Dibandingkan Ignis, Penjualan Suzuki S-Presso Cukup Moncer

Oleh Arendra Pranayaditya pada 18 Okt 2022, 18:19 WIB
Diperbarui 18 Okt 2022, 18:19 WIB
New Suzuki Baleno dan S-Presso
Suzuki S-Presso (Otosia.com/Nazar Ray)

Otosia.com, Jakarta PT Suzuki Indomobil Sales Indonesia (SIS) memperkenalkan dua produk baru di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2022 lalu. Pertama adalah Suzuki Baleno terbaru dan kedua adalah Suzuki S-Presso.

Model yang kedua bisa dibilang sebagai pengganti Karimun Wagon R di Indonesia, meski S-Presso dikategorikan sebagai mobil sekelas city car.

Kehadiran S-Presso di Indonesia menuai beragam komentar. Mobil asal India ini memang dijual dengan harga yang terjangkau, namun secara spesifikasi tidak selengkap kompetitornya di kisaran harga yang sama.

 

Video Terpopuler dan Paling Dicari saat Ini

Penjualan

Suzuki S-Presso GIIAS 2022
Suzuki S-Presso diimpor langsung dari india (Otosia.com/Arendra Pranayaditya)

Meski sering dibanding-bandingkan dengan mobil lain, penjualan Suzuki S-Presso di Indonesia terbilang cukup moncer.

Berdasarkan data wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) bulan Juli hingga September 2022, total penjualan S-Presso mencapai angka 2.000 unit. Wholesales diartikan sebagai penjualan dari distributor ke diler.

Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan Daihatsu Sirion dan “kakaknya” Suzuki Ignis di segmen city car. Sirion hanya terjual sebanyak 370 unit, sedangkan Ignis cuma terjual 247 unit pada periode yang sama.

Mobil terlaris

Interior Suzuki S-Presso
Interior Suzuki S-Presso (Otosia.com/Arendra Pranayaditya)

Angka penjualan Suzuki S-Presso juga cukup dekat dengan Honda Brio RS dan mobil listrik Wuling Air ev.

Honda Brio RS laris manis dengan catatan penjualan mencapai 3.675 unit, membuat mobil ini sebagai city car terlaris. Sedangkan Wuling Air ev terjual sebanyak 2.708 unit di kurun waktu  yang sama.

Secara total, segmen city car mencatat angka wholesales sebesar 9.000 unit sepanjang Juli hingga September 2022.

Spesifikasi

Suzuki S-Presso versi Indonesia mempunyai spesifikasi yang cukup sederhana. S-Presso tampil unik layaknya mobil SUV, namun dengan ukuran mirip mobil LCGC. Dimensi mobil ini tercatat dengan panjang 3.565 mm, lebar 1.520 dan tinggi 1.567 mm.

Deretan fitur yang ditawarkan juga cukup sederhana. Lampu depan belakang masih simpel menggunakan bohlam biasa dan belum dilengkapi DRL, lampu kabut serta penguncian pintu masih menggunakan alarm biasa.

Interior mobil ini terlihat unik berkat desain menarik dan adanya fitur seperti head unit multifungsi dan speedometer digital.

Namun demikian S-Presso belum dilengkapi power windows untuk penumpang baris kedua, spion samping masih manual, tidak mempunyai tachometer, sandaran kursi depan maupun belakang masih fixed dan setir bawaannya masih polos tak bertombol.

Performa dan harga

Suzuki S-Presso disematkan fitur keselamatan, seperti pengereman Anti-lock Braking System (ABS) dan Electronic Brakeforce Distribution (EBD), sepasang airbags di dasbor dan sensor parkir belakang.

City car bergaya SUV ini memboyong mesin 998cc K10C naturally aspirated dengan semburan tenaga 68 PS dan torsi 90 Nm. Seluruh tenaga disalurkan ke roda depan (FWD) melalui transmisi manual percepatan atau Auto Gear Shift (AGS) dengan jumlah gigi yang sama.

Suzuki S-Presso dijual dengan harga Rp 155 juta untuk varian manual. S-Presso dengan girboks AGS lebih mahal di angka Rp 164 juta.

https://www.newshub.id/interactive2/3791

 

Lanjutkan Membaca ↓
Berita Terkini Selengkapnya