Selain Garansi Suzuki Beri Jaminan Tata Kelola Limbah Baterai Ertiga Hybrid

Oleh Nazarudin Ray pada 19 Agu 2022, 19:04 WIB
Diperbarui 19 Agu 2022, 19:04 WIB
Baterai Suzuki Ertiga Hybrid
All New Ertiga Hybrid di GIIAS 2022 (Istimewa)

Otosia.com, Jakarta Beberapa waktu lalu PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) memperkenalkan All New Ertiga Hybrid. MPV yang sama kemudian diperkenalkan di ajang GIIAS 2022 dan cukup menyita perhatian pengunjung pameran.

Ertiga Hybrid dibekali Suzuki Smart Hybrid, yang diklaim SIS sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia.

Dalam teknologi Suzuki Smart Hybrid terdapat dua komponen utama, yaitu ISG (Integrated Starter Generator) dan baterai lithium-ion yang dapat meningkatkan efisiensi konsumsi bahan bakar.

Video Paling Dicari saat Ini

 

 

 

 

 

Stop and Go

Baterai Suzuki Ertiga Hybrid
Ertiga Hybrid dibekali Suzuki Smart Hybrid (Istimewa)

Dalam kondisi banyak stop and go, ISG dan baterai lithium-ion mampu meningkatkan efisiensi konsumsi bahan bakar. Untuk menjaga kinerjanya agar tetap prima, kedua komponen tersebut harus selalu diperhatikan kondisinya, terutama baterai lithium-ion.

“Karena teknologi ini tergolong baru, mungkin ada beberapa konsumen yang belum mengetahui bagaimana menjaga kondisi battery lithium ion agar tetap prima dan berfungsi secara maksimal. Untuk itu, kami akan terus memberikan edukasi mengenai hal tersebut dan mendampingi konsumen setiap saat,” kata Adhi Prasojo, 4W Technical Service Section Head PT SIS.

Suzuki memberikan masa garansi selama 5 tahun atau jika sudah menempuh jarak 100.000 km. Masa garansi yang panjang ini khusus untuk baterai lithium-ion dan ISG (Integrated Starter Generator). Namun demikian, konsumen diharapkan tetap memperhatikan kondisinya dengan melakukan perawatan di bengkel resmi Suzuki terdekat.

 

Pengelolaan Limbah Baterai

Baterai Suzuki Ertiga Hybrid
Baterai lithium-ion Suzuki Ertiga Hybrid (Istimewa)

Pengelolaan sampah baterai Lithium-Ion Suzuki memiliki masa pakai, salah satunya tergantung pada seberapa besar beban kerjanya. Jika baterai lithium-ion sudah habis masa pakainya, maka konsumen berkewajiban mengembalikan baterai lithium-ion ke bengkel resmi Suzuki.

Baterai lithium- ion yang sudah tidak terpakai tersebut akan dikelola dan didaur ulang oleh perusahaan rekanan Suzuki yang bergerak di bidang pengolahan limbah B3.

Hal ini Suzuki lakukan sebagai bagian dari tanggung jawab perusahaan dalam mendukung dan menciptakan tata kelola limbah industri yang bertanggung jawab dan berorientasi pada lingkungan dan juga regulasi pemerintah yang terdiri dari Peraturan Pemerintah Nomor 22 tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingungan Hidup dan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2021.

 

Pengelolaan Limbah Baterai

Pengelolaan sampah baterai Lithium-Ion Suzuki memiliki masa pakai, salah satunya tergantung pada seberapa besar beban kerjanya. Jika baterai lithium-ion sudah habis masa pakainya, maka konsumen berkewajiban mengembalikan baterai lithium-ion ke bengkel resmi Suzuki.

Baterai lithium- ion yang sudah tidak terpakai tersebut akan dikelola dan didaur ulang oleh perusahaan rekanan Suzuki yang bergerak di bidang pengolahan limbah B3.

Hal ini Suzuki lakukan sebagai bagian dari tanggung jawab perusahaan dalam mendukung dan menciptakan tata kelola limbah industri yang bertanggung jawab dan berorientasi pada lingkungan dan juga regulasi pemerintah yang terdiri dari Peraturan Pemerintah Nomor 22 tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingungan Hidup dan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2021.

 

Bengkel Resmi Suzuki Terima Baterai Bekas

Dalam proses pengelolaan baterai lithium-ion yang sudah tidak terpakai, bengkel resmi Suzuki yang menerima baterai dari konsumen akan mengirimkan baterai tersebut ke PT SIS.

Selanjutnya SIS akan mengirimkan baterai lithium-ion ke lokasi penampungan, peleburan, dan pemanfaatan limbah oleh pihak ketiga sebagai badan usaha yang sudah memiliki izin resmi dalam penanganan limbah B3.

“Untuk mendukung komitmen Suzuki dalam menciptakan tata kelola limbah yang bertanggung jawab, kami mengimbau kepada seluruh pemilik All New Ertiga Hybrid untuk mengganti baterai lithium-ion yang sudah tidak terpakai di diler atau bengkel resmi Suzuki terdekat.,” tutup Adhi Prasojo.

 

Perubahan lain Ertiga

Perubahan All New Ertiga Hybrid lainnya terletak pada bagian dalam kabin dan luar mobil. Untuk interior, All New Ertiga Hybrid kini tampil dengan menggunakan New MID Design, New Interior Ambience Color, New Seat Material Color, dan New Interior Ornament.

Sedangkan untuk eksterior, terdapat penyegaran berupa New Front Grille Design, New Auto Retractable Outside Mirror, New Antenna Type, New Alloy Wheel Black Polish Design, New Backdoor Garnish Design, New "Hybrid" Emblem yang ada di buritan mobil, serta pilihan warna baru yaitu New Mellow Deep Red Color.

Selain itu, terdapat perubahan lainnya berupa fitur-fitur baru yang canggih dan mendukung teknologi Suzuki Smart Hybrid.

 

Electronic Stability Programme dan Varian

Fitur-fitur lain tersebut adalah New ESP (Electronic Stability Programme), New Hill Hold Control, New GSI (Gear Shift Indicator), New Cruise Control, dan New Auto Light with Guide Me Light. Semua fitur tersebut semakin menambah kenyamanan mengendarai All New Ertiga Hybrid.

Hady S Halim, Deputy Director Sales & Marketing 4W PT SIS, mengatakan, "Di tengah kenaikan harga bahan bakar yang terus terjadi, All New Ertiga Hybrid adalah pilihan pintar yang sangat cocok untuk kondisi saat ini. Manfaatnya pun akan terasa lebih optimal saat digunakan dalam kondisi kemacetan."

All New Ertiga Hybrid tersedia dalam pilihan transmisi manual (MT) 5 percepatan dan otomatis (AT) 4 percepatan dengan dua tipe yaitu GX dan Suzuki Sport.

 
Lanjutkan Membaca ↓
Berita Terkini Selengkapnya