Mitsubishi Outlander Hybrid Siap Luncur di Tiongkok, Menyusul Berikutnya Xpander?

Oleh Nazarudin Ray pada 18 Nov 2022, 17:11 WIB
Diperbarui 18 Nov 2022, 17:11 WIB
Mitsubishi Outlander Hybrid Siap Luncur di Tiongkok, Menyusul Berikutnya Xpander?
Mitsubishi Xpander dalam pameran GIIAS 2022 lalu (Otosia.com/Nazar Ray)

Otosia.com, Jakarta Mitsubishi akan meluncurkan Outlander hybrid di China, Sabtu besok atau 19 November 2022. SUV ini dibuat di jalur perakitan Mitsubishi di Wuhan, China dan lebih difokuskan pada pasar domestik,

New Mitsubishi Outlander akan hadir dalam tujuh varian. Sebanyak 4 di antaranya berpenggerak roda depan atau front wheel drive (FWD), dan tiga lainnya merupakan all wheel drive (AWD) atau penggerak 4 roda.

Mitsubishi Outlander terbaru di China tetap mempertahankan desain dynamic shield yang menjadi ciri khas Mitsubishi dengan sapuan krom yang menghiasi grill dan siluet X.

 

 

 

 

Mitsubishi Outlander Hybrid Siap Luncur di Tiongkok, Menyusul Berikutnya Xpander?
New Xpander Cross mengundang perhatian pengunjung GIIAS 2022 lalu (Otosia.com/Nazar Ray)

Mitsubishi Xpander Hybrid

Jika di China Outlander hybrid bakal luncur, bagaimana dengan Indonesia? Di tanah air, PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) hanya memasarkan Outlander PHEV.

Melihat pasar Outlander PHEV tidak sebaik model lain, bisa jadi mesin hybrid berikutnya akan dibenamkan pada Mitsubishi Xpander yang penjualannya di Indonesia cukup moncer. Pihak MMKSI yang ditanyakan soal ini mengaku sudah ada rencana dari Mitsubishi Motor Corporation (MMC) Jepang mengenai model hybrid.

Namun Mitsubishi belum berniat menelurkan Xpander hybrid dalam waktu dekat, menyusul peluncuran Outlander hybrid di Tiongkok. MMKSI masih menungggu strategi dari primnsipalnya terkait model hybrid.

“Buat Xpander hybrid belum ada info yang bisa disampaikan. Pastinya MMKSI akan follow rencana dan strategi dari MMC sebagai principal. Kalau sudah ada update, nanti pasti kami infokan,” ujar Aditya Wardani, Head of PR and CSR Departement MMKSI kepada Otosia.com, Jumat (18/11/2022).

Sejauh ini baru Suzuki Ertiga yang sudah merilis versi hybrid di segmen LMPV di Indonesia. Sementara kompetitornya, baik Xpander, Avanza, Xenia dan Mobilio masih mempertahankan mesin konvensional.

Rencana Ekspor Xpander Plug-in Hybrid

Sebelumnya dalam kunjungan ke Jepang Maret tahun 2021 lalu, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita yang didampingi Duta Besar Republik Indonesia untuk Jepang, Heri Akhmadi menginformasikan komitmen-komitmen baru industri otomotif Jepang dengan Indonesia.

Salah satu komitmen tersebut datang dari Mitsubishi Jepang sebagai salah satu raksasa otomotif negeri matahari terbit yang akan membangun komitmen baru dengan Pemerintah Indonesia.

"Mitsubishi memberikan komitmen kepada kita bahwa pada akhir 2025 akan menambah investasi sebesar 11,2 triliun di mana akan terjadi peningkatan kapasitas dari yang tadinya 220.000 menjadi 250.000 unit," ujar Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita. dalam jumpa pers virtual dari Tokyo, Jepang, beberapa waktu lalu.

Menurut Menperin, akan ada pula dua model yang dikembangkan dan peran Indonesia yang sebagai calon produsen. Menariknya, Agus Gumiwang juga memberikan informasi tentang kehadirna Mitsubishi Xpander hybrid dan Xpander plug-in hybrid yang menggunakan sumber tenaga dari bahan bakar dan motor listrik.

"Mengembangkan dua model, Xpander hybrid SUV dan model kedua yaitu X-EV plug-in hybrid. Model yang kedua diarahkan menjadi produk ekspor dari Indonesia ke negara-negara tujuan ekspor," ujarnya.

Menambah 9 Negara Tujuan Ekspor

Kunjungannya Menperin ke Jepang untuk memenuhi undangan sejumlah prinsipal industri otomotif, yakni Toyota Motors, Mitsubishi Motors, Honda, Suzuki, dan Mazda.

Agus Gumiwang mengatakan, salah satu tujuan misi pemerintah Indonesia datang ke Jepang adalah untuk melobi prinsipal Jepang untuk bisa memberikan izin agar mobilnya diberikan perluasan terhadap tujuan ekspor. Ini sudah mendapat komitmen dari Mitsubishi

"Mereka (Mitsubishi) juga akan mengembangkan dua model mobil electric vehicle (EV)," papar Menperin.

Pada hari pertama pertemuannya dengan Mitsubishi Motors di Jepang, Mitsubishi menyatakan akan menambah 9 negara tujuan ekspor, dari semula 30 negara menjadi ke 39 negara.

Menperin juga mendorong agar Mitsubishi melakukan ekspor mobil ke Australia, mengingat perjanjian kerja sama antara kedua negara (IA-CEPA) telah berjalan.

Dibuat di Cikarang

Rencana pengembangan Xpander HEV (Hybrid Electric Vehicle) di Indonesia pernah disampaikan Minoru Saito, President Director of MMKI kepada Otosia.com, tahun lalu.

Kabarnya Mitsubishi Xpander HEV akan dibuat di pabrik MMKI di Ciakarang, Jawa Barat. Sebagai bagian dari rencana tersebut MMC akan menambah investasi sebesar Rp 11,2 triliun sampai akhir 2025, yang mana akan dilakukan peningkatan kapasitas produksi dari 220.000 unit menjadi 250.000 unit. 

Namun Minoru Saito tidak merinci lebih jauh kapan rencana tersebut diwujudkan. Termasuk negara-negara yang menjadi tujuan ekspor Xpander Hybrid.

"MMC memiliki rencana untuk mengembangkan Xpander HEV. Tapi saat ini, kami belum dapat berkomentar lebih detail mengenai hal tersebut," ujar Minoru Saito ketika itu.

Lanjutkan Membaca ↓
Berita Terkini Selengkapnya