Transformasi VW Jadi Motor Custom Curi Perhatian di Volkswagen Festival

Sosok builder papan atas Tanah Air Lulut Wahyudi bukan cuma jago merestorasi motor klasik, namun ternyata dia juga merupakan penggemar berat mobil-mobil jadul.

Senin, 20 November 2017 15:15
Motor Karya Lulut (foto: Istimewa)
Editor : Fajar Ardiansyah
Reporter : Nazarrudin Ray

Otosia.com - Sosok builder papan atas Tanah Air Lulut Wahyudi bukan cuma jago merestorasi motor klasik, namun ternyata dia juga merupakan penggemar berat mobil-mobil jadul. Tidak heran pada gelaran Jogjakarta Volkswagen Festival 2017 (JVWF), punggawa Retro Classic Cycles Yogyakarta ini mempersembahkan karya terbarunya Volkswagen Motorcycles.

Soal VW, masih ingat The Cakil luckydraw Kustomfest 2014? Sosok VW Beetle type 1 1952 dirancang dengan paras hot rod sebagai apresiasinya untuk Vwmania sekaligus penikmat custom culture. Nah, di ajang JVWF 2017, Lulut juga tak ingin kehilangan momennya untuk mempersembahkan karya VW Motorcycles. Menariknya, Volkswagen Motorcycles Built in Hell by Retro Classic Cycles ini dikerjakan dalam waktu singkat, yakni hanya dalam tempo kurang lebih sebulan.

"Motor ini saya persembahkan untuk dunia custom culture Indonesia dengan memanfaatkan kesukaan saya terhadap VW untuk selanjutnya dibuatkan dalam sosok motor kustom. Semua rancangan frame hingga modifikasi bagian transmisi kami kerjakan di bengkel dengan berbagai akurasi yang tetap bertujuan agar tetap nyaman dikendarai," sebut Lulut

Berbasis mesin VW 1600 dual port, Lulut meracik frame DOM tubing 1,25 dan 1,5 inci serta sudut rake 30 derajat untuk bisa mendudukkannya dengan mempertimbangkan akurasi antara dimensi dan bobot mesin untuk menjadi sumber tenaganya. Pekerjaan lainnya tentu merancang ulang sistem transmisi karena dibuat pengoperasiannya seperti mengendarai motor pada umumnya.

Mekanisme kopling misalnya, dipindahkan ke bagian setang secara hidraulic agar bisa dioperasikan layaknya motor. Tentunya, ini butuh modifikasi khusus yang semuanya dikerjakan maraton di Retro Classic Cycles. Begitu juga halnya dengan transmisi yang ditempatkan di kaki dengan mekanis khusus sebanyak 4 –speed. Sementara transaxle-nya dikembangkan juga oleh tim Retro Classic Cycles.

Menonjolkan craftmanshift dari motor ini, semua bagian bodi terbuat dari bahan aluminium dikombinasikan warna Red Flat untuk konstruksi frame serta aksen artwork berupa pinstriping dan lettering karya Danny Hacka.

Menurut Lulut semua pengerjaan yang dilakukan terhadap motor ini membuktikan kreativitas anak bangsa terhadap dunia custom culture yang tak mengenal ruang dan batas.

"Kita ingin membuktikan melalui Volkswagen Motorcycles ini, bahwa sebuah karya lahir dari pemikiran dan proses hasil sumber daya yang dimiliki Indonesia. Bagaimana melahirkan karya yang tidak biasa berdasarkan pengalaman dan dedikasi terhadap dunia otomotif Indonesia. Mari kita membangun dengan karya," sebut Lulut.

Menjaga performa saat dikendarai, Volkswagen Motorcycles ditopang fork depan teleskopik 41mm hardchrome dari Mid USA serta bagian belakang Ohlins adjustable.

YANG LAINNYA JUGA GOKIL NIH, OTOLOVERS!

    (kpl/nz/fjr)
    TAGS :
    KOMENTAR

    BERITA TERKAIT





    Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
    Pilih Mobilmu Sekarang

    Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami