Transmisi Matik Dibilang Boros Buat Kendaraan Komersil, Daimler Kasih Penjelasan

Sistem transmisi otomatis merupakan sebuah inovasi yang mempermudah penggunanya dalam berkendara. Meski cukup populer di segmen kendaraan penumpang dan sepeda motor, kondisi tersebut justru tidak terlalu berlaku pada kendaraan komersil.

Rabu, 23 Mei 2018 14:45
Foto by Hafid
Editor : Ahmad Muzaki
Reporter : Muhammad Hafid Asisi

Otosia.com - Sistem transmisi otomatis merupakan sebuah inovasi yang mempermudah penggunanya dalam berkendara. Meski cukup populer di segmen kendaraan penumpang dan sepeda motor, kondisi tersebut justru tidak terlalu berlaku pada kendaraan komersil. Hal ini didorong oleh anggapan bahwa sistem transmisi otomatis memiliki performa yang boros dan perawatan lebih mahal daripada kendaraan komersil bertransmisi manual.

Hal tersebut disadari oleh PT Daimler Commercial Vehicles Indonesia (DCVI) selaku pemegang merek kendaraan komersil Mercedes-Benz di Indonesia. Namun, hal tersebut tak menghalangi DCVI untuk menghadirkan lini Axor yang memiliki sistem transmisi otomatis.

Hanya saja menurut Markus Villinger selaku President Director dan CEO PT DCVI, lini Axor yang menggunakan transmisi otomatis masih terbatas pada spesifikasi dengan keluaran tenaga 400 hp ke atas. Berbeda dengan lini Axor yang mengusung mesin berspesifikasi hingga 280 hp, DCVI masih menggunakan sistem transmisi manual untuk produk-produk tersebut.

Penyematan sistem transmisi otomatis pada Axor bertenaga besar yang biasanya ditujukan untuk kebutuhan pertambangan sebenarnya memiliki banyak manfaat dan tujuan. Menurut Markus, dengan penggunaan teknologi tersebut, truk justru akan memiliki masa pakai komponen seperti kopling yang lebih lama dibanding sistem transmisi manual.

Soalnya, kinerja pergantian gigi tidak diatur oleh manusia, melainkan komputer yang memperkecil kemungkinan terjadinya kesalahan seperti selip dan meningkatkan efisiensi bahan bakar. Di samping itu, pengendara akan menjadi lebih fokus berkendara karena tidak perlu lagi mengoper gigi.

Dengan beragam keuntungan tersebut, tentunya DCVI ingin membuat konsumen memahami. Sehingga ke depannya truk bertenaga kecil dengan transmisi otomatis akan lebih mudah diterima oleh konsumen.

"Dengan beragam keuntungan ini, kami harapkan konsumen memahami. Jadi kami mulai dari yang high end (truk bertenaga besar) dulu," jelas Markus di Wanaherang, Jawa Barat, Senin (21/05).

saya sudah baca ini!

(kpl/fid/ahm)
TAGS :
KOMENTAR

BERITA TERKAIT





Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami