Tinggalkan Kebiasaan Ini Kalau Nggak Ingin Vespa Klasik Brebet

Vespa klasik bisa dibilang merupakan kendaraan yang abadi. Pasalnya, sekuter asal Italia itu masih diminati sampai saat ini.

Kamis, 05 April 2018 08:45
Foto : Vespa / vespa.com
Editor : Cornelius Candra
Reporter : Dimas Wahyu

Otosia.com - Vespa klasik bisa dibilang merupakan kendaraan yang abadi. Pasalnya, sekuter asal Italia itu masih diminati sampai saat ini. Meski usianya sudah lewat 40 tahun, Vespa klasik masih beredar di jalan dan jadi kendaraan sehari-hari.

Makanya, perawatannya penting. Namun, kadang ada saja kebiasaan lama yang kerap kali dilakukan karena sudah tradisi khas Vespa klasik yang malah sebenarnya merugikan.

Salah satunya adalah ketok busi. Ini kadang atau sering dilakukan dengan anggapan kalau pengapian makin mantap.

Padahal, ketok busi kata Diko Oktaviano selaku Technical Support PT NGK Busi Indonesia membuat postur busi berubah dan dengan begitu pula posisinya waktu dipasang.

Bahkan ada yang sampai memecahkan isolator dengan tujuan memperbesar pengapian.

"Suka ngetok (busi). Kalau belum ngetok belum afdol. Katanya gitu. Lalu misalnya sudah tahu aus, dicongkel, diakalin, bahkan kadang-kadang dipecahin isolatornya. Harapannya biar keluar listrik dari samping," kata dia.

Perubahan bentuk yang akhirnya menyebabkan perubahan posisi malah mengakibatkan titik pembakaran tidak pada tempatnya.

"Kadang kita enggak tahu hal yang kayak gitu. Sejatinya itu mengubah fairing point, atau mengubah titik pembakaran," ujarnya.

Efeknya, pengapian pada pembakaran jadi tidak sempurna. Mesin malah jadi ngelitik atau terasa seperti brebet.

BACA INI JUGA DONG OTOLOVERS

(kpl/why/crn)
TAGS :
KOMENTAR

BERITA TERKAIT





Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami