Siap Jegal Dominasi Hilux dan Triton, MG Perkenalkan Pikap Double Cabin Bernama Extender

Oleh Arendra Pranayaditya pada 15 Agu 2022, 09:00 WIB
Diperbarui 15 Agu 2022, 09:02 WIB
MG Extender
MG Extender di GIIAS 2022 (Otosia.com/Arendra Pranayaditya)

Otosia.com, Jakarta Segmen mobil pikap mempunyai pasarnya sendiri di Indonesia. Khusus pikap double cabin, kategori ini dimaikan oleh Toyota Hilux, Mitsubishi Triton dan Isuzu D-Max.

Meski tidak banyak pesaing, ketertarikan terhadap pikap double cabin cukup tinggi di Indonesia. Berdasarkan data wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), angka penjualan segmen ini mencapai 2.004 unit.

Pasar pikap double cabin terbilang menarik, lantaran konsumen yang membeli cukup bervariatif. Lebih tepatnya beberapa membeli mobil ini untuk kebutuhan niaga, sedangkan sisanya digunakan sebagai kendaraan pribadi.

 

Video Paling Dicari saat Ini

MG Extender

MG Extender
Ilustrasi MG Indonesia memperkenalkan pikap double cabin MG Extender (MG Indonesia)

Dalam waktu dekat, persaingan di segmen ini akan menjadi lebih sengit.

MG Motor Indonesai turut bersaing di pasar pikap double cabin dengan memperkenalkan MG Extender, Kamis (11/8/2022). Pikap ini mengusung tampilan serbah agresif dan tangguh, terutama dengan grill depan serba besar.

Setelah memperkenalkan deretan model SUV dan sedan di Indonesia, MG terjun ke segmen berbeda, yaitu double cabin.

MG cukup optimis seri kabin gandanya akan menjadi rebutan penggemar mobil besar dan pengusaha dengan kebutuhan berniaga. MG juga mengklaim bahwa strategi perluasan jaringannya sudah tepat.

“Cara MG untuk meredefinisi ekspektasi para penggemar otomotif melalui inisiatif dan inovasi agar MG selalu berevolusi mengikuti perkembangan jaman,” tutur Arief Syarifudin, Marketing and PR Director MG Motor Indonesia.

Performa dan fitur

Bak Belakang MG Extender
Bak belakang MG Extender (Otosia.com/Arendra Pranayaditya)

Meskipun belum resmi diluncurkan, MG Extender mengusung mesin diesel berkapasitas 2.000 cc, 16 Valve Turbo Intercooler dengan transmisi otomatis 6 percepatan. Di atas kertas, mesin ini diklaim menghasilkan tenaga 161 PS dengan torsi 375 Nm.

Seluruh tenaga mesin disalurkan ke roda belakang (RWD) dengan pelek alloy wheels yang berukuran 255/60 R18. Versi 4WD tersedia secara internasional, namun belum untuk Indonesia saat ini.

Kemampuan daya angkut Extender mencapai lebih dari 1 ton dan kekuatan towing hingga lebih dari 3 ton.

Sisi eksterior mobil ini, selain tampil agresif, menyandang berbagai fitur menarik. Sebagai contoh lampu dan wiper pikap ini sudah beroperasi secara otomatis dan setiap lampu MG Extender sudah berteknologi LED.

MG juga mengklaim bahwa interior pikap ini terbilang menarik dan premium di kelasnya, di antaranya jok sudah dibalut kulit, AC digital otomatis, cruise control, head unit yang bisa terkoneksi dengan handphone, serta spion tengah sudah auto dimming.

Kesiapan outlet

Interior MG Extender
Interior MG Extender (Otosia.com/Arendra Pranayaditya)

MG sudah memiliki 16 outlet yang sudah tersebar di sejumlah wilayah Sumatera, Jawa, hingga Sulawesi. Dengan demikian MG percaya diri bahwa mayoritas pengguna mobil kabin ganda di area-area tersebut akan mendapatkan kemudahan untuk akses pembelian, perawatan, hingga ketersediaan suku cadang.

“Tidak hanya untuk digunakan di area dengan permukaan jalan yang ekstrim, pecinta MG yang bermukim di perkotaan pun masih bisa menikmati betapa seru dan menegangkannya mengendarai mobil double cabin ini untuk kegiatan rekreasi bersama keluarga atau pun komunitas,” lanjut Arief.

MG memastikan bahwa setiap mekanik mendapatkan pelatihan berkala dan menyeluruh, bahkan saat meng-handle mobil terbarunya sekalipun. Dengan demikian konsumen Extender bisa mendapatkan layanan optimal saat mengunjungi outlet MG.

“MG terus melakukan kegiatan pelatihan berkala, sehingga pengetahuan mekanik terhadap hal-hal teknis terkait produk MG terus diperbarui dan up to date. Tenaga teknisi yang bertugas di bengkel resmi MG sudah berpengalaman lebih dari 5 tahun, sehingga konsumen bisa sepenuhnya memercayakan perawatan mobil MGnya kepada kami,” Raditio K. Hutomo, Aftersales Director MG Motor Indonesia.

MG Extender diharapkan juga bisa memenuhi kebutuhan industri hulu dalam negeri yang kian meningkat. Sebagai contoh adalah potensi pertumbuhan ekspor kelapa sawit yang mencapai hingga 1 juta ton, pembangunan Green Industrial Park di Kalimantan Utara, dan beragam jenis industri pertambangan, perkebunan, dan jenis niaga lainnya.

Harga

MG Extender masih sebatas pengenalan produk di Indonesia. Namun patokan harga mobil ini bisa dilihat dari situs MG di Thailand.

Berikut harga MG Extender di Thailand dengan kurs 1 Baht = Rp 415,22:

·  MG Extender 2.0 Grand D 6MT 769.000 Baht atau Rp 319,3 juta

·  MG Extender 2.0 Grand X 6AT 889.000 Baht atau Rp 369,1 juta

·  MG Extender 2.0 Grand X 6AT 1.039.000 Baht atau Rp 431,4 juta

Lanjutkan Membaca ↓
Berita Terkini Selengkapnya