Jalan Berlubang Bikin Kesal, Ada Cara Paling Mudah Melewatinya

Oleh Nazarudin Ray pada 05 Agu 2022, 10:15 WIB
Diperbarui 05 Agu 2022, 10:15 WIB
Tips Melewati Jalan Rusak
Ilustrasi berkendara dengan sepeda motor di jalan tanah dan becek, 2/8/2022 (Yamaha)

Otosia.com, Jakarta - Tidak selamanya pemotor akan melalui jalan yang mulus. Terkadang juga dihadapkan pada jalan yang rusak, berlubang dan becek. Dalam kondisi demikian, pengendara dituntut hati-hati agar terhindar dari kecelakaan.

Terkait berkendara di jalan rusak, main dealer Yamaha P. Lautan Teduh (Lampung) memberikan beberapa tips.

Jangan melakukan pengereman  dan akselerasi mendadak karena ban mudah selip melewati permukaan jalan yang licin.

Dalam kondisi jalan yang demikian, ban depan dan ban belakang lebih gampang mengunci dan selip. Akibatnya, pengendara motor bisa terjatuh. Selain itu berpotensi sliding sehingga keseimbangan pengendara berkurang dan bisa terjatuh.

Sebaiknya mengurangi kecepatan dengan melakukan pengereman yang benar sebelum melewati lubang atau jalan rusak. Usahakan gunakan kecepatan yang konstan saat melewati jalan rusak, dan menambah kecepatan setelah melewati jalan rusak.

 

 

Sebelum GIIAS 2022

Posisi Tubuh

Jika diperlukan, saat melewati jalan rusak atau berlubang, posisi tubuh pengendara sedikit diangkat agar keseimbangan terjaga lebih baik.

Pegang stang dengan kedua tangan dengan kuat namun rileks agar lebih mudah mengendalikan saat kondisi stang bergoyang ketika melewati jalan rusak.

Selain itu tetap fokus, jangan bermain handphone atau mengobrol dengan pengendara lain atau orang yang diboncengi. Sebab hal ini dapat mengurangi konsentrasi berkendara.

Gunakan rem depan dan belakang secara bersamaan saat melakukan pengereman, hindari melakukan pengereman secara mendadak dan keras ini akan membuat ban mudah slip.

Dalam kondisi jalan menurun yang panjang, hindari penggunaan rem secara terus-menerus dalam waktu yang lama, ini dapat membuat perangkat pengereman motor menjadi panas, yang menyebabkan kekuatan rem berkurang. 

Jika kekuatan rem dirasakan berkurang, sebaiknya berhenti sejenak agar kondisi suhu rem turun dan kekuatan rem bisa kuat kembali.

 

Sering Libas Jalan Berlubang, Perhatikan 4 Bagian Motor Ini

Kondisi jalanan di Indonesia bisa dibilang kurang baik. Beberapa ruas bahkan masih banyak yang berlubang. Tentu ini membuat berkendara terasa kurang nyaman. Selain itu, motor pun akan lebih cepat rusak di beberapa bagian.

Berdasarkan pengalaman redaksi Otosia selama perjalanan kurang lebih 800km, berikut ini adalah 4 komponen yang perlu diperiksa apabila motor sering melewati jalan berlubang:

Bearing Roda Depan

Komponen yang rawan rusak ketika melibas jalan rusak ialah bearing roda depan. Pasalnya, komponen ini menerima beban hantaman dari roda.

Jika dibiarkan, usia pakai bearing tentu akan lebih pendek. Bahkan, putaran roda motor tidak seimbang dan terasa berguncang.

Pelek

Pelek pun menjadi bagian yang rawan bengkok. Bahkan, jika hantamannya cukup keras, velg cast-wheel atau pelek palang bisa sampai pecah.

Untuk motor yang menggunakan velg spoke-wheel, tak menutup kemungkinan ada jari-jari yang patah. Gejala awalnya ialah muncul suara gemericik di bagian roda yang menandakan jari-jari mulai kendur. 

 

Seal Suspensi

Hantaman yang diterima motor tentu diredam oleh suspensi depan. Tapi, jika bebannya sudah terlalu besar, ada kemungkinan seal suspensi akan mengalami kebocoran.

Efeknya, suspensi terasa pincang, atau tidak seimbang antara bagian kanan dan kiri. Lebih parahnya, kotoran akan menempel di as shocbreaker sehingga lecet, bahkan macet.

Ban

Jelas komponen pertama yang menerima hantaman saat melewati jalan berlubang ialah ban motor bagian depan. Jika tekanan udara tidak sesuai, ada kemungkinan ban akan benjol, bahkan pecah.

Cara mengatasinya tentu tidak memacu motor dalam kecepatan tinggi saat melewati jalan berlubang. Seandainya terpaksa, sebisa mungkin kurangi kecepatan untuk mengurangi beban hantaman.

 
Lanjutkan Membaca ↓

Tag Terkait

Berita Terkini Selengkapnya