Tindakan yang Harus Dilakukan Jika Terjadi Gempa Saat Berkendara

Tak ada yang tahu kapan gempa akan terjadi. Jika gempa terjadi saat dalam kondisi berkendara, maka hal terpenting adalah tetap tenang.

Rabu, 16 Oktober 2019 10:15
Tindakan yang Harus Dilakukan Jika Terjadi Gempa Saat Berkendara Ilustrasi gempa (makemytrip.com)

Editor : Dini Arining Tyas

Otosia.com - Gempa terus terjadi di Indonesia. Ada baiknya untuk memahami tindakan yang tepat saat gempa terjadi. Termasuk jika sedang berkendara atau menjadi penumpang kendaraan umum.

Menurut laman resmi Nagoya International Center, jika gempa terjadi saat Otolovers sedang di alam bus, hal pertama yang harus dilakukan adalah berpegang erat pada besi pegangan yang berada di atas kepala atau jendela, atau benda lain seperti tali.

Jika tak ada yang bisa dijangkau, menunduklah hingga dada menempel pada paha dalam posisi duduk. Ketika bus berhenti, ikuti instruksi pengemudi untuk keluar dari bus. Pada waktu ini, tentu harus tetap tenang.

Kepanikan hanya akan menambah sulit proses evakuasi diri sendiri dan orang lain. Hal ini juga bisa mengakibatkan jatuh atau mendorong seseorang secara tidak sengaja.

Sebagaian besar bus dibekali pintu keluar darurat alternatif dengan jelas. Jika itu ada pada bus di Indoensia, maka manfaatkanlah sebagai jalan keluar.

1 dari 1 Halaman

Jika Sedang Menyetir

Tetapi jika Otolovers sedang mengendarai mobil, tetap tenang. Tetap pegang kemudi dengan kuat. Pelan-pelan menepilah.

Matikan mesin dan biarkan pintu mobil tidak terkunci. Pintu yang tidak terkunci akan menjadi akses orang lain untuk menyelamatkan Otolovers jika terjadi kondisi darurat.

Tunggu di mobil dan pantau kondisi melalui radio. Ketika getaran berkurang, simpan kunci di kunci kontak dan tinggalka mobil denan berjalan kaki sambil memperhatikan linkungan sekitar dan carilah tempat berlindung yang sesuai.

Sumber: Liputan6.com

(kpl/tys)

KOMENTAR

Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami