Doa Setelah Adzan Lengkap dengan Artinya, Sangat Dianjurkan Dibaca

Oleh Ahmad Muzaki pada 23 Sep 2022, 21:09 WIB
Diperbarui 23 Sep 2022, 21:09 WIB
ilustrasi adzan. plus.kapanlagi.com
ilustrasi adzan. plus.kapanlagi.com

Otosia.com, Jakarta Salah satu amalan baik yang dianjurkan Rasulullah SAW adalah doa setelah adzan. Setiap muslim dianjurkan untuk menghafalnya serta membacanya setelah adzan dikumandangkan.

Adzan adalah tanda bahwa waktu untuk melaksanakan salat telah tiba. Dan, dengan adzanlah umat Islam dipanggil untuk segera melaksanakan salat sesuai waktunya. Saat mendengar adzan dikumandangkan, Anda sebagai umat muslim yang taat sebaiknya segera bersiap-siap untuk salat.

Salah satu adab yang perlu diketahui dan dijalankan saat adzan selesai dikumandangkan adalah dengan membaca doa setelah adzan. Islam telah memiliki bacaan doa setelah adzan yang bisa Anda lafalkan. Selain menbaca doa setelah adzan, Anda juga bisa bersholawat, dan sebaiknya menghentikan segala aktivitas duniawi yang sedang dikerjakan.

Dilansir dari laman liputan6, berikut ini adalah bacaan doa setelah adzan serta terjemahannya yang dapat Anda hafalkan dan lafakan.

Video Paling Dicari saat Ini

Ini Bacaan Doa Setelah Adzan

Adzan yang Anda dengar, baik yang dikumandangkan di televisi, radio, maupun secara langsung, bisa Anda akhiri dengan bacaan doa setelah adzan. Bacaan doa setelah adzan ini seperti yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW, dan merupakan amalan sunnah untuk dilakukan.

Berikut bacaan doa sesudah adzan tersebut;

Allaahumma robba haadzihid da'watit taammah, washsholaatil qoo-imah, aati muhammadanil washiilata wal fadhiilah, wasysyarofa, wad darajatal 'aaliyatar rofii'ah, wab'atshu maqoomam mahmuudanil ladzii wa'adtah, innaka laa tukhliful mii'aadz.

Artinya: “Ya Allah, Tuhan yang mempunyai seruan yang sempurna dan sholat yang ditegakkan ini, berikanlah dengan limpah karunia-Mu kepada Nabi Muhammad kedudukan dan keutamaan (paling tinggi) dan limpahkanlah kepadanya tempat yang terpuji yang telah engkau janjikan.”

Hadist Mengenai Cara Menjawab Adzan

Saat mendengar lantunan adzan, disunahkan untuk menjawabnya. Rasulullah SAW pun telah mengajarkannya dengan jelas sebagaimana tertuang dalam hadist berikut ini;

“Jika kalian mendengar muadzin, maka ucapkanlah seperti apa yang diucapkan oleh muadzin. Kemudian bershalawatlah untukku. Karena siapa yang bershalawat kepadaku sekali, maka Allah akan bershalawat padanya (memberi ampunan padanya) sebanyak sepuluh kali. Kemudian mintalah wasilah pada Allah untukku. Karena wasilah itu adalah tempat di surga yang hanya diperuntukkan bagi hamba Allah, aku berharap akulah yang mendapatkannya. Siapa yang meminta untukku wasilah seperti itu, dialah yang berhak mendapatkan syafa’atku.” (HR. Muslim no. 384).

Terdapat juga hadis lain yang menganjurkan umat muslim untuk menjawab adzan, yakni;

Dari Abu Basyr, ia berkata: "Aku mendengar Abu al-Malih bercerita dari Abdullah bin ‘Utbah, dari Ummu Habibah radhiyallahu ‘anha bahwa sesungguhnya Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam ketika mendengar muadzin (mengumandangkan adzan), Nabi berucap sebagaimana ucapan muadzin hingga ia diam (berhenti)." (Hadits hasan riwayat Imam Ibnu Khuzaimah, Imam al-Hakim, Imam al-Nasai, Imam Ahmad, dan Imam Abu Ya’la).

Dari hadist-hadist di atas, sudah jelas bahwa sunnah hukumnya untuk menjawab seruan adzan. Cara menjawab adzan tersebut adalah dengan melafalkan ucapan serupa. Tapi, untuk lafal "hayya ala assholat dan hayya ala alfalaah" dibalas dengan ‘la haula walla quwwata illa billah”. Hal ini sesuai dengan hadist berikut;

Dari Abu Rafi’ radhiyallahu ‘anhu, "Sesungguhnya Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam ketika mendengar muadzin mengumandangkan adzan beliau berucap seperti yang diucapkan muadzin. Ketika muadzin berucap: Hayya ‘alash shalah, hayya ‘alal falah, Nabi mengucapkan: Laa haula wa laa quwwata illaa billahi” (tiada daya dan kekuatan kecuali dengan izin Allah)." (HR Imam Ahmad bin Hanbal).

Adab Saat Mendengar Adzan

Bagi seorang muslim, ada juga adab yang dianjurkan saat suara adzan mulai terdengar. Adab saat mendengar adzan ini penting untuk diperhatikan dan dijalankan. Selain membaca doa setelah adzan, berikut beberapa adab lain yang patut Anda ketahui;

1. Hentikan Aktivitas Sementara

Saat seruan adzam mulai berkumandang, para umat Islam dianjurkan untuk berhenti berbicara dan beraktivitas. Hal ini karena adzan merupakan panggilan dari Allah SWT yang harus dihormati dan didengarkan dengan seksama.

2. Melantunkan Sholawat

Sesuai dengan hadist yang telah disebutkan di atas, disunahkan bagi para umat Islam untuk bersalawat ketika mendengar kumandang adzan. Ini sesuai dengan hadis di mana Rasulullah SAW bersabda; "Barangsiapa yang berucap ketika mendengar adzan: ‘Asyhadu alla ilaha illallaah wahdahu laa syariika lah, radliitu billaahi rabba wa bil-islaami diina wa bi-muhammadin nabiyya’ (Aku bersaksi tidak ada tuhan kecuali Allah yang Maha Esa dan tidak ada sekutu bagi-Nya. Aku ridha dengan Allah sebagai Tuhan, Islam sebagai agama, dan Muhammad sebagai nabi), maka diampuni (dosanya)." (HR Imam al-Hakim, Imam Ibnu Majah, dan Imam Ibnu Abi Syaibah).

3. Panjatkan Doa Sesuai Keinginan

Tahukah Anda, waktu antara adzan dan iqamah adalah waktu yang sangat mustajab untuk berdoa? Hal ini sesuai dengan hadis yang berbunyi; “Doa antara adzan dan iqamah tidak ditolak.” (HR. Abu Dawud). Untuk itu, sangat baik bagi Anda memanjatkan doa di antara waktu adzan dan iqamah karena dapat segera diijabah oleh Allah SWT.

4. Segerakan Salat

Setelah adzan dikumandangkan, ada baiknya untuk segera melaksanakan salat. Sebab pada dasarnya adzan adalah panggilan salat yang sudah sepantasnya untuk segera melaksanakan usai dikumandangkan.

Penulis: Edelweis Lararenjana

Sumber: Merdeka.com

https://www.newshub.id/interactive2/3791

 

Lanjutkan Membaca ↓
Berita Terkini Selengkapnya