Ngegas Motor Enggak Bisa Asal Betot, Begini Aturannya biar Selamat

Oleh Nazarudin Ray pada 05 Agu 2022, 09:00 WIB
Diperbarui 05 Agu 2022, 09:00 WIB
Bukaan Gas Motor
Ilustrasi berkendara dengan motor matic (Yamaha)

Otosia.com, Jakarta - Mengunakan sepeda motor disamping wajib menggunakan perlengkapan berkendara, pemotor juga harus tahu teknik  bukaan gas atau throttle yang tepat. Ini menjadi wanti-wanti terutama untuk mereka berjiwa muda yang menyukai kecepatan dan akselerasi.

Bukaan gas yang tepat saat berkendara tentu saja dapat memberikan performa yang lebih baik.

Untuk itulah pemotor perlu mengetahui teknik bukaan gas yang tepat. Sebab jika ada kesalahan dalam pengoperasian gas di sepeda motor, pengendara berisiko kehilangan kendali atas motornya. Ban motor bisa slip dan menyebabkan teradinya kecelakaan.

 

 

 

 

Sebelum GIIAS 2022

Teknik Bukaan Gas

Kondisi jalan yang terkadang licin karena genangan air, jalan tidak rata maupun jalan berpasir yang membuat resiko ban selip saat akselerasi lebih tinggi.

Terkait dengan teknik bukaan gas yang tepat, Danang Hermanto, instruktur safety riding dari Yamaha Riding Academy (YRA) Yogyakarta, memberikan beberapa tips kontrol bukaan gas sepeda motor .

Pertama yang harus dilakukan adalah mengatur posisi tubuh dalam keadaan nyaman di motor. Artinya, posisi duduk tidak terlalu maju ke depan ataupun terlalu mundur di jok. Ini bertujuan ahar posisi tangan tidak terlalu menekuk maupun menjulur ke depan.

Posisi Bahu

Lalu bahu, siku dan pergelangan tangan dalam posisi rileks. Kondisi rileks memudahkan dalam mengoperasikan gas motor, karena akan lebih halus saat akselerasi.

Saat memutar gas menggunakan telapak tangan, gunakan gerakan memutar dengan memanfaatkan pergelangan tangan, agar tetap bisa bermanuver saat melakukan akselerasi.

Saat membuka gas dianjurkan secara halus, dan selalu cek keadaan jalan di depan, Jika terdapat halangan seperti genangan air, pasir ataupun kerikil, perlu lebih hati-hati dalam memuntir gas motor.

Manfaatkan Fitur yang Ada

 

Jika sepeda motor yang digunakan memiliki fitur Traction Control System (TCS) manfaatkanlah, Sebab , fitur TCS dapat membantu pengendara dalam berakselerasi, dimana fitur TCS berfungsi mencegah selip pada ban belakang. Selain itu tenaga mesin yang tersalurkan ke ban sudah dikontrol oleh sistem TCS.

"Dengan menerapkan sejumlah poin tips tersebut, diharapkan kontrol bukaan gas saat berkendara bisa lebih aman, karena dengan bukaan gas yang tepat, akselerasi motor juga bisa lebih halus dan cepat dalam berkendara," imbuh Danang.

Jangan Cuma Bisa Betot Gas, Pemotor Wajib Tahu Teknik Mengerem yang Benar

Meskipun faktanya, pengendara menganggap penggunaan rem itu mudah, namun teknik pengereman yang baik dan benar masih belum dikuasai oleh kebanyakan dari pengendara sepeda motor.

"Teknik pengereman yang baik dan benar akan sangat berpengaruh terhadap jarak pengereman sehingga akan meminimalisir terjadinya kecelakaan apabila terdapat suatu potensi bahaya di jalan raya," kata Demmy Firmansyah, Promotion Department Head PT Daya Adicipta Motora

Demmy kemudian berbagai tips mengenai teknik pengereman yang baik dan benar bagi pengendara sepeda motor. Berikut tipsnya:

Pengaturan Kecepatan

1. Ketika menghentikan laju sepeda motor kurangi kecepatan dengan cara menutup putaran gas. Hal ini berfungsi agar tidak terjadi pengereman dan gas secara bersamaan yang dapat menyebabkan tergelincir roda depan. Karena ketika pengereman terjadi sementara putaran mesin masih tinggi, maka proses deselerasi tidak berlangsung secara optimal.

2. Gunakan teknik pengereman dengan menggunakan kedua rem depan dan belakang secara bersamaan. Hal ini membuat pengereman lebih optimal dan memastikan laju motor menjadi lebih stabil.

Jika menggunakan motor tipe sport dapat menarik tuas rem depan dan menginjak rem belakang secara bersamaan, sedangkan untuk motor tipe matic dapat menarik tuas rem depan dan belakang secara bersamaan di tangan.

3. Semakin jauh jarak pengereman yang diantisipasi semakin banyak ruang untuk berhenti dengan aman dan nyaman. Jarak pengereman sangat penting untuk mengontrol koordinasi antara gas dan pengereman. Bagi pengguna motor sport, kordinasi gas dan pengereman dapat dibantu dengan engine brake dari mesin motor dengan tidak menarik tuas kopling terlalu cepat.

Pakai Teknik yang Benar

4. Pengereman yang dilakukan harus menggunakan empat jari. Penggunaan empat jari pada pengereman dapat memaksimalkan proses pengereman, selain itu penggunaan rem depan dan belakang harus digunakan untuk menjaga keseimbangan dalam melakukan pengereman.

 Cengkraman empat jari tentu akan lebih kuat di bandingkan dengan menggunakan dua jari saja. Ketika berkendara, biasakan tangan kita untuk selalu mengepal bada handle stang kemudi saja, hal tersebut akan membuat kita menjadi lebih nyaman dalam berendara dan memudahkan kita untuk mengontrol laju kendaraan, dan akan selalu cari aman kemanapun kita berpergian.

5. Biasakan berlatih menggunakan teknik yang benar.

6. Pastikan perangkat rem pada sepeda motor bekerja dengan baik. Pengendara juga dapat melakukan pengecekan di bengkel resmi untuk memastikan sistem pengereman sepeda motor dapat bekerja secara normal.

 
Lanjutkan Membaca ↓

Tag Terkait

Berita Terkini Selengkapnya