Urutan Doa Ziarah Kubur Disertai Bacaan Latin dan Artinya, Jangan Lupakan Adab-adabnya

Oleh Ahmad Muzaki pada 06 Okt 2022, 21:16 WIB
Diperbarui 06 Okt 2022, 21:16 WIB
Ziarah Kubur Jelang Ramadan di Tanah Kusir. ©2022 Liputan6.com/Johan Tallo
Ziarah Kubur Jelang Ramadan di Tanah Kusir. ©2022 Liputan6.com/Johan Tallo

Otosia.com, Jakarta Ziarah kubur menjadi salah satu hal yang sering dilakukan umat muslim Indonesia. Seringnya dilakukan dengan berdoa atau membersihkan makam, dan ternayata ziarah kubuh menjadi salah satu anjuran dalam Islam. Ada banyak keutamaan dalam ziarah kubuh, seperti meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT, karena mengingat kemanian saat berziarah.

Berdoa ketika ziarah kubur juga menjadi suatu hal yang cukup penting. Hal ini karena berdoa adalah salah satu tujuan dari ziarah kubur, di mana mendoakan mereka-mereka yang sudah meninggal dunia.

Terdapat beragam doa ziarah kubur yang bisa dipanjatkan. Bahkan terdapat urutan doa ziarah kubur yang lebih baik di amalkan. Mulai dari memberikan ucapan salam kepada ahli kubur, membaca al-Fatihah, Yasin, tahlil hingga memohonkan ampunan. Nabi Muhammad SAW rupanya pernah melarang ziarah kubur, namun larangan tersebut kemudian direvisi (mansukh). Sebagaimana sabda Rasulullah SAW yang menjadi salah satu dasar anjuran ziarah kubur,

كُنْتُ نَهَيْتُكُمْ عَنْ زِيَارَةِ الْقُبُورِ أَلَا فَزُورُوهَا، فَإِنَّهُ يُرِقُّ الْقَلْبَ، وَتُدْمِعُ الْعَيْنَ، وَتُذَكِّرُ الْآخِرَةَ، وَلَا تَقُولُوا هُجْرً

Artinya:

"Dahulu saya melarang kalian berziarah kubur, tapi (sekarang) berziarahlah kalian, sesungguhnya ziarah kubur dapat melunakkan hati, menitikkan (air) mata, mengingatkan pada akhirat, dan janganlah kalian berkata buruk (pada saat ziarah)." (HR. Hakim).

Berikut ini urutan doa ziarah kubur lengkap dengan latin dan artinya, serta adab-adabnya yang berhasil dirangkum dari berbagai sumber pada Kamis (6/10/2022).

Video Terpopuler saat Ini

Urutan Doa Ziarah Kubur Rasulullah SAW

Melansir dari NU Online, Imam Nawawi dalam kitabnya al-Adzkar menganjurkan bagi para penziarah untuk mengawali urutan doa ziarah kubur dengan mengucapkan salam kepada ahli kubur. Kemudian dilanjutkan dengan memperbanyak bacaan Al-Quran, dzikir dan mendoakan ahli kubur di daerah yang diziarahi serta semua umat Islam.

Sebagaimana yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW kepada umatnya ketika ziarah kubur untuk mengucapkan salam,

السَّلامُ عَلَيْكُمْ دَارَ قَوْمٍ مُؤْمِنينَ وَأتاكُمْ ما تُوعَدُونَ غَداً مُؤَجَّلُونَ وَإنَّا إنْ شاءَ اللَّهُ بِكُمْ لاحقُونَ

Assalâmu‘alaikum dâra qaumin mu’minîn wa atâkum mâ tû‘adûn ghadan mu’ajjalûn, wa innâ insyâ-Allâhu bikum lâhiqûn

Artinya:"Assalamu’alaikum, hai tempat bersemayam kaum mukmin. Telah datang kepada kalian janji Tuhan yang sempat ditangguhkan besok, dan kami insyaallah akan menyusul kalian."

Urutan Doa Ziarah Kubur

Melansir dari Liputan6.com, adapun urutan doa ziarah kubur yang bisa dibaca oleh umat Islam saat ke makam orangtua atau keluarga adalah sebagai berikut:

1. Membaca Salam

Assalamu’alaikum ahlad-diyaar minal mu’miniina wal muslimiin. yarhamulloohul mustaqdimiina minnaa wal musta’khiriin. wa inna insyaa alloohu bikum la-laahiquun. wa as alullooha lanaa walakumul ‘aafiyah

Artinya:"Semoga keselamatan tercurah kepada kalian, wahai penghuni kubur, dari (golongan) orang-orang beriman dan orang-orang Islam, semoga Allah merahmati orang-orang yang mendahului kami dan orang-orang yang datang belakangan. Kami insya Allah akan menyusul kalian, saya meminta keselamatan untuk kami dan kalian".

2. Membaca Istighfar 7x

Astaghfirullah Hal Adzim Alladzi La ilaha Illa Huwal Hayyul Qoyyumu Wa atubu Ilaihi

Artinya:"Aku mohon ampun kepada Allah yang Maha Agung, yang tiada Tuhan selain Dia Yang Maha Hidup lagi Maha Berdiri Sendiri, dan aku bertobat kepada-Nya."

3. Membaca Surat Al-Fatihah 3x

Bismillahir rahmanir rahim Alhamdulillahi rabbil ‘alamin Ar Rahmaanirrahiim Maaliki yaumiddiin Iyyaaka na’budu wa iyyaaka nasta’iin Ihdinash-shirraatal musthaqiim Shiraathal ladziina an’amta ‘alaihim ghairil maghduubi ‘alaihim waladh-dhaalliin

Artinya:"Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang Segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam Yang Maha Pengasih, Lagi Maha Penyayang Pemilik hari pembalasan Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan Tunjukilah kami jalan yang lurus (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepadanya; bukan (jalan) mereka yang dimurkai, dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat."

4. Membaca Surat Al-Falaq 3x

Bismillahir rahmanir rahim qul a'ụżu birabbil-falaq min syarri mā khalaq wa min syarri gāsiqin iżā waqab wa min syarrin-naffāṡāti fil-'uqad wa min syarri ḥāsidin iżā ḥasad

Artinya:"Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Katakanlah, Aku berlindung kepada Tuhan yang menguasai subuh (fajar), dari kejahatan (makhluk yang) Dia ciptakan, dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita, dan dari kejahatan (perempuan-perempuan) penyihir yang meniup pada buhul-buhul (talinya), dan dari kejahatan orang yang dengki apabila dia dengki."

5. Membaca Surat An-Nas 3x

Bismillahir rahmanir rahim Qul a'uzu birabbin naas Malikin naas Ilaahin naas Min sharril was waasil khannaas Al lazii yuwas wisu fii suduurin naas Minal jinnati wan naas

Artinya:"Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Katakanlah, Aku berlindung kepada Tuhannya manusia, Raja manusia, sembahan manusia, dari kejahatan (bisikan) setan yang bersembunyi, yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia, dari (golongan) jin dan manusia."

6. Membaca Surat Al-Ikhlas 3x

Bismillahir rahmanir rahim qul huwallāhu aḥad allāhuṣ-ṣamad lam yalid wa lam yụlad wa lam yakul lahụ kufuwan aḥad

Artinya:"Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Katakanlah, Dialah Allah, Yang Maha Esa, Allah tempat meminta segala sesuatu, (Allah) tidak beranak dan tidak pula diperanakkan, dan tidak ada sesuatu yang setara dengan Dia."

7. Membaca Ayat Kursi 3x

Allāhu lā ilāha illā huw, al-ḥayyul-qayyụm, lā ta`khużuhụ sinatuw wa lā na`ụm, lahụ mā fis-samāwāti wa mā fil-arḍ, man żallażī yasyfa'u 'indahū illā bi`iżnih, ya'lamu mā baina aidīhim wa mā khalfahum, wa lā yuḥīṭụna bisyai`im min 'ilmihī illā bimā syā`, wasi'a kursiyyuhus-samāwāti wal-arḍ, wa lā ya`ụduhụ ḥifẓuhumā, wa huwal-'aliyyul-'aẓīm

Artinya:"Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa'at di sisi Allah tanpa izin-Nya? Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar."

8. Membaca Doa Ziarah Kubur

Allahummaghfìrlahu war hamhu wa 'aafìhìì wa'fu anhu, wa akrìm nuzuulahu wawassì' madholahu, waghsìlhu bìl maa'ì watssaljì walbaradì, wa naqqìhì, mìnaddzzunubì wal khathaya kamaa yunaqqatssaubul abyadhu mìnad danasì

Wabdìlhu daaran khaìran mìn daarìhì wa zaujan khaìran mìn zaujìhì. Wa adkhìlhul jannata wa aìdzhu mìn adzabìl qabrì wa mìn adzabìnnaarì wafsah lahu fì qabrìhì wa nawwìr lahu fìhì

Artinya:"Ya Allah, berilah ampunan dan rahmat kepadanya. Berikanlah keselamatan dan berikanlah maaf kepadanya. Berikanlah kehormatan untuknya, luaskanlah tempat masuknya. Mandikanlah dia dengan air, es, dan embun. Bersihkanlah dia dari kesalahan sebagaimana Engkau bersihkan baju yang putih dari kotoran.

Gantikanlah untuknya rumah yang lebih baik dari rumahnya, isteri yang lebih baik dari isterinya. Masukkanlah dia ke dalam surga, berikanlah perlindungan kepadanya dari azab kubur dan azab neraka. Lapangkanlah baginya dalam kuburnya dan terangilah dia di dalamnya."

Adab Ziarah Kubur Sesuai Sunnah

Setelah mengetahui urutan doa ziarah kubur Rasulullah SAW dan urutan doa ziarah kubur lainnya, ada baiknya juga memahami adab-adabnya. Menurut pada ulama, hukum ziarah kubur adalah sunnah. Terdapat beberapa adab yang perlu dilakukan oleh umat Islam saat melakukan ziarah kubur.

Berikut adab ziarah kubur sesuai sunnah, di antaranya adalah:

1. Membaca salam saat masuk area pemakaman

2. Mengenakan pakaian yang baik dan sopan

3. Dianjurkan untuk tidak duduk di atas kuburan

4. Sangat dianjurkan untuk tidak berbicara kotor selama berada di kuburan

5. Dianjurkan untuk tidak memakai sandal di kuburan

Boleh menangis asal tidak berlebihan

Penulis: Tantiya Nimas Nuraini

Sumber: Merdeka.com

https://www.newshub.id/interactive2/3791

 

Lanjutkan Membaca ↓
Berita Terkini Selengkapnya