Tren Baru Mobil Mungil Murah, Chery Bakal Luncurkan Apa ya?

Oleh Nazarudin Ray pada 27 Jul 2022, 13:16 WIB
Diperbarui 27 Jul 2022, 13:16 WIB
Chery
Mobil listrik Chery EQ1 dipamerkan di IIMS Hybrid April 2022 lalu, 26/7/2022

Otosia.com, Jakarta Produsen otomotif asal China, Chery, membuat langkah baru dari rencana mereka untuk melakukan investasi dan pengembangan kendaraan listrik di Indonesia.

Untuk memuluskan rencana tersebut belum lama ini Charlie Zhang, Executive Vice President Chery International menemui Duta Besar Indonesia untuk China, Djauhari Oratmangun, di Chaoyang District, Beijing.

Dalam pertemuan tersebut Chery berharap bahwa seluruh proses bisnis yang akan dilakukan oleh Chery di Indonesia dapat berjalan dengan lancar dan sesuai ekspektasi.

Charlie Zhang mengatakan, melalui kerja sama yang saling menguntungkan bersama para mitra bisnis dapat berjalan berkesinambungan, sehingga bisa menghadirkan produk-produk inovatif, serta mampu membangun kepercayaan masyarakat Indonesia melalui layanan yang diberikan Chery.

Video Paling Dicari saat Ini

 

Optimis

Chery
Chery Tiggo Pro versi Indonesia dibuat lebih canggih dari pada di China, 26/7/2022

Dia menambahkan, penjualan kendaraan di Indonesia tahun 2021 yang mengalami peningkatan 49% telah menjadikan Indonesia sebagai pasar otomotif terkuat di antara sepuluh negara ASEAN selama dua tahun berturut-turut.

Kondisi yang sangat positif selama masa pandemi ini semakin memperkuat optimisme Chery bahwa pasar Indonesia akan berperan besar sebagai jembatan Chery menuju pasar Asia dan menjadi bagian yang sangat penting dalam proses internasionalisasi Chery.

"Tiggo Series yang telah terjual dengan baik di lebih dari 80 negara dan wilayah di seluruh dunia, akan segera diperkenalkan kepada pasar Indonesia pada tahun 2022 ini dan akan menjadi pilihan segar bagi para konsumen,” kata Zhang

Chery juga tidak hanya akan meluncurkan produk, namun juga melibatkan diri di dalam industri lokal dengan berinvestasi dan membangun pusat penelitian dan pengembangan di Indonesia.

"Membentuk tata letak yang solid di dalam industri otomotif, dan bersama-sama mempromosikan pasar mobil Indonesia ke level selanjutnya," lanjut Zhang.

 

Mengembangkan mobil listrik di Indonesia

Lebih lanjut Zhang menjelaskan rencana Chery yang akan segera mengembangkan kendaraan listrik di Indonesia dengan menggunakan energi terbarukan yang bersih dan efisien.

Menanggapi rencana Chery tersebut, Djauhari Oratmangun menyambut baik rangkaian rencana investasi Chery di Indonesia dan mengakui posisi Chery pada industri kendaraan listrik China.

KBRI China akan berkomunikasi dengan departemen terkait di Jakarta agar mendukung implementasi investasi Chery di Indonesia.

Jika rencana tersebut berjalan mulus, besar kemungkinan mobil listrik imut Chery EQ1 akan dibuat di Indonesia dan menjadi lawan Wuling Air ev dan DFSK Mini EV.

 

Chery EQ1

Pada IIMS Hybrid April lalu,  PT Chery Motor Indonesia memperkenalkan Chery EQ1 untuk pertama kalinya di Indonesia. DI Tiongkok, EQ1 juga tercatat sebagai model kendaraan listrik murni pertama yang dibangun dengan bodi aluminium ringan, dan model kendaraan listrik murni dengan empat kursi dan dua pintu pertama yang mampu dijalankan lebih dari 300 kilometer.

Penjualan EQ1 mampu mencapai 200.000 unit hanya dalam empat tahun dan secara akumulatif berada di peringkat pertama di antara jenis kendaraan listrik dengan harga serupa di China.

Chery EQ1 terbaru dilengkapi dengan tombol untuk parkir otomatis, pusat pengontrol satu tombol, start AC jarak jauh, dan pusat pengisian daya yang secara keseluruhan menampilkan kenyamanan.

Selain itu, EQ1 juga dilengkapi dengan layar LCD berdefinisi tinggi 10 inci, interaksi implementasi suara cerdas Artificial Intelligence, wireless charger, dan Baidu Car-Life+4GWi-Fi yang dapat membantu pengguna terkoneksi secara online. 

Rangka EQ1

Mobil listrik mini ini memiliki motor penggerak 3-in-1 dan dibangun sesuai dengan standar keselamatan bintang lima C-NCAP. Struktur EQ1 terdiri dari kerangka aluminium yang mengadopsi konsep “Bionic Bird Bone”. Seperti ruang tiga dimensi, struktur ini mengelilingi seluruh bagian dengan ruas-ruas yang progresif, sehingga meningkatkan perlindungan saat tabrakan sebesar 30% hingga 50%.

Rangka aluminium ringan EQ1 diklaim mampu mengurangi bobot sampai 30% dan kepadatan sebesar 20%.

Untuk batereinya, Chery telah meningkatkan ketahanannya ke level IP68, dengan perlindungan anti debu, anti air, dan anti benturan pada setiap sisinya, serta sistem sensitivitas pendingin yang mumpuni dan perlindungan keselamatan tegangan tinggi. 

Lanjutkan Membaca ↓
Berita Terkini Selengkapnya