Trotoar Banyak Dibangun, Penertiban Jalan di Tempat

Dengan banyaknya trotoar yang dibangun untuk pejalan kaki, penertiban pun semakin sulit ditegakkan.

Sabtu, 07 Januari 2017 18:15
Foto: Merdeka.com
Editor : Fitradian Dhimas

Otosia.com - Meski tahun 2016 baru saja berlalu, PT Asuransi Adira Dinamika (Adira Insurance) lewat program Indonesia Road Safety Award (IRSA) mencatat telah terjadi beberapa perbaikan dalan tata kelola jalan dan keselamatan lalu lintas di bebrapa kota.

Namun hal itu tidaklah menjamin bahwa ketidaktertiban pengguna jalan dan angka kecelakaan di jalan akan menurun di tahun 2017.

Bagaimanapun kesadaran masyarakat menjadi faktor penting dalam kualitas tata kelola keselamatan jalan di tahun ini.

Sepanjang 2016 kemarin, hasil riset IRSA mendapati bahwa penyediaan fasilitas pejalan kaki mengalami peningkatan.

Hal tersebut terlihat di lapangan dimana banyak jalan yang dilakukan penambahan dan perbaikan fasilitas pejalan kaki.

Namun sayangnya, di lain sisi, masih banyak trotoar yang digunakan untuk kegiatan usaha atau parkir.

Artinya kendati telah terjadi penambahan fasilitas untuk pedestrian, namun penertiban tepi jalan belum mengalami peningkatan atau cenderung stagnan. Artinya penanganan parkir dan kegiatan usaha tepi jalan (PKU) masih buruk.

"Indonesia Road Safety Award akan terus berusaha untuk meningkatkan kualitas tata kelola keselamatan jalan di daerah. Kami berharap sinergi yang terjalin antar pihak pemerintah, lembaga swadaya masyarakat, dan pihak swasta dalam menjaga keselamatan masyarakat di jalan dapat senantiasa terwujud sehingga dapat menekan angka kecelakaan di jalan," ujar Indra Baruna, Presiden Direktur Adira Insurance.

Sementara untuk penanganan pelanggaran pengendara bawah umur dan melawan arah tahun lalu, menurut data Korlantas Polri, melawan arah merupakan pelanggaran lalu lintas nomor satu untuk pengendara roda dua. Namun berdasarkan survei IRSA 2016, indeks Penegakkan Peraturan Pengendara di Bawah Umur belum mengalami perbaikan secara signifikan.

Walaupun Polri belum mengeluarkan informasi kecelakaan lalu lintas selama tahun 2016, berdasarkan data Korlantas Polri periode sebelumnya, terdapat peningkatan angka kecelakaan di Indonesia yaitu dari 95.906 kecelakaan di tahun 2014 menjadi 98.970 kecelakaan di tahun 2015.

Namun, di lain sisi, terdapat penurunan angka kematian dari 28.297 kematian di tahun 2014 menjadi 26.495 kematian di tahun 2015. Data-data tersebut tetap membuktikan bahwa keselamatan jalan tetap harus menjadi perhatian utama. Diperlukan langkah antisipatif guna menekan angka kecelakaan di jalan.

BERITA MENARIK LAINNYA

(kpl/nzr/fdk)
TAGS :
KOMENTAR

BERITA TERKAIT





Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami