Citroen e-C4 Siap Jegal Hyundai Ioniq 5 di Indonesia

Oleh Arendra Pranayaditya pada 06 Okt 2022, 17:26 WIB
Diperbarui 06 Okt 2022, 17:26 WIB
Citroen e-C4
Citroen e-C4 ditampilkan pada peresmian kembalinya merek Citroen di Indonesia (Otosia.com/Arendra Pranayaditya)

Otosia.com, Jakarta Setelah lama hengkang dari pasar Indonesia, merek mobil asal Perancis Citroen resmi kembali ke tanah air di bawah Indomobil Group. Merek ini akan bersaing di berbagai segmen, mulai dari kelas entry level hingga mobil listrik.

Kategori yang terakhir merupakan suatu kejutan dari Citroen pada saat peresmiannya, Selasa (4/10/2022). Merek ini tidak hanya memboyong mobil penumpang konvensional, namun juga menghadirkan Electric Vehicle (EV) berupa Citroen e-C4.

Model tersebut berpotensi untuk dijual di Indonesia, sebagai salah satu komitmen Citroen untuk menghadirkan produk yang bervariasi dan ramah lingkungan. Untuk sementara, e-C4 sebatas sebagai product showcase.

 

Video Terpopuler saat Ini

Eksterior

Sektor buritan Citroen e-C4
Sektor buritan Citroen e-C4 (Otosia.com/Arendra Pranayaditya)

Citroen e-C4 debut perdana di berbagai negara di Eropa pada tahun 2020. Model e-C4 tergolong sebagai generasi ketiga dari keluarga Citroen C4 dan menggunakan platform e-Common Modular Platform 1 (EMP1).

Citroen e-C4 pada dasarnya adalah varian elektrik dari Citroen C4 biasa. Pada generasi ketiga ini, C4 mengusung bodi SUV dengan atap coupe. Hal ini berbeda dengan desain C4 generasi kedua yang lebih menyerupai mobil hatchback.

Bentuk bodi coupe ini menawarkan desain serba modern dan stylish. Fascia depan tampil beda di mana ada banyak tarikan garis dan kombinasi warna. Sedangkan sektor buritan terlihat unik dengan lampu belakang LED bergaris terpisah.

Interior

Interior Citroen e-C4
Interior Citroen e-C4 (netcarshow.com)

Bagian interior mobil ini cenderung minimalis, dan mempunyai tarikan garis tegas serta lurus. Bentuk-bentuk bagian dasbor hingga speedometer minim lekukan, lebih mengotak dan terlihat tajam.

Desain bertema modern juga terlihat di konsol tengah. Mobil ini tidak menggunakan tuas transmisi konvensional, namun menggunakan tombol untuk berpindah gigi. Ada pula head unit serba besar dengan beragam konektivitas dan speedometer digital yang menunjukkan berbagai informasi kendaraan.

Meski tampil futuristis, beberapa aspek Citroen e-C4 masih menggunakan gaya lama. Sebagai contoh adalah panel AC digital yang masih digabungkan dengan kenob putar. Lalu tombol-tombol di setir belum layar sentuh.

Keselamatan

Pengecasan Citroen e-C4
Wall charger untuk Citroen e-C4 (Otosia.com/Arendra Pranayaditya)

Layaknya mobil premium, Citroen e-C4 di Eropa dibekali berbagai teknologi keselamatan aktif. Sistem ini mengandalkan radar untuk mendeteksi dan mengurangi potensi terjadinya kecelakaan.

Sebagai contoh SUV ini telah dilengkapi Active Safety Brake, Highway Driving Assist, Park Assist, kamera 360, Traction Control dan Trailer Stability Control, Lane Departure Warning dan Lane Keep Assist, Fog Light Cornering Function, serta Blind Spot Monitoring.

Sementara fitur keselamatan lainnya mencakup airbags, ABS, EBD dan Hill Start Assist.

Performa

Citroen e-C4 dibekali baterai berukuran 50.0 kWh dengan motor listrik tunggal yang menghasilkan output 136 PS dan torsi 260 Nm. Seluruh tenaga mobil disalurkan ke roda depan (FWD) dan mobil ini diklaim bisa menjelajah sejauh 349 km.

Di Eropa, mobil ini juga tersedia dengan pilihan mesin bensin yang menghasilkan output 100-155 hp atau mesin diesel dengan semburan tenaga 110-130 hp. Kedua mesin ini sudah berstandar Euro 6.

SUV Coupe ini dijual dengan harga 30.895 GBP atau Rp 535,5 juta (dengan kurs 1 GBP = Rp 17.333,33).

https://www.newshub.id/interactive2/3791

 

Lanjutkan Membaca ↓
Berita Terkini Selengkapnya