Wuling Almaz Hybrid dengan Almaz RS Pro, Apa Saja Bedanya?

Oleh Arendra Pranayaditya pada 09 Nov 2022, 09:08 WIB
Diperbarui 09 Nov 2022, 09:08 WIB
Wuling Almaz Hybrid
Wuling Almaz Hybrid (Wuling)

Otosia.com, Jakarta Wuling Motors Indonesia telah resmi merilis Wuling Almaz Hybrid. Mobil ini menjadi model pelengkap lini produk Almaz, sekaligus menjadi kendaraan hybrid pertama Wuling di Indonesia.

Yang menarik, Wuling Almaz Hybrid sekilas terlihat mirip dengan Wuling Almaz RS Pro, yakni Almaz tipe termahal saat ini. Bahkan dari segi desain, keduanya terlihat cukup mirip.

Selain perbedaan di sektor mesin, apa saja perbedaan Wuling Almaz Hybrid dengan Almaz RS Pro?

Video Terpopuler dan Paling Dicari saat Ini

Eksterior

Wuling Almaz RS Pro
Wuling Almaz RS Pro (Otosia.com/Arendra Pranayaditya)

Dari segi tampilan, Almaz Hybrid tidak memiliki perbedaan signifikan dengan Almaz RS Pro. Pada dasarnya bagian eksterior kedua mobil relatif sama dari segi desain.

Almaz Hybrid mendapatkan bodykit yang sama dengan Almaz RS Pro, mulai dari lip bumper depan yang lebih agresif, sisi samping dipenuhi body cladding berwarna hitam, hingga bumper belakang dengan bentuk bumper yang sama.

Perbedaan Almaz Hybrid terletak pada aksen-aksen warna biru, menandakan bahwa varian ini mengusung mesin hybrid. Tambahan ornament biru ini terlihat pada garis di bumper depan, pada emblem “RS”, lingkaran lampu depan dan di aksesori krom bumpder belakang.

Almaz Hybrid juga dibedakan dengan adanya logo khusus “Hybrid” di sisi kiri pintu bagasi, tampil khas melalui penggunaan petir.

Interior

Interior Wuling Almaz Hybrid
Interior Wuling Almaz Hybrid (Otosia.com/Arendra Pranayaditya)

Interior Wuling Almaz Hybrid juga masih mengandalkan desain yang sama seperti Almaz RS Pro, namun dapat dibedakan dari berbagai aspek.

Paling mencolok adalah penggunaan warna. Almaz RS Pro didominasi warna hitam dari bagian jok hingga armrest dan pada bagian dasbor dan pintu menggunakan bahan kulit berwarna putih.

Almaz Hybrid mempunyai campuran kelir hitam dan coklat muda, layaknya warna cappuccino. Bahkan warna coklat ini juga digunakan pada area jok dan sandaran tangan.

Versi hybrid juga bisa dibedakan pada bagian tuas transmisi yang kini berbentuk minimalis dan mempunyai warna biru di dalamnya. Lalu mobil ini juga mendapatkan upgrade berupa speedometer yang full digital.

Sisanya tetap sama, seperti adanya fitur panoramic sunroof, head unit serba besar, AC digital otomatis, kursi depan elektrik, AC untuk setiap baris, audio premium buatan merek Infinity dan masih bisa diisi hingga 7 penumpang.

Suspensi berbeda

Ilustrasi Wuling Almaz Hybrid berakselerasi
Ilustrasi Wuling Almaz Hybrid berakselerasi (Otosia.com/Arendra Pranayditya)

Salah satu sorotan utama versi hybrid adalah perubahan pada sektor kaki-kakinya. Lebih tepatnya suspensi Almaz Hybrid mengusung desain torsion beam, berubah dari independent rear suspension.

ini dilakukan untuk mengakomodir sistem hybrid barunya yang menambah bobot mobil. Selain itu adanya sistem hybrid juga menghilangkan ban cadangan, digantikan oleh tire repair kit.

Mesin baru

Mesin Wuling Almaz Hybrid
Mesin Wuling Almaz Hybrid (Otosia.com/Arendra Pranayaditya)

Selain setelan suspensi yang berbeda, Almaz versi hybrid juga dibenamkan mesin baru. SUV 7 penumpang ini kini mengusung mesin 2.000cc Atkinson cycle yang menghasilkan tenaga 123 hp dan torsi 168 Nm.

Mesin tersebut didampingi motor listrik dengan semburan tenaga 174 hp dan torsi 320 Nm. Almaz Hybrid juga mendapatkan baterai Lithium-Ion berkapasitas 1.8 kWh dan menggunakan tiga mode berkendara, yakni EV Mode, Series Hybrid dan Paralel Hybrid.

Wuling Almaz Hybrid juga mendapatkan transmisi khusus yang dinamakan Dedicated Hybrid Transmission (DHT). Seluruh tenaga mesin dan motor listrik disalurkan ke roda depan (FWD).

Harga mobil ini juga paling tinggi di antara Almaz lainnya. Bahkan mencapai Rp 470 juta, dibanding Almaz RS Pro yang dijual Rp 399,2 juta saat ini.

Lanjutkan Membaca ↓
Berita Terkini Selengkapnya