Ingat! Mobil Pribadi Cuma Bisa Isi BBM Subsidi 60 Liter per Hari

Oleh Ahmad Muzaki pada 20 Jan 2023, 21:00 WIB
Diperbarui 20 Jan 2023, 21:00 WIB
SPBU. Merdeka.com/Dwi Narwoko
SPBU. Merdeka.com/Dwi Narwoko

Otosia.com, Jakarta Pada dasarnya tidak ada larangan bagi masyarakat untuk membeli BBM bersubsidi di SPBU secara berpindah-pindah. Hal ini sendiri dipastikan langsung oleh PT Pertamina Patra Niaga.

"Bukan tidak boleh pindah SPBU. Ada Surat Keputusan Kepala BPH Migas Nomor 4 Tahun 2020, itu kan ada batas pembelian solar bersubsidi per kendaraan per hari," kata Area Manager Communication, Relations, and Corporate Social Responsibility (CSR) Regional Jawa Bagian Tengah PT Pertamina Patra Niaga Brasto Galih Nugroho di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, dikutip dari Antara, Jumat (13/1).

Dia mengatakan dalam SK Kepala BPH Migas tersebut telah ditentukan batas maksimal pembelian BBM bersubsidi jenis solar untuk kendaraan roda empat pribadi, yakni setiap kendaraan dibatasi 60 liter per hari.

Sementara itu untuk kendaraan roda empat yang digunakan untuk angkutan umum orang atau barang dibatasi sebanyak 80 liter per hari per kendaraan, sedangkan kendaraan roda enam atau lebih yang digunakan untuk angkutan umum orang atau barang dibatasi 200 liter per hari per kendaraan.

"Itu clear, tetapi sebelumnya itu kan (pembelian BBM bersubsidi, red.) dicatat oleh operator SPBU secara manual," jelasnya.

Video Paling Dicari saat Ini

Volume Pembelian BBM

Dengan demikian, kata dia, operator SPBU tidak mengetahui berapa banyak BBM bersubsidi yang telah dibeli kendaraan tersebut pada hari yang sama meskipun telah dilakukan pencatatan.

Menurut dia, volume pembelian BBM bersubsidi oleh kendaraan tersebut baru diketahui setelah dilakukan pemeriksaan.

"Oh ternyata mobil dengan pelat nomor yang sama ini, beberapa kali membeli BBM bersubsidi pada hari yang sama, karena (pencatatannya) tidak realtime," kata Brasto.

Data Pembelian

Sementara itu dengan model pendaftaran Subsidi Tepat MyPertamina yang sekarang diterapkan, data pembelian BBM bersubsidi tercatat secara daring dan realtime karena menggunakan QR Code.

Dia pun mencontohkan satu unit kendaraan roda empat pribadi jika sudah membeli solar bersubsidi sebanyak 60 liter, tidak boleh membeli lagi BBM tersebut di SPBU yang sama maupun SPBU yang lain pada hari yang sama.

Menurut dia, kendaraan tersebut baru bisa membeli BBM bersubsidi lagi di SPBU yang sama atau SPBU lain pada keesokan harinya.

Namun perlu diingat juga, jika kendaraan tersebut di pagi hari membeli BBM 50 liter, maka masih bisa membeli lagi sebanyak 10 liter di SPBU manapun. Apabila ditotal maka kuota pembelian maksimal 60 liter per hari.

"Jadi, dengan sistem Subsidi Tepat MyPertamina ini, datanya realtime, sehingga dapat diketahui kendaraan tersebut sudah isi BBM bersubsidi berapa liter pada hari itu," tegas Brasto.

Penulis: Idris Rusadi Putra

Sumber: Merdeka.com

Lanjutkan Membaca ↓
Berita Terkini Selengkapnya