Mobil Bekas Rp 100-150 Juta Paling Banyak Diburu, Model ini Paling Laris

Oleh Nazarudin Ray pada 08 Nov 2022, 17:11 WIB
Diperbarui 08 Nov 2022, 17:11 WIB
Mobil Bekas Rp 100-150 Juta Paling Banyak Diburu, Model ini Paling Laris
Honda Brio menjadi city car paling laris di pasar mobil bekas (Otosia.com/Nazar Ray)

Otosia.com, Jakarta Meski sempat dihantam pandemi selama 2 tahun, penjualan mobil bekas tetap bergairah. Jika pun terjadi penurunan, tidak terlalu terpuruk seperti mobil baru. Selama awal pandemi sampai sekarang, city car bekas tetap menjadi favorit, disamping SUV.

Kedua jenis kendaraan tersebut mengalahkan MPV bekas yang dalam beberapa tahun terakhir mendominasi pasar mobil seken di Indonesia.

“Paling banyak dibeli itu city car, lalu SUV. Kalau MPV bekas cukup bagus. Kalau persentasenya, city car itu sekitar 40% dan SUV mngkin 20%. Tapi sebagai pengusaha kita harus optimis di pasar mobil bekas tahun depan,” ujar Alfian, Ketua Paguyuban Dealer Owners Tangerang Selatan (DOT), di sela-sela jump apers Moladin Car Festival 2022 di Jakarta, Selasa (8/11/2022). 

 

 

Video Terpopuler dan Paling Dicari saat Ini

Kisaran Harga Mobil Paling Laris

Dari city car bekas paling laris, Alfian menyebut Honda Brio menjadi model yang paling diincar. Setelah Brio, menyusul Toyota Agya dan Daihatsu Ayla.

Sementara untuk SUV bekas penjualannya tetap didominasi merek Jepang. Untuk model Alfian menyebut Honda CR-V dan Nissan X-Trail.

Bicara harga mobil seken yang paling banyak dicari adalah dengan harga jual mulai dari Rp100 juta sampai Rp 150 juta.

“Range harga paling ramai Rp 150 juta ke bawah. Arau mulai dari Rp 100 juta sampai rp 150 juta. Dengan harga segitu dapat ciuty car tahun 2017, 2108 atau 2019. Kalau SUV paling dapatnya tahun 2007-2008, dan SUV lebih ke jepang, kayak Honda CR-V dan Nissan X-Trail,” terangnya.

 

Leasing Kurang Minat Mobil China

Menyinggung merek China di pasar mobil seken, Alfian menyebut sepi peminat, Tidak hanya dari sisi konsumen, dari lembaga pembiayaan atau leasing tidak tertarik membiayai mobil Tiongkok. Salah satu alasan utama adalan nilai jual Kembali yang rendah atau anjlok.

“Mobil China, kayak Wuling marketnya terbatas, karena support dari leasing juga terbatas. Kurang berminat. Mungkin karena resale valuenya tidak terlalu kuat,: paparnya.

Di luar merek Jepang, justru mobil seken Korea kini tengah naik daun, Leasing pun tidak menolak membiayai kredit mobil seken asal Korea. Bicara harga, kata Alfian, harga mobil bekas merek Korea cenderung stabil dibandingkan brand Tiongkok.

“Kalau mobil Korea sekarang sudah oke-oke, karena mobil-mobil Korea yang sekarang sudah launching bagus-bagus dan imejnya sudah naik. Kalau ditanya bagaimana penjualannya, sekarang, penjualannya mendekati mobil-mobil Jepang,” ungkapnya.

Mocarfest 2022

Mobil Bekas Rp 100-150 Juta Paling Banyak Diburu, Model ini Paling Laris
Jumpa pers Mocarfest 2022 di Jakarta (ist)

Sementara itu dalam kesempatan yang sama, Moladin, platform otomotif digital mengumumkan penyelenggaraan Moladin Car Festival 2022 (Mocarfest 2022) pada Sabtu - Minggu (12 - 13 November) di QBIG BSD City, Tangerang.

Bekerjasama dengan Paguyuban Dealer Owners Tangerang Selatan (dan Forum Komunikasi Klub & Komunitas Otomotif (FK3O), festival ini bertujuan untuk menyediakan one-stop solution kebutuhan otomotif bagi para pelaku industri di keseluruhan ekosistem, mulai dari agen, dealer rumahan, mitra pembiayaan, hingga pelanggan dengan memberikan pengalaman transaksi jual-beli mobil yang cepat, transparan dan menguntungkan.

Saat ini, Moladin telah memberdayakan lebih dari 100.000 agen dan dealer rumahan di lebih dari 118 kota di Indonesia.

“Ini merupakan festival otomotif pertama Moladin yang menggabungkan mobil bekas dan baru serta lembaga pembiayaan. Melibatkan diler rumahan agar show room kecil bisa ikutan. Ada proses trade in, transaksi 15 menit, dengan DP mulai Rp 5 juta, ada juga cashback,” terang William Suhardja, Chief Commercial Officer Moladin.

Ekosistem Pelaku Bisnis Mobil Bekas

Selain memfasilitasi seluruh ekosistem bagi para pelaku bisnis mobil bekas, Mocarfest 2022 juga akan dihadiri oleh Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) seperti brand Hyundai, Wuling dan Toyota. Pengunjung dapat menukar mobil bekasnya dan melakukan test drive unit yang dipamerkan.

Penyelenggaraan Mocarfest 2022 bertujuan untuk mempertemukan kebutuhan penjual dan pembeli.

“Sebagian besar penjual menghabiskan waktu untuk mencari pembeli mobil bekas, dan saat mereka menemukan pembeli, seringkali mobil dijual dengan harga murah. Sementara pembeli juga kesulitan mencari mobil bekas berkualitas. Oleh karena itu, Mocarfest 2022 hadir untuk membangun ekosistem yang transparan dan saling menguntungkan dalam transaksi jual beli mobil bekas maupun baru,” ujar Edi Kurniawan, Head of Marketing Moladin.

Mocarfest 2022 didukung oleh Buana Finance, dan juga perusahaan asuransi ABDA, layanan keuangan digital Flip, dan platform teknologi properti Pinhome.

Berbagai penawaran financial benefit yang menarik akan tersedia selama festival, seperti uang muka (DP) mobil bekas mulai dari Rp 5 juta, bawa pulang langsung voucher dan warranty senilai Rp 1,1 juta untuk setiap pembelian mobil bekas, pre-approval 15 menit untuk dana tunai, dan proses trade-in hanya 45 menit.

 
Lanjutkan Membaca ↓

Tag Terkait

Berita Terkini Selengkapnya