SUV Unisex-Investasi Rp 15 T, Menanti Napas Baru Mobil-Mobil Chery di Dalam Negeri

Oleh Nazarudin Ray pada 21 Agu 2022, 23:40 WIB
Diperbarui 22 Agu 2022, 09:20 WIB
Chery Indonesia
Chery Tiggo 7 Pro saat dijajal pengunjung GIIAS 2022 (Otosia.com/Nazar Ray)

Otosia.com, Jakarta Apa yang kita ingat dari merek mobil Chery? Hal tersebut segera berubah ketika melihat mereka lagi di salah satu booth Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2022 di ICE BSD, 11-21 Agustus 2022.

Napas baru yang sangat segar terwujud dalam deretan mobil futuristik, kekinian, hingga kesiapan penanda eksistensi mereka untuk era elektrifikasi pada sebuah kendaraan mungil bernama EQ1.

Jauh dari ala kadarnya, mobil listrik EQ1 bukan hanya punya portofolio di negeri asalnya tetapi juga di GIIAS ia terlihat semi-crossover dengan garis gelap di sepanjang bawah bodi dari sepatbor hingga seterusnya.

Penjualan EQ1 diklaim mencapai 200.000 unit hanya dalam empat tahun dan secara akumulatif berada di peringkat pertama di antara jenis kendaraan listrik dengan harga serupa--yang jika dikonversi berbanderol Rp 100 jutaan.

Napasnya makin segar karena Chery--yang akan memulai kiprahnya dengan sebuah SUV unisex bernama Tiggo di Oktober 2022--sudah memastikan sembilan grup dealer yang telah memenuhi klasifikasi 3S. Totalnya nanti akan ada 30 dealer dan ini janji yang akan dipenuhi, masih di tahun ini juga.

“Saat ini Chery telah mencapai kesepakatan dengan sembilan grup dealer yang telah memenuhi klasifikasi 3S sesuai standar PT Chery Sales Indonesia. Ada 20 dealer yang sudah memulai konstruksi outlet di beberapa kota besar di Indonesia yang meliputi pulau Sumatera, Jawa, Kalimantan, dan Sulawesi. Di akhir tahun 2022, Chery Sales Indonesia menargetkan 30 outlet dealer dan memperluas cakupannya hingga pulau Bali,” papar Tao Yong, President Director PT Chery Sales Indonesia.

Video Terpopuler saat Ini

 

 

Investasi Rp 15 Triliun

Chery Indonesia
Chery memaparkan rencana bisnis mereka di Indonesia pada GIIAS 2022 (Otosia.com/Nazar Ray)

Sekitar sebulan sebelum GIIAS 2022, informasi mengenai rencana investasi Chery International di Indonesia segera beredar. Besaran investasi tersebut mencapai hampir USD 1.000.000.000 atau hampir Rp 15 triliun.

Mendengar angkanya, sudah pasti ini meliputi aktivitas produksi dan manufakturing. Kabar itu sendiri tersampaikan pada kunjungan hari pertama Presiden Joko Widodo ke Beijing China, yaitu tanggal 25 Juli 2022.

“Untuk mencapai target produksi dan manufaktur 200.000 kendaraan, investasi Chery di Indonesia akan dilakukan dalam empat tahap. Pada investasi tahap keempat di tahun 2028, Chery akan menggenapkan investasinya hingga mendekati USD 1.000.000.000 sehingga dapat mengoptimalkan jumlah produksi mencapai 200.000 unit per tahun," kata Charlie Zhang, Executive Vice President Chery International.

Perlu diperjelas, bukan merakit tetapi produksi. Arahnya pun jelas di era elektrifikasi bahwa mobil listrik. Menurut Charlie Zhang, Indonesia yang memiliki cadangan nikel tertinggi di dunia, dan akan sangat berperan dalam pengembangan industri kendaraan energi terbarukan.

Ke depannya, produk Chery di pasar Indonesia juga akan didominasi oleh model-model pure electric dan plug-in hybrid, dengan total sembilan model. Produksi masuk dalam rencana, dan bahkan untuk penelitian dan pengembangan.

"Chery akan membangun basis produksi dan manufaktur di Indonesia, dengan mengintegrasikan penelitian dan pengembangan, manufaktur, serta layanan penjualan, sehingga tidak hanya memperkuat eksistensi Chery di Indonesia, tetapi juga ASEAN, bahkan mengekspor ke negara-negara lain,” ujar Charlie Zhang.

 

 

SUV Unisex

Chery Indonesia
Tao Yong, President Director PT Chery Sales Indonesia berpose dei depan Chery Tiggo 8 Pro di GIIAS 2022 (Otosia.com/Nazar Ray)

Sebelum akhirnya rencana-rencana itu terwujud, eksistensi Chery akan dimulai dengan sebuah SUV unisex, yakni melalui SUV Chery Tiggo, yakni Tiggo 7 Pro. Mengapa unisex?

SUV atau sport utility vehicle tidak bisa ditolak menjadi tren baru termasuk di Indonesia. Bahkan tidak hanya pria, tetapi wanita pun mengarahkan pilihan pada jenis kendaraan ini.

Ajang 2022 Women's World Car of the Year awards (WWCOTY) menjadi acuan. Penyelenggara membuat tiga kategori khusus untuk SUV dari enam kategori yang ada, menjadi pertanda akan arah tren SUV sebagai juga kendaraan pilihan wanita.

Awalnya, dalam riset Chery, kelebihan SUV yang dipertimbangkan oleh perempuan terutama adalah dari sisi fungsinya. Apalagi bagi yang sudah berkeluarga, hal-hal semacam daya tahan, keandalan, keamanan, serta kabin dan bagasi yang luas dapat memberikan keyakinan tersendiri saat memilih kendaraan pribadi.

"Namun kini, pertimbangan memilih SUV sudah semakin luas. Di luar sisi fungsional, SUV pun semakin mampu memenuhi sisi emosional, yaitu dari desainnya yang fashionable dan elegan, juga dari fitur-fitur lifestyle yang melengkapi kenyamanan selama berkendara," tulis pihak Chery.

Fitur SUV Chery

Apa keunikan SUV Chery Tiggo? Ia misalnya dilengkapi dengan Bosch ESP9.3, teknologi suspensi Tiggo 7 Pro terhubung dengan rangka T1X yang mampu mengurangi terjadinya body roll ketika berkendara di jalan tol dalam kecepatan yang cukup tinggi.

Fitur power back door juga terpasang. Cukup gerakkan kaki untuk menjangkau sensor di bawah mobil, dalam kondisi kunci 15 cm dari pintu bagasi, maka pintu terbuka secara otomatis untuk keluar masuk barang.

“Chery mengembangkan Tiggo 7 Pro dengan sudut pandang unisex, sehingga mampu memenuhi kebutuhan fungsional dan emosional pengendara perempuan,” ujar Tao Yong, President Director PT Chery Motor Indonesia.

Mereka sadar, saat ini perempuan selain sudah menjadi penentu pembelian di dalam rumah tangga, juga tetap memikirkan tampilan yang menarik dan fitur-fitur yang dapat mendukung beragam aktivitas sehari-harinya.

Tiggo 7 Pro juga dilengkapi layar kontrol pusat ultra-clear berukuran 10,25 inci terkoneksi telepon seluler, LCD, dan AC. Memiliki tombol keyless start engine, 360 panoramic, dan wireless charging, Tiggo 7 Pro juga didukung fitur-fitur keselamatan.

Standar saat ini, ia menggunakan Advanced Driver Assistance System (ADAS), mencakup Adaptive Cruise Control (ACC), Blind Spot Detection (BSD), Forward Collision Warning (FCW), Automatic Emergency Braking (AEB), Lane Departure Warning (LDW), Door Open Warning (DOW), dan Reverse Tendency Alert (RAT).

 

 

Mesin

Mesin bensin saja? Nah, rencana elektrifikasi disebut akan menjalar pula pada SUV ini. Pun begitu, mesin bensinnya sudah beritel juara. Mesin Chery 2.0T GDI berdaya 250 HP, torsi 400 Nm yang mendapat penghargaan Top Ten Engine tahun 2021 dari “China Heart”, ajang penghargaan untuk inovasi mesin level internasional.

Semua ini menjadi bekal untuk berlomba menjadi juara memperebutkan hati masyarakat Indonesia. Kita dalam masa menanti napas baru mereka di Tanah Air.

"Kami sangat percaya diri kembali ke pasar Indonesia membawa teknologi inovatif yang tersemat di berbagai model kendaraan kami dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia," ujar Major Qin, Marketing and Product Director PT Chery Motor Indonesia.

 
Lanjutkan Membaca ↓
Berita Terkini Selengkapnya