Trik Anti Terciduk E-TLE, Hindari 9 Pelanggaran Ini

Tak banyak yang tau jenis pelanggaran yang bisa terdeteksi sistem tilang elektronik atau E-TLE. Rupanya ada 9 jenis pelanggaran yang harus dihindari.

Selasa, 19 Maret 2019 21:00
Ilustrasi pelanggaran lalu lintas (Liputan6.com)
Editor : Dini Arining Tyas
Reporter : Muhammad Ikbal

Otosia.com - Kehadiran sistem tilang elektronik atau E-TLE, dinilai efektif dalam melakukan penindakan terhadap para pelanggar lalu lintas. Tercatat sudah terjadi 11 ribu pelanggaran yang ditilang melalui E-TLE.

Sayangnya, semenjak kehadiran sistem E-TLE ini, belum banyak yang tahu terkait jenis pelanggaran apa saja yang dapat terdeteksi dan ditindak oleh kamera CCTV E-TLE. Menurut Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Muhammad Nasir, ada 9 jenis pelanggaran yang dapat dideteksi dan ditindak oleh E-TLE.

"Untuk pelanggaran apa saja yang bisa ditilang oleh E-TLE itu ada 9 jenis kurang lebihnya. Tapi untuk saat ini yang dapat ditindak hanya khusus mobil bernomor polisi DKI Jakarta saja," ucap Nasir.

Sembilan jenis pelanggaran tersebut yaitu;

1. Pelanggaran lampu lalu lintas

2. Pelanggaran melawan arus

3. Pelanggaran jalur transjakarta (busway)

4. Pelanggaran tata cara parkir & berhenti

5. Pelanggaran rambu dan marka jalan (yellow box junction, stop line, dan rambu larangan parkir/berhenti)

6. Penggunaan telepon genggam saat berkendara,

7. Tidak menggunakan safety belt

8. Pelanggaran batas kecepatan

9. Pelanggaran NRKB yang tidak diperbolehkan (ganjil genap).

Nantinya setiap kendaraan yang melanggar 9 hal tersebut akan otomatis terfoto oleh kamera CCTV E-TLE, dan selanjutnya pihak kepolisian akan mengirimkan surat penilangan dan bukti pelanggaran tersebut ke alamat dari STNK kendaraan pelanggar tersebut.

Setelah pemilik kendaraan yang melanggar tersebut mendapatkan surat tilang, maka mereka diharuskan mengkonfirmasi dan membayar denda tilang melalui atm BRI atau dititipkan saat menjalani persidangan tilang di kejaksaan. Bagi pelanggar yang tidak segera membayar denda tersebut, maka denda akan dikalkulasikan ke pajak kendaraan tersebut.

Saat ini, kamera CCTV E-TLE baru terpasang pada dua ruas jalan protokol ibu kota, yaitu di ruas jalan MH Thamrin dan ruas jalan Medan Merdeka Barat.

Dengan cara E-TLE ini, diklaim juga dapat menghilangkan praktik negosiasi dari oknum-oknum penegak hukum terhadap para pelanggar. Ke depannya, pihak Polda Metro Jaya pun berencana akan terus menambah jumlah dari kamera CCTV E-TLE agar dapat mengurangi pelanggar lalu lintas di DKI Jakarta.

SUDAH BACA INI BELUM?

 

(kpl/ikb/tys)
TAGS :
Join Otosia.com
KOMENTAR

BERITA TERKAIT





Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami