Niat Mandi Wajib Laki Beserta Tata Caranya, Patut Dipahami oleh Semua Muslim

Oleh Ahmad Muzaki pada 06 Okt 2022, 20:17 WIB
Diperbarui 06 Okt 2022, 20:17 WIB
Ilustrasi mandi. © mensxp.com
Ilustrasi mandi. © mensxp.com

Otosia.com, Jakarta Mandi wajib merupakan cara untuk menghilangkan atau mensucikan hadas besar. Karena sangat penting, maka mandi wajib laki sangat penting untuk diketahui.

Seorang laki-laki harus mandi wajib setelah bersetubuh atau keluar mani. Selain itu, mandi wajib juga dianjurkan setiap wanita muslim ketika haid, nifas, dan melahirkan. Hal ini sebagaimana yang disebutkan dalam sebuah hadis, artinya:

“Jika seseorang duduk di antara empat anggota badan istrinya (maksudnya: berhubungan dengan istrinya), lalu bersungguh-sungguh kepadanya, maka wajib baginya mandi.” (HR. Bukhari Muslim).

Nah, berikut ini niat mandi wajib laki dan tata caranya yang dirangkum dari laman NU Online pada Kamis (6/10/2022).

Video Terpopuler saat Ini

Penyebab Laki-laki Mandi Wajib

Mandi besar merujuk pada mandi wajib yang dilakukan umat muslim untuk menghilangkan hadas besar setelah bersetubuh atau keluar mani. Apabila seorang muslim tidak melakukan mandi wajib atau mandi junub maka dapat menghalangi beberapa ibadah, seperti salat, baca Alquran hingga saat melakukan thowaf.

Ada sejumlah penyebab laki-laki mandi wajib yang penting diketahui setiap muslim, di antaranya:

Ketika Keluar Sperma

Salah satu penyebab laki-laki mandi wajib, yaitu keluarnya sperma. Keluarnya sperma (mani) mewajibkan mandi baik dari laki-laki maupun perempuan. Hal ini sebagaimana yang disebutkan dalam sebuah hadis, artinya:

"Dari Abu Sa’id Al-Khudri Ra. Ia berkata, Rasulullah Saw.bersabda, ‘Air itu karena air (wajibnya mandi karena keluarnya air mani)," (HR Muslim).

Hubungan Seksual

Laki-laki juga diwajibkan untuk mandi wajib setelah berhubungan seksual. Adapun yang dimaksud hubungan seksual adalah masuknya hasyafah (kepala penis) ke dalam farji (lubang kemaluan) meskipun memakai pengaman atau kondom. Sebagaimana yang diterangkan dalam sebuah hadis berikut:

Artinya, "Bila seorang lelaki duduk di antara empat potongan tubuh wanita (dua tangan dan dua kaki) dan tempat khitan (laki-laki) bertemu tempat khitan (wanita) maka sungguh wajib mandi meskipun ia tidak mengeluarkan mani," (HR Muslim).

Niat Mandi Wajib Laki

Niat mandi wajib laki bisa dilafalkan sebelum mandi. Adapun niat mandi wajib laki dan artinya adalah sebagai berikut:

Bismillahirahmanirahim nawaitul ghusla liraf'il hadatsil akbar minal janabati fardlon lillahi ta'ala.

Artinya:

"Dengan menyebut nama Allah aku niat mandi untuk menghilangkan hadas besar dari jinabah, fardu karena Allah Ta'ala."

Syarat Mandi Wajib Laki

Setiap laki-laki perlu mandi wajib atau junub agar nantinya ibadah bisa dilakukan dan dianggap sah di mata Allah SWT. Hal ini sebagaimana yang telah disebutkan dalam surat Al Maidah, artinya:

Artinya:

"Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan salat, maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai dengan siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kakimu sampai dengan kedua mata kaki, dan jika kamu junub maka mandilah, dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, lalu kamu tidak memperoleh air, maka bertayammumlah dengan tanah yang baik (bersih); sapulah mukamu dan tanganmu dengan tanah itu. Allah tidak hendak menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, supaya kamu bersyukur.".

Sementara itu, terdapat beberapa syarat mandi wajib pria yang penting untuk diketahui. Berikut syarat mandi wajib laki, antara lain:

• Niat dalam hati

• Beragama Islam

• Berakal sehat

• Air yang digunakan suci dan mubah

• Tidak ada hal-hal yang menghalangi sampainya air ke kulit

• Telah berhentinya hal-hal yang mewajibkan mandi

Tata Cara Mandi Wajib Laki

Ada hadits dan beberapa anjuran yang berbeda mengenai tata cara mandi wajib untuk pria. Menurut HR At-Tirmidzi, menyela pangkal rambut hanya dikhususkan bagi laki-laki. Para wanita tidak perlu melakukan hal ini. Berikut ini tata cara mandi wajib dengan cara Nabi Muhammad SAW menurut hadits Al Bukhari.

"Dari Aisyah dia berkata, "Apabila Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mandi karena junub, maka beliau memulainya dengan membasuh kedua tangan. Beliau menuangkan air dengan tangan kanan ke atas tangan kiri, kemudian membasuh kemaluan dan berwudu dengan wudu untuk salat. Kemudian beliau menyiram rambut sambil memasukkan jari ke pangkal rambut hingga rata. Setelah selesai, beliau membasuh kepala sebanyak tiga kali, lalu beliau membasuh seluruh tubuh dan akhirnya membasuh kedua kaki."(HR. Muslim).

1. Bacalah niat mandi wajib atau mandi junub terlebih dahulu.

2. Bersihkan telapak tangan sebanyak 3 kali, kemudian lanjutkan dengan membersihkan dubur dan alat kemaluan.

3. Bersihkan kemaluan berikut kotoran yang menempel di sekitarnya dengan tangan kiri.4. Setelah membersihkan kemaluan, cuci tangan dengan menggosok-gosoknya dengan tanah atau sabun.

5. Lakukan gerakan wudhu yang sempurna seperti ketika kita akan salat, dimulai dari membasuh tangan sampai membasuh kaki.

6. Masukkan tangan ke dalam air, kemudian sela pangkal rambut dengan jari-jari tangan sampai menyentuh kulit kepala. Jika sudah, guyur kepala dengan air sebanyak 3 kali. Pastikan pangkal rambut juga terkena air.

7. Bilas seluruh tubuh dengan mengguyurkan air. Dimulai dari sisi yang kanan, lalu lanjutkan dengan sisi tubuh kiri.

8. Saat menjalankan tata cara mandi wajib, pastikan seluruh lipatan kulit dan bagian tersembunyi ikut dibersihkan.

Penulis: Jevi Nugraha

Sumber: Merdeka.com

https://www.newshub.id/interactive2/3791

 

Lanjutkan Membaca ↓
Berita Terkini Selengkapnya