Tucuxi Harusnya Mencontoh Uji Coba Esemka

Kondisi fisik mobil, kelayakan uji coba di jalan raya, dan rancang bangun Tucuxi, patut dipertanyakan. Namun yang lebih penting adalah syarat administrasi yang tak dipenuhi saat uji coba.

Selasa, 08 Januari 2013 11:50
Ilustrasi
Editor : Anton

Otosia.com - Kecelakaan yang menimpa Tucuxi dinilai murni merupakan kesalahan manusia (human error). Kondisi fisik mobil, kelayakan uji coba di jalan raya, dan rancang bangun mobil, patut dipertanyakan.

Namun ada juga faktor penting yang tak terpenuhi saat uji coba mobil listrik milik Menteri BUMN Dahlan Iskan tersebut, yakni minimnya izin administrasi.

Menurut anggota DPR-RI, Roy Suryo, izin administratif dalam uji coba sebuah kendaraan merupakan syarat penting, karena dapat menambah kenyamanan dan keamanan dalam melakukan pengetesan kehandalan kendaraan.

Ia mencontohkan dengan saat dirinya melakukan uji coba mobil ESEMKA sepanjang 640 kilometer dari Solo - Jakarta. Saat itu pihaknya meminta izin kepada 14 instansi terkait, di antaranya Wali Kota Solo, Disperindag Surakarta, Dinas Perhubungan Surakarta, Ditjen Industri Alat Transportasi dan Telematika, Korlantas Mabes Polri, Polda Jawa Tengah hingga Pengda IMI Jawa Tengah.

Pelaksanaan rute dalam uji coba juga diinformasikan, sehingga mendapat pengawalan dari pihak kepolisian daerah yang dilalui ESEMKA. Dengan kelengkapan administrasi itu, maka uji coba lebih terjadwal nyaman selain mendapat pengawalan dari pihak kepolisian, juga ada jaminan kondisi dalam dan luar kendaraan.

Selain kelengkapan perizinan Roy juga menuturkan saat uji coba mobil ESEMKA, dirinya dilengkapi peralatan untuk mengukur performa dan tingkat keselamatan di jalan.

"Saya menggunakan GPS (global positioning system), twin master yaitu alat ukur kecepatan kendaraan, kondisi jalanan, dan alat ukur bahan bakar," papar Roy.

Ditambahkan Roy, yang juga berbeda adalah bahwa saat test drive ESEMKA pihaknya juga mengikutsertakan sejumlah jurnalis dalam uji coba yang dapat memberikan rekaman, catatan informasi sepanjang perjalanan.

Selain itu tambahnya, setiap kendaraan yang diuji coba juga harus menyertakan nomor VIN (vehicle indentification number) yang berisikan data detil dari kendaraan. Dan tak kalah pentingnya, pengemudi harus memiliki sertifikat sebagai tester driver yang dikeluarkan dari perusahaan atau pencipta mobil yang dicobanya.

Satu lagi, mobil yang tengah diuji coba dilengkapi dengan nomor polisi percobaan yang dikeluarkan oleh kepolisian, bukannya oleh pribadi. Namun demikian, niat Dahlan Iskan yang ingin memajukan industri mobil nasional khususnya mobil listrik, patut dipuji dan dihargai.

(kpl/bun)
TAGS :
KOMENTAR

BERITA TERKAIT





Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami