Tips Singkat Perbaiki Motor Mogok Terkena Banjir

Jika terlanjur melewati genangan air dan kemudian mogok, sebagiknya perlu memperhatikan beberapa hal agar kerusakan tidak menjadi lebih parah.

Selasa, 22 Desember 2015 14:15
Ilustrasi kendaraan terendam banjir by Nazar Ray
Editor : Nurrohman Sidiq

Otosia.com - Sejak akhir November lalu, seluruh wilayah Indonesia sudah memasuki musim penghujan. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi musim hujan akan berlangsung hingga Februari 2016 dengan puncaknya pada Desember 2015 dan Januari 2016.

Tingginya curah hujan membuat banyak wilayah terkena banjir, tidak terkecuali Jakarta dan sekitarnya serta berbagai daerah di seluruh Indonesia.  Karena itu masyarakat dapat lebih awas dan waspada atas keselamatan kendaraan mereka dari risiko banjir.

Kendaraan yang rusak terendam banjir tentu membutuhkan biaya yang tidak sedikit untuk memperbaikinya. Begitu juga sepeda motor. Jika terlanjur melewati genangan air dan kemudian mogok, sebagiknya perlu memperhatikan beberapa hal agar kerusakan tidak menjadi lebih parah.

Menurut Nanang Sutia dari PT  Daya Adicipta Mustika (DAM) selaku distributor utama sepeda motor dan suku cadang Honda di Jawa Barat, ada beberapa bagian sepeda motor yang harus diperhatikan saat mogok terkena banjir.

"Lakukan pemeriksaan pada busi, cek dan pastikan ada percikan api pada busi. Kemudian jika kondisi motor terendam genangan air, ada kemungkinan air masuk ke ruang bakar. Buang air melalui lubang busi dengan 'meng-engkol' menggunakan kick starter sampai airnya tidak tersisa atau sedikit," terang Nanang.

Namun jika motor masih tidak bisa hidup, buka filter udara lalu coba hidupkan kembali tanpa filter udara.

Pemeriksaan selanjutnya, cek oli mesin. Kalau sudah bercampur dengan air, warna oli akan berubah menjadi putih seperti susu, maka segera lakukan pengurasan 2 sampai 3 kali menggunakan oli yang SAE-nya 10. Apabila sudah bersih, ganti oli mesin standar sesuai dengan spesifikasi pabrikan.

Khusus untuk sepeda motor Honda yang menggunakan teknologi PGM-FI, kata Nanang, mempunyai kelebihan mudah untuk dihidupkan pada saat mogok akibat terendam genangan air.

Hal tersebut disebabkan adanya sensor EOT yang berfungsi membaca suhu mesin sehingga mesin akan lebih mudah dihidupkan setelah pemeriksaan-pemeriksaan di atas dilakukan.

KABAR MENARIK BERIKUTNYA

(kpl/nzr/sdi)
TAGS :
Join Otosia.com
KOMENTAR

BERITA TERKAIT





Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami