Viral Polisi Batal Tilang Pengendara Mobil karena Bukti CCTV, Begini Tanggapan Polda Metro Jaya

Polda Metro Jaya akan memanggil polisi viral yang batal menilang pengendara mobil karena bukti CCTV

Kamis, 11 Februari 2021 17:45
Viral Polisi Batal Tilang Pengendara Mobil karena Bukti CCTV, Begini Tanggapan Polda Metro Jaya Razia Operasi Zebra Jaya 2019. ©2019 Liputan6.com/Faizal Fanani

Editor : Ahmad Muzaki

Otosia.com - Beberapa waktu lalu viral sebuah video yang memerlihatkan polisi batal melakukan tilang terhadap pengendara mobil. Bukan tanpa alasan, pengendara mobil tersebut ternyata memiliki bukti CCTV terkait tuduhan pelanggaran yang dilakukan.

Awalnya pengendara tersebut dituduh telah melanggar marka dan memotong lajur dari tengah ke kiri. Atas pelanggaran tersebut, polisi berniat melakukan tilang.

Namun si pengendara mobil membantah telah melakukan pelanggaran. Ia pun mengaku punya bukti CCTV-nya dan alhasil polisi memintanya untuk meneruskan perjalanan.

"Selamat pagi Bapak, mohon izin Bapak melanggar marka, memotong, dari tengah memotong itu ke kiri. Mohon izin bisa lihat surat-suratnya," kata salah satu polantas tersebut.

"Saya enggak loh pak," jawab sang pengendara.

"Pak Dinar mohon izin, karena bapak melanggar, SIM atau STNK bapak yang mau ditilang," kata polantas.

"Saya enggak melanggar loh pak, saya lihat itu belum ada garis yang segitiga itu. Ini pak saya ada CCTV," jawab pengendara.

1 dari 2 Halaman

Setelah tahu di mobil ada CCTV, kemudian polisi tersebut pun tak jadi menilang dan langsung mempersilakan pengendara untuk melanjutkan perjalanannya. Pengendara tersebut baru saja mengantarkan anak dan istrinya itu.

Menanggapi hal itu, Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo mengatakan, kejadian tersebut terjadi pada September 2020 silam.

"Kalau kita lihat videonya, terjadi bulan September 2020, baru diviralkan di bulan Febuari, ada lima bulan setelah kejadian itu," kata Sambodo kepada wartawan.

2 dari 2 Halaman

Atas kejadian tersebut, Sambodo mengaku akan memanggil polantas dalam video viral itu. Diketahui polantas tersebut merupakan anggota Ditlantas Polda Metro Jaya yang berpangkat Brigadir.

"Kemudian kita coba panggil yang bersangkutan anggotanya, kita akan klarifikasi seperti apa kejadiannya. Nanti mudah-mudahan dengan ada klarifikasi tersebut, kita bisa mencapai titik temu, titik terang. Sebetulnya apa sih yang terjadi pada kejadian itu," tutupnya.

Penulis: Nur Habibie

Sumber: Merdeka.com

(kpl/ahm)

KOMENTAR

Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami