Yang Suka Menumpuk Barang di Jok Motor, Perhatikan Imbauan dari Kemenhub Berikut

Kalau terpaksa bawa barang di jok motor, usahakan supaya tidak sampai melebihi spion. Begini aturannya.

Jum'at, 12 Januari 2018 16:45
Pengendara Motor (foto: Blog Jafrum)
Editor : Fajar Ardiansyah

Otosia.com - Sepeda motor sejatinya merupakan kendaraan yang hanya diperuntukkan bagi dua orang saja, bagi pengendara dan yang dibonceng. Setidaknya sampai ada motor dengan format bebek matic, hanya diperuntukkan bagi barang-barang dengan jumlah terbatas dibawa di bagian depan dari motor, namun tidak dengan di bagian jok motor.

Hal tersebut memang sengaja dilakukan karena jika membawa barang dengan jumlah besar akan lebih direkomendasikan menggunakan motor yang memiliki bak di belakang seperti Tossa misalnya. Hal tersebut berkaitan dengan posting dan imbauan dari Kemenhub lewat akun instagram mereka yang diposting pada 7 Januari 2018 yang lalu.

Lewat akun instagram tersebut dituliskan bahwa membawa benda banyak hingga bertumpuk-tumpuk sangatlah tidak direkomendasikan. Karena bisa membebani kendaraan dan sopirnya, juga membuat kaca spion dari motor tak terlihat. Dalam pelaksanaannya barang yang dibawa tidaklah boleh melebihi bobot dari pengendaranya sendiri.

Selain itu aturan pada Pasal 10 Ayat 4 pada PP No 74 Tahun 2014 Tentang Angkutan Jalan juga secara spesifik menyebutkan bahwa barang yang dibawa tak boleh memiliki ketinggian melebihi dari setang kemudi. Kalau seperti ini, tukang jualan kerupuk yang bisa menggunung itu berarti juga dilarang ya?

JANGAN KELEWATAN BERITA LAINNYA, OTOLOVERS!

(kpl/fjr)
TAGS :
KOMENTAR

BERITA TERKAIT





Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami