Wajib Tahu, Ini Beda Oli Sintetis dan Non Sintetis

Dua jenis oli, sintetis dan non sintetis yang beredar di pasaran, memiliki spesifikasi yang berbeda. Pahami perbedaan keduanya terlebih dahulu sebelum memilihnya.

Jum'at, 11 Oktober 2019 09:15
Wajib Tahu, Ini Beda Oli Sintetis dan Non Sintetis Mengganti oli mobil (ilustrasi/cbc.ca)

Editor : Dini Arining Tyas

Otosia.com - Memilih oli untuk kendaraan kesayangan tak bisa sembarangan. Para pemilik kendaraan perlu tahu, bahwa oli memiliki jenis, yakni sintetis dan non sintetis. Keduanya memiliki spesifikasi yang berbeda dan memiliki pengaruh untuk performa kendaraan.

Mengutip laman Hyundai Indonesia, oli sintetis tidak terbuat dari mineral minyak bumi. namun terbuat dari senyawa kimia artificial atau buatan.

Oli sintetis dibuat dari komponen yang berasal dari minyak bumi dan diproses serta dimodifikasi secara kimiawi. Jadi pelumas model ini tidak terbuat dari minyak mentah yang ditambang dari perut bumi.

Kelebihan oli sintetis yang didapat karena proses kimiawi-nya ialah unggul secara struktur kimia dibandingkan oli yang berbahan dasar mineral. Hal ini terjadi dikarenakan proses produksi oli sintetis yang jauh lebih kompleks dan rumit.

Karena pembuatannya yang rumit, harga oli sintetis jauh lebih mahal dibanding oli dengan berbahan dasar mineral. Biasanya oli sintetis memiliki nilai SAE atau viskositas yang rendah alias lebih encer.

Oli jenis ini juga sering dianggap kurang cocok untuk kendaraan yang masih menggunakan mesin teknologi lama.

1 dari 1 Halaman

Oli Non-Sintetis

Oli Non-Sintetis

Khusus oli non-sintetis atau disebut dengan oli mineral merupakan oli yang terdiri dari base oil atau minyak bumi mentah. Karena itu, jarak pemakaiannya lebih pendek dibandingkan oli sintetis.

Sebagai contoh, oli mineral sendiri mempunyai jarak tempuh secara tertulis 3.000 km, namun biasa digunakan oleh konsumen hingga 5.000 km. Tak hanya itu, jenis ini juga dinilai memiliki banyak kekurangan jika dibandingkan dengan oli sintetik.

Kekurangan oli mineral antara lain cepat panas, mudah teroksidasi, cepat menguap, serta memiliki struktur molekul yang tidak rata sehingga dapat mempengaruhi kinerja mesin.

Jika Anda bingung untuk memilih yang mana oli terbaik untuk mobil Anda, sebaiknya ikuti saja rekomendasi dari pabrikan mobilnya.

Sumber: Liputan6.com

(kpl/tys)

Join Otosia.com
KOMENTAR

Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami