Tips Ringan Melintasi Genangan Air

Banjir menjadi momok menakutkan bagi para pengendara. Untuk mengusir rasa panik menghadapi situasi demikian, ada beberapa hal yang harus Anda lakukan.

Jum'at, 03 Januari 2020 12:15
Tips Ringan Melintasi Genangan Air Ilustrasi mobil terjang banjir (Otosia.com/Nazarudin Ray)

Editor : Ahmad Muzaki
Reporter : Nazarudin Ray

Otosia.com - Memasuki awal tahun, musim hujan kembali menyapa hampir seluruh daerah di Indonesia. Beberapa tempat juga sudah bersiap-siap menghadapi banjir. Dengan hujan berintensitas tinggi, tentu dapat menimbulkan banjir yang mengakibatkan berbagai bahaya tak hanya bagi jiwa, namun juga bagi harta benda seperti rumah dan kendaraan bermotor.

Curah hujan yang tinggi bahkan ekstrem dapat menyebabkan beberapa jalan tergenang air yang cukup dalam. Kondisi demikian menjadi momok menakutkan bagi pengendara, terlebih jika sudah terjebak banjir.

Untuk mengusir rasa panik menghadapi situasi demikian, ada beberapa hal yang harus Anda lakukan.

"Lihat kondisi genangan air saat melintas untuk mendiagnosa awal masalah di kendaraan. Sementara untuk mobil yang terendam air banjir, jangan mencoba untuk distarter," ucap Aidil Swastomo selaku Head of Aftersales dari Astra Peugeot.

1 dari 2 Halaman

Tips Lewati Genangan Air

Tips Lewati Genangan Air

Jika ketinggian air di bawah setengah ban itu artinya masih aman untuk melintas. Percikan air masih bisa ditoleransi.

Bagian bawah atau kolong mobil menjadi bagian rentan. Untuk diagnosa awal, peranti yang mesti diperhatikan bagian rem (brake). Rekondisi bagian ini mesti dilakukan agar performa rem tetap prima.

Saat menerjang air dengan ketinggian melebihi satu ban ini sangat rawan, sehingga tidak direkomendasikan untuk tetap melaju di jalan.

“Kalaupun tetap memaksa melintas, mesti memperhatikan sejumlah peranti seperti transmisi, oli bercampur air, hingga yang mungkin akan terganggu adalah sistem kelistrikan yang berada di dalam,” papar Aidil.

Bahkan paling parah, gejala water hammer dapat dialami yang membuat mesin mendadak mati. “Jadi pikir kembali untuk memilih cara ini,” imbuhnya.

2 dari 2 Halaman

Solusi Jika Terendam Banjir?

Solusi Jika Terendam Banjir?

Lantas bagaimana jika kendaraan sudah terlanjur terendam banjir? Menurut Aidil, pemilik kendaraan haram menyalakan mesin dengan men-starter karena bisa merusak sistem kelistrikan mobil.

“Tidak perlu panik, jika masih memungkinkan sebaiknya mencopot konektor kepala aki. Kemudian geser posisi tuas persneling ke-N dengan menekan shift lock, untuk memudahkan pergerakan saat dievakuasi,” terangnya.

(kpl/nzr/ahm)

KOMENTAR

Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami