Tidur di Dalam Mobil Usai Dugem Bisa Didenda, Bahkan Dipenjara

Tidur di dalam mobil usai bersenang-senang dengan kondisi terpengaruh alkohol tampak lebih baik, tapi tindakan itu bisa juga berpotensi ditindak polisi.

Jum'at, 13 Maret 2020 09:15
Tidur di Dalam Mobil Usai Dugem Bisa Didenda, Bahkan Dipenjara Tidur di mobil (Ilustrasi/Dailyexpress)

Editor : Dini Arining Tyas

Otosia.com - Mengemudi mobil bukan hanya soal keselamatan diri sendiri, tapi juga orang lain yang merupakan pengguna jalan lain maupun penumpang. Maka itu, para pengemudi harus memiliki kesadaran 100 persen.

Di beberapa negara, layanan sopir panggilan kerap dipakai mana kala si pemilik mobil dalam pengaruh alkohol. Lagi-lagi hal itu demi alasan keamanan dan keselamatan.

Tapi tak sedikit yang memilih tidur di dalam mobil usai melakukan 'dugem' pada malam harinya. Perilaku itu tidak diizinkan, karena justru mendatangkan petaka lainnya.

 

1 dari 1 Halaman

Melansir The Sun, di Inggris, pengemudi yang tertidur di dalam mobil usai minum-minum alkohol pada malam harinya akan dikenai denda. Sekalipun mobil tersebut dalam posisi parkir.

Dendanya cukup besar yakni mencapai GBP 2.500 atau Rp 46 jutaan (Kurs GBP 1 = Rp 18.571). Pada kasus yang lebih parah, pengemudi bahkan bisa dipenjara selama 3 bulan.

Hal itu terjadi jika polisi mengira ada kemungkinan yang bersangkutan mengemudi. Maka polisi akan menuntut atas pelanggaran tersebut. Mesin mobil yang sedang menyala dan lokasi kunci mobil bisa memengaruhi yang bersangkutan terbukti bersalah atau tidak.

Pastinya, hukuman yang harus dijalani adalah yang diputuskan oleh hakim di pengadilan. Tergantung dari hasil tes nafas dan lain sebagainya.

(kpl/tys)

TAGS :
KOMENTAR

BERITA TERKAIT


Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami