Chef Edwin Lau Berandai-andai Punya Mobil Batman

Edwin Lau, chef yang gemar berolahraga ini punya pilihan memakai kendaraan harian yang menggabungkan antara kenyamanan, keamanan, dan kekuatan. Tipikal mobil ini diperlukan untuk menyikapi kemacetan lalu lintas dan kondisi geografi Jakarta.

Senin, 14 April 2014 12:15
Edwin Lau memimpikan untuk memiliki BatMobile
Editor : Fajar Ardiansyah

Otosia.com - Siapa yang tak mengenal pria atletis yang berprofesi sebagai chef ini. Edwin Lau (31), chef yang gemar berolahraga ini punya pilihan memakai kendaraan harian yang menggabungkan antara kenyamanan, keamanan, dan kekuatan. Tipikal mobil ini diperlukan untuk menyikapi kemacetan lalu lintas dan kondisi geografi Jakarta.

"Setelah beberapa kali terkena banjir di Jakarta, saya memutuskan untuk memilih kendaraan yang lebih tinggi, tidak terkomputerisasi terlalu rumit, dan yang pastinya lebih hemat bahan bakar. Sehari-hari saya menggunakan kendaraan Toyota," jelas pria kelahiran Ujung Pandang ini.

Saat ditanya mengenai mobil impian, ternyata chef ini memiliki mobil impian yang sangat unik. Bahkan saking uniknya, Edwin mengaku bahwa mobil impiannya tersebut bakal sulit untuk dibuat.

"Yang pasti mobil tersebut harus bisa terbang dan menyelam di laut, memiliki persenjataan lengkap ala mobil Batman. Bisa berkendara secara otomatis sesuai perintah saya, dan cukup besar layaknya sebuah kamar hotel bintang 5 dengan segala sesuatu yang diperlukan untuk dapat "hidup" di dalam mobil tersebut," mimpinya.

Alasan dibalik mobil impiannya tersebut tak lain karena faktor kemacetan parah di Ibu Kota. Menurutnya, sistem lalu lintas carut marut di Jakarta disebabkan karena banyaknya jumlah manusia yang mendiami Ibu Kota.

"Kalau saya jadi Gubernur, saya akan menerapkan batasan jumlah populasi yang boleh tinggal di Jakarta, menerapkan pajak dan harga mobil tinggi layaknya Singapura, dan menerapkan aturan sensus penduduk dimana hanya orang dengan jumlah rekening, karir atau edukasi tertentulah yang boleh tinggal di Kota Jakarta," katanya berapi-api.

"Yang lainnya hanya boleh tinggal di daerah sub-urban dan mereka ini hanya boleh menggunakan fasilitas transportasi massal secara gratis dari pemerintah untuk dapat bekerja di Jakarta. Memang sistemnya kejam, tapi saya yakin efektif menjadikan kota Jakarta layaknya Singapura, atau setidaknya tidak semacet sekarang," tambah penggemar Stig, pebalap misterius dalam acara otomotif 'Top Gear'.

Selain itu, ia menyarankan pemerintah untuk membenahi sistem transportasi publik lebih serius lagi, termasuk persoalan perawatan dan perbaikan unit.

"Banyak busway yang sering terbakar, ini yang harus diperhatikan. Jangan sampai hal ini terjadi pula pada transportasi umum MRT. Buatlah MRT yang terhubung dengan fasilitas umum seperti hotel atau mal biar pengguna lebih nyaman," imbuhnya.

BERITA UNIK DAN MENARIK LAINNYA

(kpl/fid/fjr)
TAGS :
KOMENTAR

BERITA TERKAIT





Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami