Yamaha Dorong Anak Sekolah Antusias Belajar Safety Riding

Sepeda motor menjadi salah satu kendaraan yang diidam-idamkan anak usia Sekolah Menengah Umum (SMU).

Kamis, 27 Juli 2017 22:15
Foto: Yamaha
Editor : Fitradian Dhimas
Reporter : Nazarudin Ray

Otosia.com - Sepeda motor menjadi salah satu kendaraan yang diidam-idamkan anak usia Sekolah Menengah Umum (SMU). Tidak heran jika di jalan sering ditemui pelajar SMU menggunakan sepeda motor, baik untuk ke sekolah atau keperluan lain.

Selain menyukai sepeda motor, kini anak-anak SMU juga antusias mencari tahu dan mencoba memahami cara berkendara roda dua yang benar atau safety riding.berkendara jadi hobi yang sangat menarik untuk mereka.

Maklum saja, seusuia mereka senang bisa tahu hal-hal baru yang sebelumnya tidak dipahami dengan benar. Yamaha masuk kes sekolah-sekolah untuk membantu mereka memahami cara naik motor yang aman dan nyaman lewat kegiatan safety riding.

Seperti pada 24 – 29 Juli 2017 ini Yamaha menggelar event Yamaha Goes to School di lima SMU di Jakarta yaitu SMA Negeri 10, SMA Negeri 4, SMA Negeri 35, SMA Negeri 2, SMK Diponegoro.

"Pihak sekolah sangat mendukung kegiatan yang dilakukan Yamaha ini karena berhubungan dengan kesiapan anak-anak khususnya yang naik motor untuk pandai dan sopan santun di jalan. Di sekolah kami ini yang tidak punya SIM tidak boleh bawa motor ke sekolah. Sekolah peduli terhadap keselamatan dan tertib berkendara. Dari Yamaha ini bagus, tidak hanya teori tapi ada prakteknya juga," ujar Dayat, Wakil Kepala Sekolah bagian Kurikulum SMA Negeri 35 Jakarta.

Untuk praktik safety riding Yamaha beberapa motor yang cukup populer di kalangan anak muda, seperti Aerox 155, Fino Grande, All New Soul GT, dan Mio M3.

Belajar safety riding sambil berkompetisi ini rupanya menarik minat anak-anak sekolah. Mereka sangat antusias mengikuti edukasi teori dan praktek. Terlihat dari suasana yang gembira selama berlangsung dari pagi sampai siang hari.

Dari tiap sekolah akan diambil 10 peserta terbaik untuk mengikuti final regional yang berlanjut ke final nasional. Yamaha pun menyediakan hadiah menarik untuk mereka.

"Saya tertarik belajar safety riding, kebetulan mau bikin SIM (Surat Izin Mengemudi). Dari belajar ini saya jadi tahu ternyata naik motor harus tahu tekniknya, gak asal naik motor. Event seperti ini bagus, mengenalkan teknik safety riding seperti cara pakai helm, posisi berkendara dan lainnya. Saya pasti akan menerapkannya. Jadi tambah semangat, terimakasih Yamaha untuk edukasinya," papar Alfiona Dernanti, siswi kelas 12 SMAN 35 Jakarta.

"Belajar teori dan praktiknya saya suka. Jadi tahu cara duduk yang seimbang, pegang stang yang benar, riding position, pakai safety gear. Bantu banget informasi ini untuk meningkatkan kesadaran diri saat naik motor berkendara yang safety dan menghindari kecelakaan. Terimakasih Yamaha Semakin di Depan," timpal Helmi Afarel, siswa kelas 12 SMAN 35 Jakarta.

Dalam rangkaian event Yamaha Goes to School di bulan Juli ini para instruktur Yamaha Riding Academy (YRA) mengajarkan teknik-teknik dasar berkendara seperti pengenalan, cara penggunaan saftey gear, riding position, seperti cara duduk, fokus pandangan, danteknik berbelok.

"Dalam praktiknya peserta dilatih berbagai teknik berkendara yang sekaligus mendapatkan penilaian. Misalnya di bagian yang kami sebut pos keseimbangan dilihat kestabilan peserta mengendalikan motor, tidak disarankan menggunakan rem depan karena berpengaruh pada keseimbangan. Kaki tidak boleh turun menginjak tanah, unit motor tidak boleh keluar dari area trek yang ditentukan," jelas Weki Ardi, instruktur YRA area Jakarta.

"Ada lagi di pos chidori yang dinilai body moving, cara berbelok, fokus konsentrasi berkendara. Unit motor tidak boleh kena pembatas pilon dan tidak boleh keluar jalur trek. Kaki tidak boleh turun ke tanah," papar Weki.

BERITA MENARIK LAINNYA

(kpl/nzr/fdk)
TAGS :
Join Otosia.com
KOMENTAR

BERITA TERKAIT





Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami