DFSK Luncurkan SUV Listrik Murah di Tiongkok, Indonesia Menyusul?

Oleh Arendra Pranayaditya pada 03 Okt 2022, 20:11 WIB
Diperbarui 03 Okt 2022, 20:11 WIB
Dongfeng EV EX1 Pro
Dongfeng EV EX1 Pro mirip Renault Kwid (carnewschina.com)

Otosia.com, Jakarta DFSK baru-baru ini meluncurkan Glory 560 facelift di China. SUV 7 penumpang ini menerima penyegaran ringan dari sisi tampilan. Lebih tepatnya fascia depan berbeda, dengan grill dan bumper depan baru.

Meski perubahannya terbilang minim, DFSK Glory 560 di Tiongkok jauh lebih lengkap dari segi fitur dibanding Indonesia. Sebagai contoh mobil ini memiliki jok depan elektrik, pintu bagasi otomatis dan panoramic sunroof.

Namun di luar pembaruan Glory 560, ternyata DFSK juga mengenalkan produk baru berbasis listrik dengan harga yang lebih terjangkau.

Video Terpopuler saat Ini

 

SUV Renault

Melansir carnewschina.com, Senin (10/3/2022), DFSK resmi merilis Dongfeng EV EX1 Pro. Mobil tersebut mengambil basis dari Renault City K-ZE di Eropa, sebuah SUV mungil berbasis listrik untuk kelas entry level.

Yang menarik Dongfeng EV EX1 Pro mempunyai banyak kemiripan dengan salah satu model Renault di Indonesia. Lebih tepatnya Kwid Climber yang diposisikan sebagai mobil termurah Renault saat ini.

Kesamaan basis ini merupakan hasil joint venture antara DFSK dan Renault, dengan nama resmi “Dongfeng Renault Automobile Company”. Kerjasama antara kedua brand tersebut telah berlangsung sejak tahun 2013 silam.

 

Eksterior

Renault KWID
Renault KWID
Dongfeng EV EX1 Pro
Sektor buritan Dongfeng EV EX1 Pro (arenaev.com)

Secara tampilan Dongfeng EV EX1 Pro mengusung tampilan Renault Kwid pre-facelift, di mana lampu utamanya belum dibuat terpisah. Namun lampu depan mobil ini sudah berteknologi projector.

Sementara bagian lainnya tidak mengalami perubahan signifikan. Bentuk bodi cenderung kompak dan cukup stylish sebagai mobil kelas city car. Adapun aksesori roof rail yang membuat kesan SUV-nya makin kental.

Sebagai pelengkap, mobil ini menggunakan pelek palang lima berwarna two tone berukuran 14 inci dan layaknya mobil listrik murni, tidak memiliki lubang knalpot sama sekali.

 

Interior

Interior Dongfeng EV EX1 Pro
Interior Dongfeng EV EX1 Pro (carnewschina.com)

Sama seperti Kwid di Indonesia, Dongfeng EV EX1 Pro dijual untuk segmen entry level. Dengan demikian deretan fitur yang ditawarkan tergolong cukup sederhana.

Meski memiliki head unit multifungsi dan adanya aksen-aksen berwarna oranye di sektiar interiornya, AC mobil ini masih sederhana, tidak ada tombol-tombol apapun di setir dan bahkan pengaturan spion samping masih manual.

Sisanya kurang lebih mirip dengan Renault Kwid pada umumnya, seperti jok berbahan kain, belum dilengkapi armrest dan posisi duduk yang cukup tinggi.

 

Performa

Dongfeng EV EX1 Pro dibedakan dengan Kwid konvensional melalui jantung pacunya. SUV kecil ini disematkan motor listrik tunggal yang menghasilkan output 44.8 hp dari baterai lithium-ion berkapasitas 27.17 kWh.

Mobil ini sudah support pengecasan fast charging dan diklaim bisa menjelajah sejauh 331 km dalam sekali pengecasan.

Sebaliknya Renault Kwid Climber di tanah air memboyong mesin 999cc naturally aspirated dengan semburan tenaga 68 PS dan torsi 91 Nm. Seluruh tenaga disalurkan ke roda depan (FWD) melalui girboks manual 5 percepatan atau Automated Manual Transmission (AMT) dengan jumlah percepatan yang sama.

Dongfeng EV EX1 Pro dijual 55.700 Yuan atau Rp 119,8 juta (dengan kurs 1 Yuan = Rp 2.151,36). Sebagai patokan, Renault Kwid MT dibanderol Rp 152,4 juta dan Kwid Climber ditawarkan dengan harga Rp 183,9 juta.

Lanjutkan Membaca ↓
Berita Terkini Selengkapnya