Jadi Tersangka Korupsi, Niat Imam Nahrawi Gelar MotoGP Tidak Pernah Kesampaian

Jauh sebelum ditetapkan sebagai tersangka korupsi, Nahrawi beberapa kali menyatakan tekadnya untuk membawa MotoGP ke Indonesia

Jum'at, 20 September 2019 16:45
Jadi Tersangka Korupsi, Niat Imam Nahrawi Gelar MotoGP Tidak Pernah Kesampaian Marc Marquez (Otosia.com/Nazarudin Ray)

Editor : Ahmad Muzaki
Reporter : Nazarudin Ray

Otosia.com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi telah resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus hibah Kemenpora ke KONI. Ia diduga menerima uang senilai Rp26,5 miliar

Buntut dari kasus tersebut Imam Nahrawi memutuskan mengundurkan diri dari kursi panas Menpora.

Jauh sebelum ditetapkan sebagai tersangka korupsi, Nahrawi beberapa kali menyatakan tekadnya untuk membawa MotoGP ke Indonesia. Sejak tahun 2015 ia mengakui bahwa rencana itu sudah ada.

Saat itu Nahrawi memberikan bocorannya bahwa sudah ada pihak investor yang berniat membangun sirkuit di wilayah Indonesia Timur, selain juga kabar dari Sumatera. Kemudian ada rencana kerja juga bareng antara pabrikan dan pemerintah untuk mewujudkan gelaran MotoGP di Tanah Air.

 

 

1 dari 2 Halaman

Bertemu Menpora dengan Dorna

Bertemu Menpora dengan Dorna

Tak lama kemudian, terjadi perubahan. Pemerintah berniat cukup memanfaatkan sirkuit Sentul dari pada membangun sirkuit baru setelah CEO Dorna Sports selaku promotor MotoGP, Carmelo Ezpeleta bertemu dengan Menpora, Imam Nahrawi dan pimpinan sirkuit Sentul, Tinton Soeprapto pada bulan Oktober 2015.

Usai pertemuan tersebut Kemenpora mengeluarkan pernyataan bahwa Indonesia akhirnya secara resmi ditunjuk sebagai tuan rumah salah satu seri MotoGP pada tahun 2017.

Dorna Sports lebih memilih Indonesia ketimbang Kazakhstan, Brasil, Thailand, Chile dan Finlandia. Hal ini mengingat penggemar Tanah Air begitu antusias pada kejuaraan balap motor terakbar di dunia tersebut.

Dorna Sports dikabarkan meminta dana sebesar USD 7 juta (Rp 98 miliar) dan meminta Sirkuit Sentul dilakukan renovasi besar-besaran. Kemenpora dikabarkan meminta dana renovasi sebesar Rp150 miliar, namun tak disetujui oleh Kementerian Keuangan. Anggaran sekitar Rp150 miliar pun turun menjadi Rp5 miliar untuk tahun 2016.

Namun rencana untuk menghelat MotoGP di Indonesia hingga tahun 2017, ternyata hanya angan-angan. Pembatalan tersebut lantaran Dorna melihat Indonesia masih belum siap, baik dari fasilitas sirkuit dan sebagainya. Akhirnya hajatan yang ditunggu-tunggu jutaan penggemar MotoGP di Indonesia ini akhirnya kandas tanpa kejelasan.

2 dari 2 Halaman

Kabar Terbaru MotoGP

Kabar Terbaru MotoGP

Kabar Indonesia akan menjadi tuan rumah dalam seri MotoGP kembali diutarakan Nahrawi usai menerima pembalap Yamaha Indonesia Galang Hendra Pratama di kantor Kemenpora usai lebaran tahun 2018 lalu, tepatnya di bulan Juli 2018.

Ketika itu Nahrawi mengatakan bahwa jika memungkinkan MotoGP Indonesia akan digelar tahun depan setelah Asian Games 2018. "Nah ini yang insya Allah kami laksanakan pada 2019. Kalau saya dengar agaknya akan banyak yang akan menjadi sponsor," kata dia ketika itu.

Lagi-lagi alternatif sirkuit penyelengaraan dia sebutkan, mulai dari lokasi di Palembang hingga Sentul. Waktu terus berjalan, namun keinginan tersebut lagi-lagi tidak terealisasi.

Kemudian angin segar datang pada bulan Maret 2019, bahwa Indonesia akan menjadi tuan rumah MotoGP tahun 2021 mendatang. Informasi tersebut disampaikan Nahrawi lewat akun instagram resminya.

Menpora Nahrawi mengunggah foto ketika Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertemu dengan CEO Dorna Sport, Carmelo Ezpeleta di Istana Bogor pada tanggal 11 Maret 2019.

Imam menyatakan bahwa Presiden Jokowi mendukung penuh gelaran MotoGP 2021 di sirkuit Mandalika NTB.

Kabar baiknya kemudian turut diutarakan Direktur Utama Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) sebagai pengelola kawasan Mandalika. Jokowi menyatakan langsung kepada Carmelo mengenai kesiapan infrastruktur dan berbagai aspek lainnya..

Pemerintah sempat menjanjikan bahwa lintasan Mandalika menggunakan konsep jalan raya yang memiliki standar yang tak jauh berbeda dari Singapura dan Monaco.

Seiring berjalannya waktu, kabar bahwa Indonesia akan mengggelar MotoGP seperti lenyap terbang begitu saja, sampai pada akhirnya Menpora terseret kasus korupsi yang memberinya gelar baru sebagai tersangka.

(kpl/nzr/ahm)

KOMENTAR

Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami