Brattracker Kecil nan Galak dari Fans Burgerkill

Mengaku fans berat band Metal asal Bandung, Burgerkill, Amry pun mengaplikasikannya pada konsep dasar modifikasi di brattracker-nya, sebuah motor bertangki depan dengan ban pacul tebal.

Senin, 08 September 2014 09:15
Brattracker Kecil nan Galak dari Fans Burgerkill Modifikasi Brattracker (Foto: Wahyu)

Editor : Ahmad Khoirudin

Otosia.com -

Mengaku fans berat band Metal asal Bandung, Burgerkill, Amry pun mengaplikasikannya pada konsep dasar modifikasi di brattracker-nya, sebuah motor bertangki depan dengan ban pacul tebal.

Amry yang seorang PNS Dinas Kebersihan DKI Jakarta ini pun menegaskan kesukaannya pada band itu di logo tangki yang bertuliskan "Venomous", nama ular yang menjadi nama album keempat band metal tersebut.

Sebenarnya tongkrongan brattracker tersebut mengingatkan pula pada tunggangan-tunggangan superhero Jepang tahun 1970-1980an. Ini terutama pada gaya knalpotnya yang serba lurus berulir mirip gaya senapan laser di film era itu.

Gayanya memang ala petempur dengan lampu depan berpalang, sementara tangkinya diperlebar 2 cm kanan dan 2 cm kiri, tetapi bagian atas dipendekkan 1,5 cm lalu diganti pelat galvanins setebal 1,2 mm.

Banyak copotan dari sejumlah merek di sini, seperti teromol depan-belakang dari Honda Astrea Grand, shock belakang dari Honda Supra X 125 plus adaptornya yang dari Yamaha Force One, sementara stang dari Kawasaki Ninja yang di-custom, dan lampu depan dari Honda CB 100.

Yang tidak kalah menarik ada pada pelubangan di bagian poros depan rantai. Lalu ditambah ban Mizzle MS3 Motocross ukuran 17-90-100, sebenarnya motor apakah yang dipakai sebagai dasar? Ini adalah Honda Win produksi 1989. Berikut spesifikasinya:



(kpl/why/rd)

KOMENTAR

Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami