Ditolak karena Setir Kanan, Tekad Fans Bola Menonton Piala Dunia Qatar Pakai Mobil Listrik Sejauh 8.000 Km Pupus

Oleh Nazarudin Ray pada 22 Nov 2022, 15:25 WIB
Diperbarui 22 Nov 2022, 15:25 WIB
Ditolak karena Setir Kanan. Tekad Fans Bola Menonton Piala Dunia Qatar Pakai Mobil Listrik Sejauh 8.000 Km Pupus
Mobil listrik yang dijuluki 'Morris' terpaksa ditinggalkan oleh 4 fans timnas Wales di Yordania (bbc.com)

Otosia.com, Jakarta Empat fans berat Wales nekat mengendarai mobil listrik dari negaranya ke Qatar sejauh 5.000 km akhirnya pupus. Alih-alih tiba di Qatar bersama mobil listriknya, MG 4 EV, keempatnya malah terhambat di perbatasan Yordania dan Arab Saudi.

Mereka adalah Scott Young, Nick Smith, Huw Talfryn Walters dan Walter Pennell. Menggunakan mobil listrik yang dijuluki Morris, para penggila bola rencananya melewati 19 negara, tapi gagal.

Para fans gila bola ini menargetnya tiba tepat waktu di Doha, Watar untuk menyaksikan pertandingan perdana di Grup E antara Wales vs Amerika Serikat

"Yang paling emosional, bagian terberat berada di perbatasan Saudi dengan Jordan," kata Scott Young, mantan pemain Cardiff City.

Video Terpopuler saat Ini

Setir Kanan Dilarang

Ditolak karena Setir Kanan. Tekad Fans Bola Menonton Piala Dunia Qatar Pakai Mobil Listrik Sejauh 8.000 Km Pupus
Nick Smith (kanan) dan mantan pemain Cardiff Scott Young (kiri), penggemar Wales dengan mobil MG 4 EV (dailymail.co.uk)

Melansir bbc.com, para penggemar bola ini tertahan selama 8 jam di perbatasan, sampai akhirnya mereka tidak diizinkan masuk ke Arab Saudi. Hukum Arab Saudi melarang mobil dengan setir kanan masuk ke negaranya.

"Kami menunggu dua atau tiga hari, mencoba mencari solusi atau izin yang tepat," kata Nick Smith.

"Tapi tidak ada. Mobil listrik dengan menghabiskan banyak uang, bukan itu masalahnya. Seseorang mengatakan masalahnya mobil dengan setir kanan tidak boleh dibawa masuk,” tambahnya.

Meskipun perjalanan mereka berakhir di Yordania, para penggemar Wales ini akhirnya tiba di Doha.  Alih-alih mewujudkan impian mereka tiba dengan mobil listrik bernama Morris, mereka terpaksa naik pesawat terbang Kamis lalu (17/11/2022).

Meninggalkan Mobil Listrik

Padahal para penggemar bola ini sudah melakukan perjalanan selama 18 hari melintasi 17 negara dan menempuh 3.800 mil. Sialnya mereka menemui jalan buntu dan dihadapkan pada dua pilihan.

Pilihan pertama berkendara kembali ke Israel dan naik Feri di sekitar Timur Tengah untuk sampai ke Qatar. Namun perjalanan tersebut memakan waktu dua minggu yang berarti melewatkan pertandingan pertama Wales melawan Amerika Serikat tanggal 21 November 2022.

"Itu juga berarti melewati Suriah, Irak dan Iran, dan kami tidak benar-benar ingin melakukan itu," ungkap Smith.

Setelah tiga hari di Yordania, mereka memutuskan untuk terbang ke Doha, dengan tidak jelas bagaimana nasib Morris selanjutnya, mobil listrik yang ditinggalkannya.

"Kami meninggalkannya di ruang pamer mobil di Yordania. Kami belum yakin apakah kami akan mengirimnya kembali atau mengantarnya," kata Smith.

Keempatnya tidak menyelesaikan perjalanan 5.000 mil (8.000 km) dengan mobil, tetapi berharap setidaknya berada di Qatar dengan sekitar 2.500 fans Wales lainnya dapat memberikan semangat ke Gareth Bale cs.

Sebelumnya Gareth Bale meragukan keempat penggemar bola ini akan mulus tiba di Qatar dengan mobil listrik sejak mereka berangkat dari Vale of Glamorgan, 18 Oktober dan ditargetkan tiba tanggal 19 November di Qatar.

Perjalanan Tidak Biasa

Sebelumnya keberangkatan 4 orang ini mendapat dukungan dari bintang timnas Wales, Gareth Bale. Para penggila bola ini akan melewati 19 negara. Mobil listrik yang mereka kendarai diberi nama Morris.

Meski sempat dirundung kekhawatiran perjalanan terganggu karena kesulitan mengisi daya ulang listrik mobil, keempat pria ini yakin tiba di Qatar tepat waktu.

Tekad ini didorong kembalinya Wales ke Piala Dunia setelah absen sejak tahun 1958. Artinya timnas Wales mengakhiri penantian 64 tahun untuk tampil di Piala Dunia. Terakhir kali skuad berjulukan The Dragons itu bermain di pentas tertinggi di dunia itu adalah pada World Cup 1958.

Bagi Scott Young, Nick Smith, Huw Talfryn Walters dan Walter Pennell,  melakukan perjalanan sejauh 8.000 km ke Qatar adalah cara yang tidak biasa.

Melansir dailymail.co.uk, mereka memulai perjalanan sejak hari Jumat, 28 Otober 2022 lalu dan diharapkan tiba tepat waktu untuk menonton pertandingan perdana Wales melawan Amerika Serikat tanggal 21 November 2022. Timnas Wales bergabung di Grup B bersama Inggris, Amerika Serikat dan Iran. Gareth Bale dkk sendiri sudah tiba di Qatar sejak Selasa (15/11/2022).

Melewati 19 Negara

Sebelum akhirnya tertahan di Yordania, kelompok penggemar sepak bola ini berangkat dari markas Asosiasi Sepak Bola Wales di Resor Vale. Mereka menjuluki mobil mereka Morris. Smith berharap mobil yang mereka kendarai dapat melawan rintangan dan mencapai Piala Dunia seperti yang dimiliki Timnas Wales.

Selama perjalanan panjang mereka, keempatnya akan melewati 19 negara termasuk Prancis, Belgia, Belanda, Jerman, Italia, Austria, Slovenia, Kroasia, Serbia, dan Makedonia Utara sebelum sampai ke Yunani.

Selanjutnya mereka akan menyeberang ke Israel menggunakan kapal feri sebelum melewati Yordania dan Arab Saudi. Smith dkk berharap tiba di Qatar pada 18 November, dengan perjalanan yang memakan waktu 22 hari.

Kesulitan Mengisi Baterai

Salah satu di antaranya, Scott Young, yang bermain untuk Cardiff antara tahun 1993 dan 2004, mengaku perjalanan akan semakin berat ketika mereka mencapai Arab Saudi, terutama untuk menemukan tempat pengisian baterai.

"Di bagian utara Eropa,  pengisian baterai banyak tersebar. Tetapi setelah kami melakukan perjalanan ke Beograd dan Makedonia Utara, jaraknya sedikit lebih jauh dan butuh perencanaan yang lebih banyak,” kata Scott.

"Tapi itu masih baik-baik saja. Kemudian menyeberang ke Israel, semakin sulit, terutama Arab Saudi, di mana tidak ada infrastruktur pengisi daya listrik,” lanjutnya. Karena itu merreka terpaksa harus mengeluarkan uang ekstra untuk mengisi daya di lokasi industri maupun hotel.

Setelah menghadapi Amerika Serikat dalam pertandingan grup pembuka mereka, Wales akan melawan Iran pada 25 November. Selanjutnya menghadapi Inggris pada 29 November, sebagai pertandingan yang sangat dinantikan masyarakat Wales.

Lanjutkan Membaca ↓
Berita Terkini Selengkapnya