Jangan Kencangkan Baut Ban Terlalu Keras

Mengencangkan baut pada saat mengganti ban bocor ternyata memerlukan perhitungan yang tepat. Biasanya karena alasan takut terlepas, pengendara mengencangkan baut pada velg ban dengan sangat keras.

Sabtu, 26 November 2016 13:15
Foto: Fajar Blog
Editor : Ahmad Khoirudin

Otosia.com -

Mengencangkan baut pada saat mengganti ban bocor ternyata memerlukan perhitungan yang tepat. Biasanya karena alasan takut terlepas, pengendara mengencangkan baut pada velg ban dengan sangat keras.

Hal ini ternyata berbahaya dan dapat merugikan, soalnya pengencangan yang terlalu keras akan menyebabkan batang baut yang tertanam di wheel hub mengalami stres cukup tinggi.

Batang baut sendiri saat dipasangkan akan mengalami perenggangan. Dan jika dikencangkan terlalu keras, perenggangan tersebut akan mengubah struktur batang baut hingga mencapai titik tertingi.

Dampaknya, ketika mobil berjalan, tekanan yang dihasilkan semakin menekan batang baut, sehingga berisiko menjadi patah.

Melepas Baut Ban

"Sebaiknya jangan diinjak saat mengencangkan baut ban. Soalnya, kalau terlalu keras memasang bautnya, tingkat stresnya akan tinggi saat berjalan. Dan itu berbahaya," ucap Technical Service Executive Coordinator PT Astra Daihatsu Motor (ADM) Anjar Rosjadi.

Selain risiko ban terlepas karena batang baut yang patah, berbagai kerusakan lainnnya pun dapat terjadi. Seperti ulir batang baut yang menjadi aus, sehingga menyulitkan Anda untuk mengganti ban ketika mengalami kebocoran kembali.

Ragam Tips Penting Lain Buat Mobil Anda



(kpl/fid/rd)
TAGS :
KOMENTAR

BERITA TERKAIT





Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami