Jadi Andalan Lini Belakang Timnas Portugal di Piala Dunia 2022, Diogo Dalot Pernah Kepergok Menerobos Lampu Merah

Oleh Ahmad Muzaki pada 03 Des 2022, 14:18 WIB
Diperbarui 03 Des 2022, 14:18 WIB
Mobil Diogo Dalot menerobos lampu merah (The Sun)
Mobil Diogo Dalot menerobos lampu merah (The Sun)

Otosia.com, Jakarta Timnas Portugal harus mengakui kekalahannya atas Korea Selatan (Korsel) dalam lanjutan laga Grup H Piala Dunia 2022 pada Jumat (2/12). Korsel berhasil unggul lewat gol Kim Young-gwon dan Hwang Hee-chan.

Meski mengalami kekalahan, Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan tetap lolos 16 besar Piala Dunia 2022. Bahkan merek juga menjadi pemuncak klasemen Grup H dengan perolehan 6 poin.

Diogo Dalot menjadi pilihan utama Fernando Santos, pelatih Portugal, di laga ini. Ia menempati posisi bek kanan yang bertugas membantu pertahanan sekaligus menyerang.

Video Paling Dicari saat Ini

Terobos Lampu Merah

Namun siapa sangka pemain Manchester United ini sempat dikecam pada pertengahan Maret 2022 lalu. Pasalnya ia kepergok nekat menerobos lampu merah di sebuah persimpangan dekat tempat latihan Manchester United.

Dilansir dari The Sun, Dalot kala itu mengendarai Mercedes-Benz G63. Ia lebih memilih ngebut dibandingkan berhenti saat lampu merah menyala.

Berdasarkan aturan Inggris, pelanggar lampu merah akan mendapatkan denda hingga £ 1.000 atau Rp18 juta dan enam poin penalti.

Spesifikasi

Mercedes-Benz G63 merupakan mobil mewah yang sarat akan fitur canggih. Memiliki dimensi dengan panjang 4.873 mm, lebar 1.984 mm, tinggi 1.966 mm.

Untuk mesinnya sendiri menggunakan dapur pacu 4.0L V8 biturbo yang memiliki tenaga 585 hp pada 6.000 rpm dan torsi puncak 850 Nm pada 3.500 rpm.

Soal harga, Mercedes-Benz G63 dijual senilai £ 100.000 atau sekitar Rp1,8 miliar (£ 1 = Rp18.968).

Gagal Bawa Uruguay Lolos 16 Besar Piala Dunia 2022, Ternyata Luis Suarez Pernah Kerja Jadi Pencuci Mobil

Luis Suarez dan istrinya (Instagram/@luissuarez9)
Luis Suarez dan istrinya (Instagram/@luissuarez9)

Timnas Uruguay berhasil mengalahkan Ghana dalam lanjutan laga Grup H Piala Dunia 2022 pada Jumat (2/12). Luis Suarez dan kawan-kawan mampu unggul 2-0 lewat gol Giorgian de Arrascaeta pada menit ke-26 dan 32.

Meski mampu tampil apik dan menang, Uruguay gagal lolos ke 16 besar Piala Dunia 2022. Mereka hanya mampu berada di urutan ke-3 klasemen Grup H, di bawah Portugal dan Korea Selatan.

Hasil akhir ini didapat setelah di laga lain Korea Selatan mampu menundukkan Portugal dengan skor 2-1.

Pencuci Mobil

Hasil ini tentu sangat disayangkan, apalagi Timnas Portugal dihuni oleh pemain top dunia yang berkiprah di Eropa. Salah satu andalannya tentu adalah Luis Suarez yang sempat bermain di Liverpool, Barcelona, hingga Atletico Madrid.

Namun siapa sangka, sebelum sukses menjadi pesepakbola Suarez pernah hidup susah. Bahkan ia harus bekerja keras untuk bisa bertahan hidup dengan menjadi pencuci mobil.

"Saat saya berusia 10 tahun, saya berlatih pukul 20.00. Saya pergi sebelum pukul 18.00 dengan berjalan kaki agar tidak perlu bayar tiket perjalanan," kata Suarez dikutip dari AS.

"Saya merawat mobil-mobil untuk bisa makan, saya juga mengumpulkan kartu telepon dan menjualnya," bebernya.

Karena itulah Luis Suarez merasa senang kini bisa hidup berkecukupan. Terlebih lagi di sisinya ada sang istri yang akan terus membantunya dalam segala hal.

"Saya telah melalui masa-masa ketika saya menderita, saya tidak mau perhitungan dan dia (istrinya) membantu saya," tutupnya.

Lanjutkan Membaca ↓
Berita Terkini Selengkapnya