pada desain modelnya yang keren, tapi juga harus memperhatikan ukuran dan kecocokannya dengan sepeda motor. Karena itu direkomendasikan pilih pelek plug and play (PNP) agar tidak timbul ketidakcocokan saat proses pemasangan.

Tidak sedikit pemilik motor yang ingin memasang pelek racing yang lebih lebar dari ukuran standar. Hal ini sah-sah saja, hanya dalam proses penggantiannya dianjurkan agar tidak melampaui batas.

Penggantian pelek harus yang dapat ditoleransi oleh swingarm, sepakbor, dan suspensi agar tidak mentok (gasruk) saat dikendarai. Pemilihan pelek lebar disarankan diikuti dengan penggantian ban dengan ukuran yang proper atau memadai, mengikuti lebar pelek.

Jadi tetaplah prioritaskan kenyamanan dan keamanan dalam memilih pelek racing. Kecuali jika mau mengganti swingarm dengan swingarm yang modifikasi, yang biasanya dapat mensupport ukuran pelek dan ban yang lebih lebar.

Cara Berkendara

Jangan lupa juga untuk memerhatikan cara berkendara. Jangan sampai ugal-ugalan. Lebih baik berkendara santai dan tetap fokus terhadap keselamatan.

Jika ugal-ugalan dan sampai berulang kali menghantam lubang, maka pelek motor akan cepat rusak.

Jika pelek sudah lama dipakai, maka tampilannya akan memudar dan kurang menarik. Untuk mengatasi hal itu, pemilik motor bisa mengecat ulang pelek motor.

Lanjutkan Membaca ↓

Tag Terkait

Berita Terkini Selengkapnya