Unik, Mobil Mahasiswa Indonesia Bakal Adu Rem di Ajang Shell

Shell Eco-marathon level dunia dibuka kembali dan menjadi kesempatan menarik karena turut melibatkan mahasiswa-mahasiswa dari Indonesia.

Minggu, 22 Mei 2016 09:15
Ajang Shell (foto: Shell Indonesia)
Editor : Fajar Ardiansyah

Otosia.com - Para mahasiswa bersama mobil hemat hasil pengembangan mereka ini akan melalui lomba uji yang lebih menantang lagi setelah mereka berhasil menembus tingka asia, Shell Eco-Marathon Asia (SEMA).

Tiga di antara tim mahasiswa yang akan mewakili Asia berasal dari Indonesia, yakni Tim Sadewa dari Universitas Indonesia (UI), Tim ITS Team 2 dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), dan Tim Bumi Siliwangi Team 4 dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI).

Dalamajang yang akan berlangsung di London (Shell Eco-Marathon Eropa), para mahasiswa Indonesia tersebut rencananya akan turut serta dalam lomba bernama Shell Eco-Marathon Drivers World Championship (DWC).

Di sini, satu uji yang berlaku cukup menarik, yakni adu rem. Pihak panitia mensyaratkan bahwa setiap mobil yang akan mengikuti kualifikasi ajang balap Shell Eco-marathon DWC harus memenuhi ketentuan bahwa mobil dapat melakukan pengereman dalam jarak maksimal 20 meter ketika dipacu dengan kecepatan 50 km per jam.

Tes pengereman harus dilakukan sebelum mobil berangkat ke London. Nantinya, pihak panitia Shell Eco-marathon DWC akan memberikan dua kali kesempatan saja untuk uji pengereman di SEM Eropa.

Kenapa mobil hemat harus adu rem? Hal ini untuk memastikan bahwa mobil memiliki tingkat keselamatan dan keamanan yang baik. Hanya tim yang berhasil mencapai hasil terbaik di kualifikasi SEM Eropa ini yang dapat menjadi peserta di ajang balap Shell Eco-marathon DWC

BERITA LAINNYA JUGA DISIMAK YUK, OTOLOVERS!

(kpl/why/nz/fjr)
TAGS :
KOMENTAR

BERITA TERKAIT





Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami