Viral Video Angkot Berhasil Terjang Banjir, Pakai Isuzu Panther

Sebuah video menunjukkan angkot yang dengan santainya menerobos genangan banjir yang cukup tinggi hingga viral di media sosial.

Jum'at, 03 Januari 2020 10:15
Viral Video Angkot Berhasil Terjang Banjir, Pakai Isuzu Panther Angkot Isuzu Panther terjang banjir di Bekasi (Twitter/rahmanalmuzakii)

Editor : Dini Arining Tyas

Otosia.com - Vdieo yang diunggah oleh akun Twitter @rahmanalmuzakii ramai dipebincangkan publik. Video itu menunjukkan sebuah angkot merahyang berhasil menerjang genangan air di jalan, saat banjir Jakarta dan wilayah sekitarnya yang terjadi sejak Rabu (1/1/2020).

Menariknya pada video itu terlihat banyak warga yang menyambut meriah keberhasilan angkot menerjang banjir. "Isuzu Panther, perjalananmu menuju sukses...," tulis akun tersebut dengan menambahkan tagar #banjir2020 #BanjirJakarta2020.

1 dari 5 Halaman

Sementara itu, menurut akun Facebook Niko Purnama S, peristiwa itu terjadi di Jati Asih Bekasi. Isuzu Panther yang diubah menjadi angkot itu adalah angkot K02 dengan trayek Pondok Gede-Bekasi.

"Mantab Angkot K02 PD.gede-Bekasi menerjang Derasnya Arus Banjir peru.Nasio dan Perum.Graha JatiAsih. Iklan Gratis," tulis akun tersebut.

2 dari 5 Halaman

Sekilas, Isuzu Panther yang dipakai jadi angkot itu adalah Panther versi kotak dengan mesin diesel 2.500cc. Ketangguhan angkot itu pun mendapat banyak respon beragam dari netizen.

"Akhirnya urang tau, kenapa babeh pilih mobil Isuzu panther yang tua dibanding mobil muda :(( Maaf pah, anakmu kurang paham beginian :((," komentar akun Twitter @gakpacaran.

"Ini bukan cuma mobilnya yg keren, faktor driver nya juga berperan penting. Lepas gas sebentar langsung anyut nih mbl," kata akun Twitter @Nokia7200.

"Selain soal mesin, ini juga soal mentalitas. Mentalitas sopir angkot sdh pasti beda dgn mentalitas sopir Fortuner (misalnya) yg harus mikir-2 lagi kalo suruh lewatin banjir segitu ..." komentar akun Twitter @greypunch.

3 dari 5 Halaman

 

4 dari 5 Halaman

Tips Terobos Banjir

Saat ini sudah masuk musim penghujan yang ditandai curah hujan yang tinggi di sejumlah daerah di Indonesia. Saat musim hujan tidak sedikit jalan-jalan yang dipenuhi genangan air, sehingga pengendara harus ekstra waspada.

Banyaknya genangan air dan musibah banjir kini tidak lagi monopoli kota Jakarta. Beberapa kota besar di Indonesia juga mengalami problem yang sama jika musim penghujan datang. Tumpahan air dari langit yang kerap membuat jalan-jalan terendam air akibat drainase yang buruk.

Pada akhirnya genangan air menjadi momok yang menakutkan bagi pengendara setiap kali musim hujan datang, termasuk kemacetan akibat sejumlah ruas jalan terendam banjir. Banyak diantaranya pula yang terpaksa menerobos kubangan air karena alasan diburu waktu dan sebagainya.

Meski demikian hendaknya pengendara tetap waspada karena kerugian kendaraan akibat banjir cukup menguras isi kantong.

Nah, menghadapi musim hujan, Mitsubishi Indonesia turut memberikan kiat-kiat. Yang mesti dipahami pengemudi sebelum memacu mobilnya ke dalam air adalah karakter dan kondisi mobil, serta seberapa dalam kira-kira genangan air yang ada di depan.

Biasanya yang takut menghadapi genangan air dan banjir adalah mobil-mobil seperti sedan atau city car karena tidak memiliki ground clearance yang cukup tinggi. Beda dengan SUV yang memang desain mobilnya memiliki ground clearance tinggi.

Mobil-mobil Mitsubishi Motors seperti Pajero Sport sebenarnya sudah memiliki ground clearance yang cukup memadai.

Tapi tetap saja, sebaiknya jika ada genangan air yang cukup tinggi lebih baik Anda mencari jalan lain. Namun jika tidak ada jalan lain, maka Anda harus memastikan filter udara tidak kemasukan air yang diakibatkan oleh gelombang atau riak air.

Kalau sampai filter udara terendam itu bisa menyebabkan water hammer. Water hammer adalah kondisi air masuk ke ruang pembakaran dan tentunya bisa merusak mesin.

Selain itu, pastikan Anda melaju dengan kecepatan rendah dan gunakan gigi rendah pada transmisi manual dan 'pada transmisi otomatis saat menerabas banjir. Hindari juga posisi setengah kopling ataupun mengocok gas dalam genangan karena berpotensi menimbulkan gelombang atau riak air.

Jika ternyata ketinggian air melebihi batas aman dan menyebabkan mobil Anda mogok, maka jangan pernah untuk mencoba menyalakan mesin mobil lagi. Karena dikhawatirkan akan menyebabkan kerusakan yang lebih parah.

Kemudian jika berhasil melewati genangan air tersebut, segera periksa kondisi rem apakah tetap optimal dengan metode sederhana. Jalankan kendaraan dengan kecepatan rendah, sekitar 5 km/jam, injak pedal rem berkali-kali untuk memastikan kondisinya prima.

Usai melintasi banjir bukan berarti masalah selesai, segerakan periksa kendaraan Anda baik di bengkel resmi.

5 dari 5 Halaman

Batas Aman Terobos Banjir

Batas Aman Terobos Banjir

Seringkali kita dituntut untuk mengambil risiko dengan menerobos banjir saat genangan air menutup jalan. Padahal hal itu berbahaya.

Bisa jadi menerobos banjir menyebabkan kendaraan mogok atau rusak. Tentu hal itu akan berimbas pada keuangan, karena memperbaiki kendaraan membutuhkan biaya yang tak sedikit.

Maka itu, saat menerobos banjir ada baiknya untuk mempertimbangkan tinggi air. Service Manager Plaza Toyota Pramuka, Parman Suanda mengatakan, masyarakat juga bisa melihat batas aman banjir dari knalpot. Hal tersebut penting, karena pengemudi harus menjaga agar air tidak tersedot.

"(Knalpot) ngebuang saat digas, tapi ketika idle akan masuk air," kata Parman.

Sementara itu, Pereli nasional, Rifat Sungkar, mengatakan bahwa berniat menerobos banjir maka perhatikan filter udara. Komponen tersebut bisa menjadi titik maksimal mobil saat menerobos genangan air.

Jadi, jangan lihat patokan genangan air dari knalpot, tapi dari filter udara. Sebaliknya, jika air belum mencapai bibir filter,maka genangan aman untuk dilewati.

"Lihat (ketahui) filter udara ada di mana. Pastikan posisinya,karena itu ketinggian maksimal banjir yang bisa dilewati mobil," ucap Rifat beberapa waktu lalu.

(kpl/tys)

KOMENTAR

Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami