Unyil Rusak Mobil Ambulans SAR Yogyakarta Lantaran Termakan Info Hoaks

Unyil mengaku termakan informasi hoaks di media sosial sehingga nekat mengadang ambulans yang melaju dan merusaknya.

Kamis, 15 Juli 2021 17:15
Unyil Rusak Mobil Ambulans SAR Yogyakarta Lantaran Termakan Info Hoaks Pengerusakan ambulans SAR DIY (Merdeka.com)

Editor : Dini Arining Tyas

Otosia.com - Mobil ambulans milik SAR Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dirusak di jalan Piyungan-Prambanan, Kabupaten Bantul, Selasa (13/7/2021) lalu. Akibat ulah pengerusakan tersebut, kaca bagian belakang mobil ambulans pun rusak.

Peristiwa tersebut langsung ditangani oleh polisi. Pelaku pengerusakan pun tertangkap tak lama kemudian. Diketahui, pelaku berinisial IZ alias Unyil (28) warga kecamatan Piyungan, Kabupaten Bantul. Unyil merusak ambulans tersebut lantaran termakan informasi hoaks di media sosial.

Kapolres Bantul, AKBP Ihsan menceritakan peristiwa bermula saat ambulans dengan pelat nomor K 8489 ZA melaju di Jalan Prambanan-Piyungan. Ambulans ini dikemudikan oleh AA, seorang relawan.

1 dari 3 Halaman

Saat itu, ambulans tengah membawa pasien suspek Covid-19. Di sekitaran Polsek Piyungan, tiba-tiba ambulans disalip oleh dua orang berboncengan sepeda motor.

"Ambulans diadang oleh motor yang jalannya zig-zag di depan ambulans. Kemudian motor itu menghadang ambulans," kata Ihsan, Rabu (14/7).

Saat itu sopir ambulans sempat memertanyakan alasan pengemudi motor berhenti di tengah jalan dan mengadang ambulans. Sempat terjadi adu mulut antara sopir ambulans dengan pengendara motor tersebut. Bahkan sopir sempat dipukul.

"Saat akan melanjutkan perjalanan tiba-tiba dari arah belakang terdengar suara keras. Suara dari kaca belakang ambulans yang pecah," ungkap Ihsan.

2 dari 3 Halaman

Perusakan ini kemudian dilaporkan sopir ambulans ke kepolisian Kemudian ditindaklanjuti dengan penangkapan terhadap tersangka Unyil.

Ihsan menuturkan dalam pemeriksaan diketahui bahwa Unyil nekat melakukan perusakan ambulans karena menganggap ambulans itu kosong dan sengaja untuk menakuti-nakuti.

Ihsan menjabarkan bahwa Unyil ini diketahui kerap melihat di medsos tentang unggahan ambulans kosong yang dipakai mondar-mandir dengan menyalakan sirine untuk membuat takut warga.

"Dalam pengakuannya, tersangka nekat karena dia percaya ambulans itu kosong dan bertujuan menakuti warga. Dia terprovokasi postingan di media sosial," papar Ihsan.

 

3 dari 3 Halaman

Ihsan menegaskan tersangka perusakan ambulans ini dijerat dengan Pasal 406 KUHP tentang perusakan atau menghancurkan barang milik orang lain dengan ancaman hukuman minimal dua tahun.

Menanggapi kondisi ini, Ihsan mengimbau kepada masyarakat agar tak percaya pada kabar bohong tentang ambulans yang dipakai untuk menakut-nakuti warga. Ihsan menyebut ambulans menyalakan sirine karena kondisi darurat.

"Itu tidak benar isu ambulans muter-muter tanpa pasien. Tidak benar itu. Terbukti dari kasus ini," ucap Ihsan.

Sementara itu, tersangka Unyil mengakui aksi perusakan ambulans yang dilakukannya ini karena termakan unggahan di media sosial.

"Iya (saya mengakui merusak mobil ambulans) dan saya menyesal. Itu karena termakan sosmed yang bilang kalau ambulan suka lewat-lewat dan menghidupkan sirine itu aslinya kosong," ucap Unyil.

Reporter: Purnomo Edi

Sumber: Merdeka.com

(kpl/tys)

TAGS :
KOMENTAR

BERITA TERKAIT


Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami