Cara Belajar Motor Kopling di Jalanan Macet

Saat menggunakan motor kopling di jalanan yang macet, bagi yang baru belajar biasanya mesin sering mati.

Selasa, 10 Oktober 2017 13:05
Ilustrasi Motor Kopling (Youtube)
Editor : Sidiq
Reporter : Rohimat

Otosia.com - Kini sepeda motor merupakan salah satu transportasi andalan masyarakat. Di kota-kota besar, kebanyakan orang lebih memilih sepeda motor untuk mobilisasi. Tak hanya itu, motor juga sudah menjadi menjadi gaya hidup, buktinya banyak klub motor didirikan oleh pecinta otomotif.

Nah, untuk gaya hidup ini biasanya orang lebih memilih motor yang pakai kopling. Bagi sebagian orang lebih terlihat 'lelaki banget'. Namun, bagi yang baru belajar sepeda motor, menggunakan motor kopling bukan perkara mudah. Butuh latihan khusus. Terlebih saat di jalan yang macet.

Saat menggunakan motor kopling di jalanan yang macet, bagi yang baru belajar biasanya mesin sering mati. Penyebabnya, karena tidak seimbang membuka kopling dan gas. Ketika mesin motor mati di jalanan macet tentunya membuat pengendara panik, karena pengendara lain sudah antre di belakang.

Ternyata agar motor kopling tidak mati saat macet ada triknya. Pertama yang harus diperharikan ada rpm (Revolutions Per Minute) di speedo meter, jangan sampai rpm nya terlalu rendah. Itulah yang bisa membuat mesin mati. Tapi kalau di speedo meter tidak ada rpm pakai feeling saja. Kalau motor dikira rpo nya terlalu rendah langsung tuas koplingnya ditekan.

Lihat tutorial selengkapnya dalam video di bawah ini:

 BERITA YANG TAK BOLEH DILEWATKAN LAINNYA!Ini Tips Naik Motor Bagi Perempuan BerhijabCatat! Ini Bahaya Taruh Ponsel di Bawah Jok Motor MatikSinyal Tangan Pengendara Sepeda Motor yang Wajib DihafalkanMau Touring Lintas Negara, Bikin SIM InternasionalCara yang Benar Bersihkan Rantai? Simak Video ini BroTrik Sederhana Atasi Endapan Karbon Pada Ujung Busi

(kpl/mat)
TAGS :
KOMENTAR

BERITA TERKAIT





Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami