Tesla Cuma Jualan dan Akan Impor dari Amerika, Pemerintah India Sampai Keluarkan Rayuan Maut

Tesla rupanya hanya ingin jualan dan mengimpor produknya dari Amerika, bukan memulai proses manufaktur di India.

Sabtu, 17 April 2021 14:15
Tesla Cuma Jualan dan Akan Impor dari Amerika, Pemerintah India Sampai Keluarkan Rayuan Maut Tesla Model Y (Carbuzz)

Editor : Dini Arining Tyas

Otosia.com - Tesla sempat ramai akan bekerja sama dengan Indonesia. Sayangnya, hingga saat ini belum ada tanda-tanda kabar tersebut terwujud. Di tengah kabar tersebut, Tesla malah mulai masuk ke pasar India.

Awal tahun 2021 ini, pabrikan mobil listrik asal Amerika itu mendaftarkan diri sebagai perusahaan di India bernama Tesla India Motors and Energy Private Limited di Karnakata. Rupanya, meski sudah mendaftar Tesla bukan akan melakukan perakitan di India.

Mereka justru akan mengimpor produk mereka untuk kemudian dijual di India. Hal ini sedikit melenceng dari keinginan Pemerintah India yang memiliki tujuan sama dengan Pemerintah Indonesia, yakni mengajak mereka merakit secara lokal.

1 dari 2 Halaman

Tak heran jika kemudian Pemerintah India mulai mengeluarkan rayuan mautnya dengan iming-iming akan menguntungkan Tesla. Menteri Serikat Pekerja India, Nitin Gadkari mengatakan bahwa Tesla memiliki peluang emas untuk mendirikan unit manufaktur di India karena kendaraan listrik semakin populer di sana.

"Saya akan menyarankan mereka (Tesla) bahwa ini akan menjadi kesempatan emas bagi mereka untuk memiliki fasilitas manufaktur di India karena terkait dengan komponen mobil, Tesla sudah mengambil banyak komponen dari pabrikan India. Jadi untuk kepentingan Tesla, saya menyarankan mereka agar mulai memproduksi sedini mungkin. Ini akan bermanfaat bagi Anda," kata di sesi Dialog Raisina, dilansir dari Cartoq.

Lebih lanjut, dia mengatakan bahwa kualitas produk India telah meningkat pesat dibandingkan beberapa tahun lalu. Selain itu, dia mengatakan bahwa dalam dua tahun, India akan mampu memproduksi kendaraan listrik standar Tesla.

2 dari 2 Halaman

Manfaat lain yang akan didapat Tesla dengan memulai fasilitas Manufaktur di India adalah mereka bisa mengekspor kendaraan dari India dan keseluruhan biaya akan lebih layak dibandingkan dengan negar lain.

Tesla ingin memulai memasarkan produknya di kota-kota seperti Bengaluru, Delhi dan Mumbai. Mereka juga sedang mencari lokasi dealer di negara bagian tersebut. Nitin Gadkari bahkan meminta beberapa departemen pemerintah dan perusahaan publik untuk membeli kendaraan listrik.

"Itu bagus untuk mereka. Saya meminta dan menyarankan mereka tetapi terserah mereka. Sementara itu, dalam dua tahun kendaraan listrik yang kita buat dari perusahaan India, akan memenuhi standar Tesla," lanjutnya.

(kpl/tys)

TAGS :
KOMENTAR

Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami