Volkswagen Tuai Hujatan, Iklan Golf MK 8 Dibilang Rasis

Iklan Volkswagen Golf MK 8 dinilai rasis. Volkswagen pun meminta maaf dan berjanji tak mengulanginya.

Jum'at, 12 Juni 2020 21:15
Volkswagen Tuai Hujatan, Iklan Golf MK 8 Dibilang Rasis VW Golf MK 8 (Autoevolution)

Editor : Dini Arining Tyas

Otosia.com - Volkswagen kembali tersandung masalah. Setelah beberapa waktu lalu tentang dieselgate, kini iklan Volkswagen Golf MK 8 yang dinilai rasis.

Iklan tersebut menjadi viral karena rasis, pada 19 Mei 2020 setelah diunggah ke Instagram Stories dan Facebook resmi VW. Iklan itu pun lantas panen hujatan dari netizen.

Pada iklan itu, tampak seseorang berkulit hitam bergaya marionette di depan kafe Le Petit Colonyang mendekati mobil VW Golf MK 8 didorong oleh sebuah tangan putih besar. Tangan itu dianggap membaut tanda White Power.

 

 

1 dari 3 Halaman

Permintaan Maaf VW

Autoevolution.com

Dilansir dari Autoevolution, VW awalnya mengeluarkan respon bahwa pihaknya tak mengerti dari mana kritik itu berasal. Lalu VW mengeluarkan permintaan maaf resmi, bahwa iklan itu rasis dan mereka akan melakukan investigasi.

VW pun menjelaskan tentang iklan tersebut. Dalam konteksnya, iklan itu merupakan bagian dari seri yang lebih panjang yang menceritakan kisah cinta antara seorang wanita kulit putih dan pria kulit hitam. VW Golf MK 8 menjadi bagian dari cerita itu.

Menurut pabrikan, lebih dari 200 orang di berbagai departemen menonton iklan itu sebelum ditayangkan. Tak satu pun dari mereka yang menganggap rasis.

2 dari 3 Halaman

Autoevolution.com

Sementara itu, kesimpulan dari investigasi adalah bahwa walaupun iklan itu memang rasis, iklan itu tidak berasal dari niat rasis. Tapi karena kurang adanya koordinasi yang tepat.

Petinggi VW pun berjanji tidak akan pernah lagi mengulangi hal seperti itu. VW mengatakan akan meningkatkan proses persetujuan konten pemasaran baru, memastikan keragaman di tim mereka, meningkatkan pelatihan etika dan budaya, dan membuat organisasi media sosial baru untuk meningkatkan respons dan kontrol.

"Atas nama Dewan Manajemen, saya ingin meminta maaf secara resmi karena menyinggung orang-orang karena kurangnya sensitivitas antar budaya. Ini adalah pelanggaran nilai-nilai Volkswagen," kata Anggota Dewan Grup VW, Hiltrud D Werner.

 

3 dari 3 Halaman

(kpl/tys)

TAGS :
KOMENTAR

Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami