Wuling SUV Jadi Penyebab Pensiunnya Chevrolet Captiva?

Chevrolet Captiva telah dihentikan penjualannya di Indonesia sejak November 2018 dan rumornya, posisi mobil ini akan digantikan oleh Wuling SUV.

Senin, 26 November 2018 22:15
Chevrolet Captiva (bestautocarmag.com)
Editor : Cornelius Candra

Otosia.com - Salah satu segmen di pasar mobil Indonesia saat ini adalah mobil SUV. Buktinya, berbagai pabrikan telah merilis mobil baru atau sekadar penyegaran untuk produk mereka yang bertarung di sektor tersebut. Namun, Chevrolet Indonesia justru mengakhiri penjualan SUV andalannya, Chevrolet Captiva pada November 2018 ini.

Chevrolet Captiva diakui resmi pensiun dari industri otomotif November 2018. Kalau kita tengok situs resmi perusahaan, nama Captiva dihapus dari deretan produk. Bagaimana mereka mengisi kesosongan mobil SUV ini? Yuniadi menilai, dua produk lainnya masih bisa diandalkan.

"Captiva memang sudah tidak lagi ada di dalam portofolio kami. Namun kami tetap memperkuat segmen SUV dengan dua model, Chevrolet Trax dan Chevrolet Trailblazer. Seperti yang kita lihat, SUV semakin diminati dan segmen ini terlihat tetap berkembang," jelas Yuniadi Haksono, Communications & External Affairs Director PT General Motors Indonesia saat dihubungi OTO.com (26/11).

Mengacu pada data Gaikindo, penjualan Captiva tahun ini terpuruk. Penjualan dari pabrik ke diler selama 10 bulan, Captiva hanya tersalurkan 71 unit. Kalau dibedah lagi, varian 2.4 AT bensin terjual dua unit. Sementara tipe 2.0 AT mesin diesel dilego 69 unit. Melihat kondisi pasar seperti ini, mau tak mau General Motors Indonesia stop impor Captiva dari Korea Selatan.

Chevrolet Captiva berbasis Wuling Baojun 530 (Wuling SUV) di Amerika Selatan

Sementara untuk suku cadang Captiva, pabrikan menjanjikan tetap memberi layanan buat konsumen. "Mengenai aftersales, tidak ada masalah. Seperti halnya pada tipe-tipe lain yang sudah phase out (pensiun). Kami tetap menjamin keberadaan suku cadang dan layanan purnajual lainnya," imbuh Yuniadi.

Nah, kalau kita amati lagi, ketika Chevrolet 'mematikan' Captiva, seolah memberi isyarat atau jalan buat Wuling untuk mengisi segmen ini. Soalnya tahun depan Wuling dipastikan membawa Baojun 530 (nama konsep di Indonesia: Wuling SUV), mungkin dengan nama lain yang lebih mentereng, seperti sudaranya. Dan apakah Captiva di Indonesia bisa menggunakan platform yang sama?

Bisa ya, bisa juga tidak. Ambil contoh di pasar Amerika Selatan. GM menawarkan Captiva baru, yang diambil (rebadge) dari Baojun 530. Di pasar Kolombia, Captiva menggendong mesin 1,5 liter turbo. Unit didatangkan dari Cina. Namun GM Indonesia enggan menanggapi hal ini. "Untuk pertanyaan ini, saya tidak dalam posisi untuk berkomentar. Di Indonesia, GM dan Wuling adalah dua entitas yang berbeda. Kami hanya membawahi merek Chevrolet saja," tukasnya.

Perlu diketahui, SAIC-GM-Wuling Automobile adalah perusahaan otomotif asal China yang menjadi induk Wuling Motors Indonesia saat ini dan General Motors memegan saham pabrikan tersebut sebesar 34%. Dengan kondisi tersebut, ada kemungkinan bahwa mereka berkolaborasi untuk memasarkan produk serupa di Indonesia, terlebih dengan ketertarikan Chevrolet Indonesia pada perkembangan mobil SUV.

BACA INI JUGA DONG OTOLOVERS

(kpl/crn)
TAGS :
KOMENTAR

BERITA TERKAIT





Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami