Vaksin COVID-19, Angin Segar Bagi Industri Otomotif Indonesia

Diprediksi penjualan mobil akan naik setelah distribusi vaksin COVID-19.

Jum'at, 25 Desember 2020 19:15
Vaksin COVID-19, Angin Segar Bagi Industri Otomotif Indonesia IIMS 2019 (Istimewa)

Editor : Cornelius Candra

Otosia.com - Pihak pemerintah Indonesia telah mengumumkan bahwa vaksin COVID-19 akan dibagikan secar gratis pada 2021 mendatang. Tentu ini adalah suatu kabar baik di tengah pandemi yang tak kunjung mereda sejak awal 2020.

Hadirnya vaksin COVID-19 menjadi salah satu utama pemerintah untuk memutar kembali roda perekonomian yang sempat terhenti selama masa pandemi. Beberapa pabrikan pun berharap hal ini bisa memberi dampak positif bagi industri otomotif di 2021 mendatang.

"Kabar baik mengenai potensi vaksin COVID-19 dapat memberi stimulus positif bagi ekonomi secara umum di Indonesia. Jika vaksinasi dilakukan, masyarakat bisa kembali beraktivitas dengan aman sehingga roda ekonomi terus berputar. Hal tersebut tentu juga akan berdampak positif ke pasar otomotif Indonesia," terang Yusak Billy, Business Innovation and Sals & Marketing Director PT Honda Prospect Motor (HPM) saat dihubungi redaksi Otosia.

Hal serupa pun dilontarkan oleh Jodie O'Tania, Director of Communications BMW Group Indonesia. Ia menyebut bahwa hadirnya vaksin COVID-19 bisa menambah optimisme pasar untuk dapat kembali normal, meski tetap butuh waktu.

 

 

1 dari 1 Halaman

"Kalau vaksin COVID-19 bisa efektif dan akhirnya pandemi mereda, tentu akan ada dampak positif ke penjualan mobil di Indonesia," jelas Anton Jimmy Suwandi, Marketing Director PT Toyota Astra Motor (TAM) beberapa waktu lalu melalui pesan singkatnya.

Sebelumnya, Direktur Marketing PT Astra Daihatsu Motor (ADM), Amelia Tjandra pun memprediksi penjualan mobil di 2021 mendatang bisa menyentuh angka 700 ribu unit seiring didistribusikannya vaksin. Artinya, jumlah tersebut naik sekitar 200 ribu dari pencapaian tahun ini.

Memang, penjualan mobil pada masa pandemi COVID-19 cenderung lesu. Pencapaian pada tahun ini pun masih belum mencapai 75% dari 2019 kemarin.

Bahkan, tak sedikit pabrikan yang harus menunda peluncuran line-up teranyarnya lantaran prioritas beli masyarakat dialihkan. Tapi, sejak diberlakukannya PSBB Transisi pada pertengahan 2020, penjualan mobil mulai meningkat dan tren positif ini diharap bisa berlanjut di 2021.

(kpl/crn)

TAGS :
KOMENTAR

BERITA TERKAIT


Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami