Viral Tilang Pertanda Polisi Tak Paham Moge, Kasat Patwal Beberkan Catatan Penting

Terkait penilangan moge dengan knalpot standar Kasat Patwal Ditlantas Polda Metro Jaya menjelaskan bahwa tindakan tersebut tetap bisa dilakukan petugas.

Jum'at, 11 Juni 2021 10:45
Viral Tilang Pertanda Polisi Tak Paham Moge, Kasat Patwal Beberkan Catatan Penting Ilustrasi motor besar (Otosia.com/Nazar Ray)

Editor : Nazarudin Ray

Otosia.com - Tilang terhadap sebuah Ducati Streetfighter yang memang secara pabrikan bersuara keras memunculkan anggapan bahwa petugas di lapangan kurang mengerti moge.

Tilang SIM itu sendiri kemudian dianulir, untuk dua dari total 14 motor, karena knalpot Ducati tersebut terbukti standar. Inilah yang kemudian memunculkan anggapan mengenai kekurangpahaman tersebut. Namun, anggapan itu kemudian disanggah.

"Anggota Satpatwal Ditlantas Polda Metro Jaya menggunakan kendaraan dinas operasional dengan spek cc besar, ada yang 900 cc, 1.200 cc, 1.600 cc, 1.800 cc. Jadi, kami sudah terbiasa mendengarkan secara visual motor yang menggunakan knalpot standar dan modifikasi," kata Kasat Patwal Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Argo Wiyono kepada Otosia.com, Selasa (10/6).

1 dari 3 Halaman

Yang juga perlu dipahami, kata AKBP Argo, walaupun knalpot standar, masih ada kemungkinan mesin dioprek atau dimodifikasi sehingga menimbulkan suara knalpot yang tidak standar.

"Jadi hal tersebut juga masih termasuk dalam Pasal 285 ayat 1 UU No 22 tahun 2009," ujarnya.

2 dari 3 Halaman

Pasal tersebut berbunyi bahwa setiap orang yang mengemudikan sepeda motor di jalan yang tidak memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan dipidana pidana kurungan paling lama satu bulan atau denda paling banyak Rp 250.000.

Persyaratan teknis dan laik jalan meliputi kaca spion, klakson, lampu utama, lampu rem, lampu penunjuk arah, alat pemantul cahaya, alat pengukur kecepatan, knalpot, dan kedalaman alur ban.

"Jadi walaupun knalpot standar kalau mesin dimodifikasi tidak sesuai spek pabrikan sehingga menimbulkan suara besar atau bising juga berpotensi menimbulkan polusi suara," ujarnya.

3 dari 3 Halaman

Polisi dalam hal ini bertugas menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran berlalu lintas.

"Kalau memang terjadi kesalahan, tentunya kami akan terus lakukan evaluasi maupun edukasi kepada seluruh petugas kami," tambahnya.

(kpl/nzr)

KOMENTAR

Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami